
Anita keluar dari kamarnya menuju ruang tamu bersama Akash, berjalan pelan tidak bersemangat, seolah enggan meninggalkan tempatnya.
dia menghembuskan nafasnya Lelah sambil berjalan menyeret koper di tanganya, kepalanya mendongak saat tiba di ruang tamu, Dan melihat gauri yang sedang menunggunya bersama dev.
" ibu.... " diletakkanya kopernya begitu saja, Anita berlari semangat menghampiri gauri, seketika tangisanya pecah saat pelukan mereka bersatu.
Akash terkejut melihat tingkah anita, sekilas dia melihat koper yang tergeletak di lantai Dan kembali menyaksikan ritual perpisahan Anita Dan ibunya, sesak rasanya melihat perpisahan dua wanita yang bagaikan anak Dan ibu itu.
Anita memeluk tubuh gauri dengan erat seakan akan tidak ingin melepaskanya, anita menangis tersedu sedu, isakan tangisnya memilukan hati membuat gauri gelagapan.
" hei sudahlah jangan menangis seperti ini Sayang " di elusnya kepala Anita yang masih menempel di pundak nya.
tangisan Anita semakin pecah saat gauri mencoba melepaskan pelukanya, namun Anita enggan melepaskan pelukanya dia semakin mengeratkan pelukanya Dan menggelengkan kepalanya, seolah mengatakan jangan melepaskan pelukan mu Bu... Karena aku tidak akan pernah merasakan hangatnya pelukan mu lagi, namun suara itu tertahan dengan derasnya air mata yang berjatuhan, membuat Anita membisu dalam tangisanya.
__ADS_1
Anita masih terus menangis dalam pelukan gauri ' semoga tuhan selalu memberikan kesehatan untuk mu bu, semoga tuhan menjagamu dengan baik, semoga tuhan selalu menyertaimu, aku menyayangi mu Bu... ' doa Anita dalam hati dengan tangisan yang tiada henti henti nya.
" Sayang... kamu menangis seolah kita tidak akan bertemu lagi, cepatlah kembali sebagai menantu ibu, ibu akan menunggumu " gauri berbicara lembut menghangatkan hati Anita.
Akash menundukkan kepalanya Tak berdaya setelah mendengar kalimat ibunya, jantungnya seolah terkoak bertaburan ' menantu ? ' pikiranya kembali pada kebohongan yang selama ini Anita Dan dirinya buat, dia sangat merasa bersalah pada ibunya, bahkan ibunya mengharapkan Anita benar benar menjadi menantunya.
dev melihat Akash yang menunduk bersedih, dia mengerti perasaan akash, membohongi ibunya adalah kesalahan yang fatal untuknya, ' pasti ini terasa berat untuknya ' Dev menepuk pundak Akash berusaha menguatkan.
' entahlah bu... apa kita Akan bertemu lagi, yang pasti kita tidak akan bertemu sebagai menantu Dan mertua, tapi entah Kita akan bertemu sebagai apa ' Anita.
gauri mengecup kening Dan pipi Anita bergantian dengan sayang sebelum Anita mengecup pipi gauri sebagai Tanda mereka sangat saling menyayangi.
Anita kembali memeluk gauri untuk yang terakhir sebelum dia benar benar meninggalkan Rumah yang menjadi tempat pertemuan mereka berdua.
__ADS_1
" selamat tinggal bu... jaga diri ibu baik baik " akhirnya Anita pun sudah bisa bicara setelah suaranya terkunci oleh tangisanya.
Anita berjalan ke arah dimana dia membiarkan kopernya tergeletak, sesaat melihat Akash yang masih menundukkan kepalanya.
' Kita berdua sudah membuat kesalahan yang cukup dalam Akash, membohonginya dengan pengakuan ku sebagai calon menantunya, semoga nantinya kamu bisa mendapatkan menantu yang sungguhan yang benar benar bisa membuat ibu bahagia ' Anita menatap Akash lekat penuh harap akan doanya, dia yang masih menundukkan kepalanya dalam.
Akash memalingkan kepalanya, dia mengerti maksud tatapan dalam Anita ' iya Anita Kita sudah bersalah kepadanya '
Anita akhirnya meninggalkan Rumah Akash setelah di lengakapi dengan drama tangisan yang menyesakkan.
mereka bertiga ( Akash, Anita Dan Dev ) keluar dari Rumah yang masih ditemani gauri sampai depan Rumah saja.
Anita Tak sanggup lagi melihat gauri, dia langsung memasuki Mobil setelah keluar dari rumahnya,
__ADS_1
' bisa nangis darah aku kalau melihat ibu lagi, sungguh aku tidak ingin berpisah denganya. '
bersambung.....