menikahi orang india

menikahi orang india
menunggu panggilan


__ADS_3

perialanan dari India ke Indonesia memakan waktu kurang lebih enam jam, Anita sampai di bandara international Indonesia, dia menghirup udara khas Indonesia, negara yang paling dicintainya, negara tempat dia dilahirkan meskipun entah siapa yang menghadirkan nya ke dunia ini.


dia menaiki mobil online yang tengah berjejer menunggu penumpang di parkiran bandara itu.


sebelumnya dia menukarkan uangnya dulu ke bank Indonesia, dia tidak ada rupiah sama sekali, bagaimana dia bisa membayar jasa Mobil online kalau tidak menukarkanya ke rupiah dulu.


Anita menuju ke teller Dan menyerahkan rupe itu, setelah di kalkulasi, petugas teller menyerahkan uang rupiah yang cukup banyak jumlahnya, hampir tiga puluh juta.


' ha... tiga puluh juta ? itu banyak sekali ' Anita terkejut Tak menduga, Akash memberikanya uang sebanyak itu kepadanya.


sekaya itu kah Akash hingga dia memberinya uang sebanyak itu kepada Anita.


Anita kembali ke mobil online menuju tempat dia tinggal, Rumah kontrakan kecil hanya dengan satu kamar tidur yang sempit, kamar Mandi terpisah, ruang tamu yang tidak luas Dan dapur, baginya sudah cukup kalau melihat gajinya sebagai karyawan biasa di perusahaan.


Tiba dirumah kontrakanya Anita Tak sabar ingin segera merebahkan badanya ke kasur yang sangat tidak empuk jika dibandingkan dengan kasur di Rumah Akash.


namun tentu saja biarpun Tak semewah dirumah akash, kasur itu adalah kasur yang ternyaman baginya, perjalanan yang melelahkan membuatnya langsung terlelap sampai tidak sempat untuk sekedar menghubungi Akash.


****

__ADS_1


sementara di negara lain seorang pria muda resah menunggu seseorang menelponya,


' seharusnya dia sudah sampai di Indonesia, kenapa tidak menghubungi ku ? dasar gadis bodoh '


emosi Akash memuncak, dia sangat resah dan mondar mandir tak tentu arah sekilas melihat jam di tanganya, sebentar sebentar melihat handphonya mungkin saja Anita menghubunginya, namun tetap tak ada panggilan dari Anita.


' apa pesawatnya mengalami kecelakaan ? ' pikiran itu terlintas di kepala Akash.


' ah... tidak tidak, itu tidak mungkin ' menyangkal pikiranya sendiri.


" dert.... " suara handphone nya menghentakkan lamunanya, dia langsung menyambar handphone nya ' pasti itu Anita ' pikirnya, namun dia kecewa ternyata panggialanya adalah klien kerjanya.


ya gadis itu sedang tidur nyenyak Karena kelelahan, sementara Akash masih terjaga dengan handphone yang di peganganya.


' apa aku saja yang menghubunginya duluan ? ah... tidak, bisa hilang harga diriku kalau aku yang menghubunginya duluan '


tanpa terasa mata Akash pun terpejam dengan handphone di sebelahnya, mungkin kalau Anita menghubunginya dia bisa langsung mengangkatnya, pikirnya.


****

__ADS_1


pagi menjelang Akash terbangun Karena sengatan matahari yang menembus jendela kamar Akash, bahkan tadi malam Akash lupa tidak menutup jendela kamarnya Karena pusing menunggu panggilan dari Anita.


segila itu kah Akash menunggu panggilan seorang Anita hingga lupa disekitarnya.


mata Akash terbuka langsung tersadar dengan handphone nya, dia langsung meraih handphone nya Dan mengecek riwayat panggilan di handphone nya.


kecewa Tak terhingga melihat tidak ada nama Anita di daftar riwayat panggilanya, Akash langsung melemparkan handphone nya ke sofa dengan kesal.


" dasar gadis sialan, berani beraninya kamu membuat risau seperti ini, cih...persetan dengan mu ! kamu selamat atau tidak bukan urusan ku lagi, aku tidak perduli padamu " memaki Anita kesal.


dia memasuki kamar mandinya Dan bersiap ke Kantor.


' sudahlah ! biarkan gadis bodoh itu hidup dengan caranya sendiri, untuk apa aku memikirkanya, lebih baik aku memikirkan hidup ku dan bekerja dari pada memikirkan gadis sialan itu. '


Akash keluar dari kamarnya bersiap pergi ke Kantor, dia bertekad mengawali harinya tanpa harus memikirkan Anita.


' membuang buang waktu Dan energi saja memikirkanya. '


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2