menikahi orang india

menikahi orang india
Anita kecolongan


__ADS_3

setelah lelap tertidur di kursi Taman, Anita terbangun, sedikit dia mengerjapkan matanya.


dia mengedarkan pandanganya sedikit masih bingung, dipandanginya langit yang sudah mulai gelap, dia tersadar kalau Hari sudah sore.


' ya ampun Anita... kamu tidur berapa jam...? ini kan sudah sore. ' gumam Anita sambil mengucek - ngucek matanya.


dia mencoba meraih tas ransel yang dia bawa dari hotel tadi, masih dengan mengantuk mencoba meraih dengan tangan Kananya sambil masih terbaring di atas kursi Taman tersebut.


' eh... dimana tasku..?? perasaan tadi aku taruh di sini. ' masih meraih tas nya Tanpa melihat ke bawah kursi.


Anita pun langsung bangun karna benda yang coba di raihnya tidak ketemu, hati Anita sudah mulai berdebar debar, takut, Dan gelisah.


"di Mana tas ku..? " gerutu Anita sambil celinguk an ke bawah kursi, ke Kanan Dan ke kiri, tapi Tak menemukan benda yang dicarinya.


Anita pun berjalan menyusuri jalan yang dilaluinya tadi, pikiranya kacau tidak bisa berfikir dengan baik. ' apa mungkin terjatuh dijalan tadi ...? ' fikir anita.


ayolah Anita.... tadi kan kamu malah chattingan sama chika di kursi Taman,masak iya jatuh di jalan sih...

__ADS_1


anita masih mencari Dan mencari tas ranselnya itu


jangan di Tanya bagaimana takutnya Anita sekarang, secara semua barang pentingnya ada di dalam tas itu, mulai dari HP, pasport, uang, Surat Surat penting, dll. dia masukan semua di tas itu, cuma tersisa kamera yang menggantung di lehernya.


Anita terus berjuang mencari tas ranselnya itu, dia kembali lagi ke tajmahal untuk mencari tasnya namun tetap Tak ditemukan.


bertanya pada segenap pengunjung berharap mungkin ada yang melihat tas nya pun hasilnya tetap nihil, benda yang di carinya itu tetap Tak ditemukan.


Anita sangat kacau, letih, Dan juga takut, bagaimana keadaan dirinya di negri orang tanpa mempunyai apa apa, cuma ada kamera yang menggantung di lehernya.


akhirnya dia mencoba untuk terus berjalan, Tak tahu lagi kemana langkah kaki akan membawanya, dia terus berjalan Dan berjalan...


Anita duduk di tepi jalan sambil menangis.


" hiks..hiks...hiks... sekarang aku harus bagaimana..?? aku sudah tidak punya apa - apa lagi, apa yang harus aku lakukan disini...?? " anita teringat sumpah temanya chika.


" ah.... apa iya aku bener bener gak bisa pulang...?? ahhhhhh chika..... kenapa kamu nyumpahin aku gak bisa pulang sih...." teriak anita sambil nangis tersedu sedu.

__ADS_1


ketakutan semakin menyeruak hatinya tatkala Hari sudah mulai gelap,sendirian di negri orang,tanpa kenal seorangpun di Sana, tanpa bekal uang sedikitpun.


"ah... aku lapar.....!! " Anita nampak memegangi perutnya yang kelaparan sedari tadi.


' apa aku ngemis aja yah...?? biar aku bisa punya uang, paling tidak untuk bisa beli makanan Dan mengganjal perutku... ' fikir Anita.


' ah... apa apa an sih kamu Anita..?? ' anita menggelengkan kepalanya, tidak mungkin kan dia harus ngemis ngemis... apalagi di negri orang.


''sabar perut .. Kita rehat sejenak yah... '' sambil mengelus elus perutnya.


' lebih baik aku tidur aja, masalah besok pagi di urus besok, terserah takdir membawa ku kemana..? ' tekad Anita sambil membaringkan tubuhnya di kursi tepi Jalan...


setelah beberapa lama akhirnya terpejam juga mata Anita, tidak mudah memang memulai tidur dengan perut kelaparan.


apalagi Anita seorang perempuan yang harus tidur di Alam terbuka, di tepi Jalan sendirian, pasti sangatlah berat untuk dijalani.....


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2