menikahi orang india

menikahi orang india
gauri pingsan


__ADS_3

semakin memikirkan Anita Maka semakin kesedihan yang mendalam yang gauri dapatkan, Dan ternyata tibalah diujung batas kesedihanya, kesehatanya semakin berkurang hingga di pagi yang cerah itu setelah Akash Tiba dikantornya, ponselnya berdering dengan keras membuatnya terlonjak kaget, panggilan dari rumahnya membuat Akash segera mengangkat ponselnya Dan menerima panggilan itu.


Akash selalu sigap jika itu panggilan Dari rumahnya, rasa was was selalu menghantui dirinya bisa saja sesuatu yang tidak baik terjadi pada ibunya, Dan ternyata terjadilah yang dia takuti, seorang asisten Rumah tangga berbicara dengan terbatah batah Dan takut " tu... tuan... nyo..nyonya gauri pingsan " seketika tubuh Akash rasanya meledak saat itu, bagaikan dilempar bom tepat ke arahnya setelah mendengar kalimat itu, atau seolah peredaran darahnya pun terhenti Karena jantungnya Tak mampu lagi memompa dengan baik " cepat bawa ibu ke Rumah sakit, aku segera menyusulnya " suara Akash sudah bergetar Dan berteriak, Akash berlari Tak tentu arah, tidak memperdulikan para karyawanya yang menatapnya bingung, dipikiranya saat ini adalah ibunya, Hanya ibunya, jika ditanya apa moment yang paling menakutkan Dan tak ingin terjadi pada kamu ? Maka Akash akan menjawab dengan cepat Dan lantang moment dimana saat dia akan kehilangan ibunya untuk selamanya.


dia berlari sangat cepat, cepat sekali sama sekali tidak memperdulikan orang orang disekitarnya yang mentapnya dengan heran hingga tepat di sebuah parkiran dia langsung memasuki mobilnya Dan melajukan mobilnya dengan cepat.


tak memperdulikan satpam yang menyapanya dengan sopan, dia Hanya berlalu pergi Dan menghilang Dari kantornya, kalau saja ada kekuatan atau vaksin untuk menjadikanya bisa menghilang Dari satu tempat dengan sekejap pasti dia akan membelinya meskipun berapapun harganya atau sebesar apa jarum yang akan menyuntiknya untuk memasukan vaksin itu asalkan dia langsung bisa berada disisi ibunya.


kecepatan Mobil Akash sudah mencapai batas kecepatan wajar berkendara di kota, hingga beberapa pengendara yang lainya mengumpat kesal kepada Akash yang melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, bahkan terkadang suara Mobil akash mengilukan pendengaran Karena Akash mengerem mendadak Karena hampir bertabrakan dengan pengguna Jalan lainya.


hingga tibalah dia dirumah sakit, Salah seorang penjaga rumahnya yang mengantarkan gauri ke Rumah sakit menghampirinya Dan menunjukkan Kamar dimana ibunya dirawat.


" bagaimana keadaan ibu ? bagaimana ibu bisa pingsan ? " Akash menanyai penjaganya sambil berlari menuju Kamar ibunya.


" tadi nyonya tiba tiba pingsan setelah Dari Taman belakang tuan " jawab penjaga Rumah nya dengan nafas yang tersengal.

__ADS_1


' ya tuhan jangan biarkan sesuatu yang buruk terjadi pada ibuku ' do' a Akash dalam hati Dan masih berlari menuju Kamar dimana ibunya terbaring Tak berdaya.


" dokter bagaimana keadaan ibu ? " tepat dia sampai di ruangan ibunya dokter telah selesai melakukan pemeriksaan.


" nyonya gauri mengalami stress yang berat sehingga mempengaruhi kesehatanya, dengan menyesal saya harus bilang, kesehatan nyonya gauri Makin memburuk, " akash menganga Tak percaya, dia ingin berontak rasanya.


" dokter... tolong lakukan yang terbaik untuk ibu saya, aku tidak ingin melihat ibu seperti itu dokter, aku mohon ! " akash menggenggam erat tangan dokter, dia memohon penuh harapan.


" itu pasti tuan akash ! " jangan hawatir " dokter itu melepaskan genggaman tangan akash ' lepaskan dulu genggaman tangan mu '


" Dan iya... sepertinya nyonya sedang rindu dengan seseorang, dia sempat menyebut nama Anita, bukankah dia gadis yang ikut cek up waktu kemarin, dimana dia sekarang ? " dokter itu pun celingukan mencari sosok seorang dewi yang berjasa besar Karena membuat kesehatan gauri jauh lebih baik waktu itu.


" kalau begitu suruh dia kemari, sepertinya nyonya gauri sangat merindukanya, bukankah kau ingat waktu cek up kemarin, kesehatan nyonya gauri jauh lebih membaik waktu dia di sini, kenpa tidak kau coba menyuruhnya kesini, semoga saja dengan kehadiranya nyonya gauri bisa sehat seperti dulu " akash hanya diam berfikir ' Mana mungkin aku menyuruhnya kemari '


" baiklah dok, terimakasih "

__ADS_1


" sama sama saya permisi dulu "


" kau harus benar benar menyuruh Anita kesini akash, tidak ada pilihan lain, semua demi ibu mu " suara dev tiba tiba memenuhi ruang hati akash yang kosong.


***


dev melihat akash meninggalkan ruangan kerjanya dengan terburu buru Dan kacau, wajahnya pucat Dan matanya memerah menahan rasa takut yang hanya dia yang tahu berapa frekeuensi ketakutanya.


" ada yang tidak beres " dev tentu saja sangat tahu bagaimana watak akash dan keadaan hatinya hanya melihat gerak gerik tubuhnya, bahkan isi didalam hati akash pun dev dapat membacanya dengan tepat.


dev mengikuti akash yang sedang berlari tanpa sepengetahuan akash, entah untuk yang keberapa kalinya pria itu menabrak karyawan yang sedang berjalan di lorong kantornya.


dev bahkan meneriaki akash memanggilnya sekedar untuk meminta penjelasan Karena sikapnya namun akash hanya berlari Dan berlari, seolah seluruh panca indranya telah tertutup dengan bayangan ibunya Dan ketakutan yang menyelimutinya.


" dasar laki laki bodoh, bagaimana dia bisa mengendarai mobil seperti itu " maki dev setelah melihat akash mengerem mendadak hampir menabrak pengguna Jalan lainya.

__ADS_1


" akan kupastikan kau mendapat pelajaran yang berharga dariku Kali ini Karena telah membuat ku hawatir " dev yang sedari tadi jantungnya berdebar melihat sikap sahabatnya yang seolah pikiranya tidak ada pada tempatnya.


bersambung....


__ADS_2