
" ehem.. " Akash berdehem dengan maksud memenggil anita.
Anita langsung menoleh ke Sumner suara itu ' eh... sejak kapan dia kembali kesini, seperti jin saja Tiba - Tiba cling langsung duduk di kursinya. ' Tanya Anita heran dalam hati.
" silahkan duduk..!! " Akash mempersilahakn duduk di depan meja kerjanya.
" terima kasih tuan. " ucap Anita lalu duduk di kursi.
sekarang mereka duduk berhadapan dengan meja kerja sebagai batasanya. Akash menjatuhkan punggungnya disandaran kursi kerjanya, dia tampak memandangi wajah Anita dengan seksama, sejenak dia kembali duduk dengan tegak.
" oiya nama ku Akash., siapa namamu, Kita belum berkenalan kan dari tadi. " dia menyodorkan tanganya ke Anita.
" aku Anita. " senyum Anita menerima jabatan tangan Akash.
' oh Demi apa... kukuh banget tanganya. ' gumam Anita.
" emm... bagaimana dengan kaki Dan tanganmu, apa masih sakit...? " Tanya Akash kuatir.
" tidak tuan, saya tidak apa apa " jawab Anita dengan senyum kecil memaksa ' pasti masih sakit dong..,!! memang magic bisa langsung sembuh lukanya..?'
" baik Anita langsung saja, aku akan menjelaskan tugasmu '' ucap Akash sambil menyandarkan punggungnya lagi.
" tugasmu adalah menjadi pacarku. " Jelas Akash dingin.
" what...!! " Anita berteriak tidak percaya, dia membelalak kan matanya lebar lebar Dan sedikit kernyitan dahinya.
" sorry.. maksud ku pura - pura menjadi kekasih ku di depan ibu ku. " Jelas Akash.
Akash pun menceritakan semua problem nya selama ini, semua Karena dia ingin melihat ibunya bahagia tanpa harus benar - benar dijodohkan.
" cuma dua minggu, kamu tinggal dirumah ku selama dua minggu Dan berpura - pura menjadi pacar ku, setelah dua minggu kamu bisa kembali ke negaramu, Dan aku akan menggajimu tiga Kali lipat dari pada kamu harus bekerja menjadi karyawan di perusahaan, bagaimana..?? " terang akash.
__ADS_1
ya... mungkin ini Cara yang tepat untuk selamat dari perjodohan ibunya atau tuntutan untuk membawa seorang calon istri dalam minggu ini, lalu bagaimana dengan dua minggu setelah tugas Anita menjadi pacar selesai..? Dan Anita harus kembali ke negaranya, ah..... itu bisa diurus nanti, pikir akash gampang.
' ha... cuma dua minggu aku di bayar tiga Kali lipat.. tentu saja aku mau hehehe.. tapi aku harus jual mahal dikit gak apa apa donk...' pikir Anita.
" emmm.... " sok mikir serius.. " baiklah tuan, aku bersedia, tapi janji cuma dua minggu ya.." Tanya Anita memastikan.
" ok.. aku janji, cuma dua minggu kamu berpura pura menjadi pacarku,bagaimana.. deal...? " dengan mengulurkan tanganya ke anita.
" ok.. deal. " jawab Anita, menerima uluran tangan Akash.
Akash pun menjelas kan apa saja yang harus Anita lakukan Dan apa yang tidak boleh dilakukan, hingga waktu telah menunjukkan jam empat sore.
' cih.. banyak banget sih peraturanya, emang segampang itu aku bisa mengingat semua, intinya aku harus berpura - pura mesra di hadapan ibu, huh... gitu aja kok repot. ' dengus Anita kesal
" well.. Anita Mari kita pulang. " ajak Akash.
Anita mengangguk pelan ' ok.. Anita... drama mu akan segera di mulai, kalau akting mu berhasil, labih baik kamu jadi Artis s
Anita pun keluar Kantor mengikuti Akash di depanya dengan lari - lari kecil, di lihatnya punggung tegap Akash yg berjalan di depanya.
' aduh.. kalo Jalan pelan dikit Napa..? ' gerutu Anisa kesal.
sampailah mereka dipintu Kantor, Anita melihat satpam yang mengajak sedikit ribut tadi, di lihatnya satpam itu menundukkan kepalanya,mungkin sedikit rasa takut, Anita melihatnya kesal dengan menjulurkan lidahnya di hadapan satpam tadi sambil melotot, Tanpa diSadari Akash pun meyaksikan pertunjukan itu.
' dasar gadis aneh.. ' gumam Akash menggelengkan kepala nya.
tepat di depan butik,Akash memarkirkan merci nya, Anita lagi lagi di buat bingung.
' ini kemana lagi sih... katanya pulang kenapa lagi lagi berhenti sih... '
" ehm.. tuan, katanya pulang kenapa berhenti di butik..? "
__ADS_1
" coba perhatikan pakaian mu.. Mana mungkin aku membawamu bertemu ibu ku dengan pakaian lusuh seperti itu, bisa - bisa ibu ku curiga kalau aku menemukan mu di jalanan. " jawab Akash dingin.
' masih belum sadar juga kalau penampilanya seperti gembel, satpam saja curiga, apalagi ibuku.. ' gerutu akash berlalu mendahului langkah Anita.
setelah melihat lihat di dalam butik akhirnya Anita tidak memilih pakaian satu pun, bukan karena apa apa, tapi Karena butik itu Hanya menyediakan Kain sari.
' nih orang sadar nggak sih... aku kan orang Indonesia, masak iya harus pakai sari sih.. ' sengut Anita kesal.
" tuan Kita Cari butik yang lain saja yah... ini butik isinya cuma sari doang... " pinta Anita.
" memang nya kenapa...?? sari kan pakaian India. " tanya Akash heran.
' aduh kok gak ada Pinter - Pinter nya sih nih orang.. kamu itu bodoh apa pura - pura bodoh.' gerutu anita menahan sabarnya.
" tuan Akash saya kan bukan orang India, saya orang IN DO NE SI A... jadi saya gak mungkin pakai sari. " Jelas Anita dengan memberi tekanan pada kalimat Indonesia.
" oh... ya...kamu benar, kalo begitu Kita cari gaun saja. "
' apa...!! pilihan apa itu...?? sebenarnya dia itu mengajak ku ke Mana sih... katanya bertemu ibunya tapi kenapa mondar mandir saja do jalanan.
" emmm... tuan ... Kita Cari Baju yang seperti aku pakai saja ok..!. " tawar Anita dengan senyum mengembang.
"tidak !! itu kan pakaian Indonesia. " tolak Akash mentah mentah.
' aduh ni orang begok banget sih... ' dengus Anita mulai kesal.
" tuan... ini bukan hanya pakaian orang Indonesia saja, semua negara di dunia ini juga ada yang memakai pakaian ini. " terang Anita sambil menunjuk pakaianya, dia mulai kesal dengan sikap Akash yang rada oon menurut Anita.
negara Mana sih yang tidak kenal Sama t'shirt Dan celana jeans hahaha....
bersambung...
__ADS_1