
bumi tidak mengingkari janjinya untuk terus berputar melewati rotasinya, begitupun matahari yang tak pernah henti henti nya menunjukkan senyum manisnya saat pagi menjelang, menghangatkan sebagian isi bumi, setelah hujan mengguyur Kota tadi malam.
Akash telah duduk di ruang makan dengan pakaian santainya, yah... Karena Hari ini Hari minggu jadi dia berpakaian santai, entah semalam pulang jam berapa, yang pasti Akash lebih awal duduk di ruang makan, menunggu ibu tercintanya turun.
Anita masuk ke ruang makan dengan membawa semangkuk besar nasi goreng yang masih mengepul, pasti Karena kemarin dev telah berkata ingin makan nasi goreng lagi disini, jadi dia bangun lebih pagi untuk memasak nasi goreng sesuai request dev, ya... Anita pikir mempromosikan masakan Indonesia ke warga India kan tidak ada salahnya, hehehe...
Anita duduk dengan muka masam di sebelah dev, makanan khas India pun mulai tertata cantik di hadapan mereka oleh para pelayan, Dan akhirnya masakan khas dua negara pun lagi lagi tersusun rapi di atas meja makan mereka dengan susunan Bunga mawar yang beraneka macam warnanya menambah keindahan suasana ruang makan.
lalu bagaimana dengan suasana hati Akash Dan anita ? suasana hati mereka selalu saja tidak baik kalau sedang bersama, mereka selalu saja beradu kata, tidak pernah ada kalimat yang Indah yang bisa mereka ucapkan saat saling berbicara.
ancaman, makian, cibirian, Dan kata kata memuji yang berpura pura menghiasai aksi mereka.
" kamu masak nasi goreng lagi ? tunggu jangan bilang kalau kau memasak untuk dev. " Tanya Akash mulai menyelidiki, terkejut setelah melihat isi mangkok besar yang di bawa Anita.
" tentu saja aku masak untuk dev, kemarin kan dia bilang mau makan disini lagi ? " jawab Anita cuek tanpa melihat Akash.
' sialan ! bahkan aku si pemilik Rumah ini saja tidak pernah diberikan masakanya. '
" hallo akash Anita, selamat pagi, sudah masak nasi goreng ? " mata dev tertuju pada Anita di kata terakhirnya, dia langsung duduk lagi lagi di depan Anita Dan Akash.
' mungkin saja ada pertunjukan menarik antara Akash Dan Anita ' pikir dev ' aku kan bisa memastikan perkembangan mu kawan. '
suara dev menghentikan perdebatan antara akash Dan Anita yang Baru saja di mulai.
" aku sudah masak nasi goreng untukmu, makanlah ! " menunjuk ke sebuah mangkok besar berisi nasi goreng, mengerti kalau pertanyaanya tertuju untuknya.
__ADS_1
' kenapa manusia konyol ini datang juga sih ? dasar tidak tahu malu ' dengus Akash kesal.
" ok... terimakasih Anita " dengan semangat dev menyendok separuh mangkok nasi goreng, Anita cuma masak dua porsi, untuk dirinya Dan juga dev, Karena penghuni Rumah yang lain pasti tidak mau makan masakanya.
separuhnya lagi sudah siap di piring anita, Akash melihat dev yang sangat lahap makan nasi goreng itu, dia hanya diam, sebenarnya dia juga ingin namun ego menguasainya, untuk lebih memilih gengsi makan masakn Anita daripada menuruti kata hatinya yang ingin makan masakan Anita. dua keinginan yang saling bertentangan.
Dan alhasil setelah melihat dev yang dengan lahapnya menikmati nasi goreng akhirnya benteng keegoisanya pun hancur, ' sepertinya lezat. ' pikir akash.
dengan berat hati Akash pun berniat menyampaikan isi hatinya kalau dia juga mau makan masakanya, namun masih dengan gaya sok kuasanya.
" Anita " dengan tegas dia memanggil, bahkan dev pun langsung mendongak kan wajahnya ke akash, terkejut dengan panggilanya pada Anita.
" iya. " jawabnya singkat, berhenti menyuapkan nasi goreng ke mulutnya, Dan sejenak berfikir.
" kamu lupa, aku ini pemilik Rumah ini, semua yang ada di Rumah ini milik ku termasuk semua yang ada di dapur juga milik ku. "
' aku tau, ingatan ku masih sehat kok, apa maksudmu memgingatkanku tentang semua itu ? ' Anita dibuat bingung lagi dengan perkataan Akash.
' sudahlah Akash bilang saja kalau kau juga mau makan nasi goreng ini. tidak perlu sok gengsi, orang gengsi itu rugi tau ? rugi makan nasi goreng maksudku, hahaha... ' tertawa dev dalam hati, dev sangat memahami maksud perkataan bahkan Bahasa tubuh sahabatnya itu.
" iya tentu saja aku tau, lalu maksudmu apa bertanya seperti itu ? " Tanya balik Anita pada Akash yang masih bingung.
" huft.. " menghembuskan nafasnya kasar. " kenapa kamu selalu memberikan masakan mu pada dev, sedangkan kau tidak pernah memberikanya pada sang pemilik Rumah ini ? " Tanya Akash berteriak Dan kesal.
' tuh kan, aku tuh selalu benar kalau main tebak tebakan mengenai suasana hati mu, kamu pasti ingin nasi goreng ini juga kan.. ' gumam dev.
__ADS_1
Anita mengerti maksud Akash dia juga ingin makan masakanya, " kamu juga mau ? " Tanya Anita memastikan, " kalau begitu kamu makan saja ini, aku belum memakanya kok ! " menggeser piringnya ke depan Akash.
" lalu kamu bagaimana ? " bertanya ragu namun sangat mengharapkan si nasi goreng itu.
" aku bisa memasaknya nanti lagi, lagi pula aku juga sudah sering kok makan nasi goreng, untuk saat ini aku makan paratha saja. "
kebetulan menu makan ala India Hari ini adalah paratha.
Akash sejenak berfikir, tidak hati rasanya memakan makanan yang Baru mau di makan Anita, akhirnya dia pun menggeser lagi piring itu di antara dia Dan anita.
" kau juga makanlah. " menyuruh Anita makan sedangkan dia pun sudah mulai menyendok Dan memasukkan ke mulutnya.
' gila ! enak sekali, pantas saja si dev minta makan nasi goreng buatan Anita lagi. ' puji Akash dalam hati.
' ha... maksudnya apa ? ini kan namanya makan sepiring berdua ? ' terkejut dengan aksi Akash.
" tidak perlu tuan, tuan makan saja sendiri, sungguh aku tidak apa apa. " Mana mungkin aku makan sepiring berdua denganmu, aku kan bukan pacarmu.
" cepat makan atau aku menyuruh dev untuk membatalkan mengurus kepulanganmu, kamu mau ? " ancam Akash.
' ya tuhan musibah apa lagi ini ? '
anitapun terpaksa makan sepiring berdua dengan Akash, ' huh... dasar pria aneh ! ' dia selalu menuruti Akash kalau Akash sudah mengancam nya dengan tidak mau mengurusi kepulanganya.
bersambung ....
__ADS_1