Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis

Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis
sebenarnya semuanya berasal dari dirimu


__ADS_3

kepalaku sakit sangat sakit dan jantungku terasa berat untuk berdetak, perutku terasa tidak nyaman dan aku seperti tidak tau cara bernafas membuat kondisiku terasa sangat buruk, aku mengambil lonceng dan menggoyangkannya ta lama kemudian cella dan maid maid yang mengikutinya memasuki kamarku.


"tuan muda apakah ada yang membuat Anda merasa tidak nyaman"


"sangat banyak "


"tuan duke akan datang sebentar lagi mohon bersabarlah"


"jika menunggu kakaku aku akan mati sebelum dia datang"


Lima menit kemudian kakaku datang dengan membawa dokter dan bertanya apakah kau merasa tidak nyaman, dokter itu memeriksaku dan berbicara sebentar dengan kakaku setelah itu pergi aku tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan karna dari tempat aku berbaring dan tempat mereka berbicara lumayan jauh.


kakaku menghampiriku mengusap kepalaku dan mengatakan.


"elf yang kau minta ada di sebelah tempat tidurmu, istirahatlah" setelah itu meninggalkan kamarku dengan cepat setelah kakaku keluar aku langsung menengok kebelakang dan ternyata benar, aku ingin menghampirinya tapi cella menghalangiku dan membaringkanku kembali.


"istirahatlah, jika tuan muda ingin bermain bisa tuan muda lakukan setelah selesai beristirahat"


"tapi aku sudah cukup istirahat cella… aku ingin bermain"


"tidak…tidur"


"ayolah cella" perdebatan itu berlangsung selama beberapa menit dengan di akhiri aku yang memutuskan untuk berpura pura tidur ta berselang beberapa waktu aku benar benar tertidur dan terbangun di tengah malam, aku mendapati kamarku di penuhi kegelapan tampa cahaya bola sihir ataupun lilin hanya menyisakan cahaya bulan yang menyinari kamarku di sela sela gorden.


aku berjalan mendekat kearah jendela karna aku merasakan perasaan menusuk yang di tujukan kepadaku jika aku menghidupkan bola sihir ataupun lilin itu sama saja seperti menyerahkan diri ke kandang serigala.


aku menoleh kearahnya mendapati dirinya dengan mata emas yang terkesan berharga dan rambut berwarna hitam malam yang membuatnya terlihat anggun dI bawah sinar bulan, elf terkenal dengan rupa dan parasnya yang cantik tapI aku tidak menyangka bahwa mereka seindah ini siapapun akan melakukan apapun untuk mereka jika di duniaku yang sebelumnya tapi di sini semua orang hanya menghormati siapa saja yang berpangkat tinggi, siapapun yang berparas cantik dan terlahir dari kalangan rakyat para bangsawan yang sudah memiliki istrI dan ratusan selir pasti ingin dia berada di sisinya dan untuk orang yang baik pasti hanya akan di manfaatkan sampai dia tidak berguna lagi, cara bermain dunia memang seperti itu kejam disini orang baik hanya akan di manfaatkan dan orang cantik hanya di jadikan mainan dI dunia yang kutempati sekarang lebih kejam dari pada dunia dahulu yang aku tinggali.


cara untuk bertahan hidup adalah menjadi kejam dan lebih kejam, jangan salahkan aku karna dunia sendiri yang memaksaku untuk melakukannya.

__ADS_1


"sepertinya menjadi dirimu itu menyenangkan, kau memiliki harta berlimpah, orang orang yang menyayangimu, dan mana yang tidak terbatas" setelah berdiam diri dia mulai membuka suaranya.


"tidak juga…karna apa yang kau lihat hanya di satu sisi" dulu waktu aku tidak mengerti apapun aku selalu merasa iri dengan apapun yang mereka punya, aku selalu beranggapan bahwa hidup mereka sempurna tapi ternyata pikiranku salah, mereka hanyalah manusia yang berusaha sekuat tenaga untuk membuat hidupnya terlihat sempurna…dan aku tidak menyukai itu tapi saat aku melihat pantulan diriku di depan kaca aku mengetahui sesuatu bahwa aku sama seperti mereka sama sama menyimpan luka dan berusaha sekuat tenaga tersenyum bahagia.


rasanya sangat menyedihkan, dan aku benci mengakui fakta bahwa aku sama seperti mereka.


"dilihat dari manapun kau pasti tidak memiliki bebankan"


"kau tidak mengetahui apapun tentangku"


"dari saat aku di kurung di kamar ini aku mengetahuinya semuanya termasuk kau yang memiliki kehidupan sempurna"


"kau tidak mengetahui apapun" aku membuka jendela dan membiarkan angin memasuki kamarku.


"kau tidak mengetahui apapun tentangku, kau tidak mengetahui seberapa menderitanya aku karna aku berbeda, kau tidak mengetahui seberapa menyakitkannya di kucilkan oleh orang orang yang kau anggap berharga, kau tidak tau seberapa sulitnya aku bertahan sampai bisa tertawa lepas seperti ini"


"aku tau betul apa yang kau katakan, maaf"


"apa gunanya berharap pada sesuatu yang jelas jelas tidak akan ada"


"entahlah, sepertinya kau akan merasa lebih baik karna kau memiliki harapan dan harapan akan tetap menjadi harapan jika kau tidak melakukan sesuatu untuk menjadikannya nyata, jika kau memiliki tujuan berjuanglah untuk tujuan itu karna hidupmu tergantung pada pilihanmu"


"aku tidak memiliki tujuan"


"aku tidak memercayayinya~ jika kau benar benar tidak memiliki tujuan maka lakukan apa yang kau inginkan, misalnya kaluar darI sangkar dan hidup bebas atau menikmati sisa hidupmu di sana dan makan enak setiap harinya pilihanmu adalah tujuanmu"


"jika aku menginginkan keluar dari sini apa kau akan membukakan sangkar ini untukku"


"tidak…, berusahalah sendiri untuk keluar dari sana sangkar itu hanya terbuat dari besi tampa ada kakuatan sihir sama sekali"

__ADS_1


"lupakan…aku tidak bisa membukanya sendiri, kekuatanku tidak mampu karna aku keturunan campuran yang memiliki sedikit mana dan sihir"


" manamu memang sedikit dan kekuatan sihirmu lemah tapi bukankah kau keturunan elf cahaya dan kegelapan jika mereka di satukan bukankah mereka akan cukup kuat oh ya… jangan membuat keributan karna penjaga di depan pintu akan menerobos masuk"


"kenapa"


"apanya yang kenapa, aku tidak mengerti apa tujuan Kita berbicara sepertI ini seperti Kita bicara Hal Hal yang tidak jelas kejelasannya"


"mungkin bagi orang tertentu apa yang kita bicarakan dan itu bukan aku tentunya"


"jadi kesimpulannya Kita berbicara hal hal yang tidak kita pahami"


"mungkin"


suara ketukan pintu terdengar aku menutup jendela dan gorden lalu kembali berbaring dengan menyelimiti diri dengan selimut, tunggu jika ketukan pintu terdengar jelas dI sini berartI suara dari dalam terdengar sampai luar, apakah sihir kedap suaranya tidak berfungsi.


sihir di sini kenapa tidak lengkap sekali membuatku kadang kadang bingung.


aku melihat cahaya lilin memasuki kamarku dan kembali menghilang saat pintu di tutup sepertinya dia datang hanya untuk mengecek apakah aku tidur atau tidak, beruntung mereka hanya berani membuka pintu tidak memasukinya bukan karna mereka takut denganku tapi mereka takut dengan kakaku pernah kejadian maid yang masuk ke kamarku di malam hari dan hanya cahaya lilin redup untuk mengecekku dan dI saat bersamaan kakaku memasuki kamarku, kakaku sepertinya salah paham dan mengeksekusi maid itu di kamarku, aku hanya pura pura tidak tau dan melanjutkan tidurku memang mengerikan tapi aku berusaha untuk menganggap bahwa itu hanyalah adegan bunuh bunuhan yang akan di tayangkan di bioskop.


mengerikan memang melihat kepala dan darah berceceran di depan mata dan karna itu membuatku tidak bisa tidur jika aku tidak nener benar lelah, jika aku menghentikan kakaku aku yang akan terkena masalah walaupun nyawa orang taruhannya aku tidak akan menerima kerugian sedikitpun itulah pikirku.


biarkan aku membohongi diriku sendiri bahwa ini adalah permainan dan bukan kenyataan.


setelah kejadian itu para maid yang di tugaskan memeriksaku hanya akan memeriksaku lewat pintu dan kemudian pergi takut kejadian itu menimpa dirinya karna pemikiran orang jaman yang aku tinggali kehidupan diri sendiri lebih penting dari kehidupan orang lain, karna pemikiran orang jaman ini aku sedikit kesulitan karna setiap orang memainkan trik untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, berbeda dengan dunia yang dulu aku tinggali masih ada orang yang mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan keringat dan kemampuan mereka tampa ada bantuan dari uang ataupun orang dalam.


"mereka memeriksa apakah kau tidur atau tidak tapi hanya dengan di depan pintu dan pintunya jauh darintempat tidurmu"


"kau tidak mengetahui apapun tentangku karna aku sidah terlanjur berbaring dengan nyaman aku putuskan aku akan tidur dan selamat berusaha jika kau ingin keluar ingat pesanku jangan buat keributan dan gunakan otak otot secara bersamaan"

__ADS_1


"otak dan otot tidak bisa di pisahkan dan jangan melibatkan perasaan apapun saat kau melakukannya karna itu hanya akan menganggumu atau bahkan akan menghambatmu"


__ADS_2