
seperti yang kuduga para profesor tidak menyetujui permintaanku dan karna aku terus memaksa untuk tidak mengikuti kegiatan apapun selama masa jabatanku kami terus berdepat panjang dan karna aku adalah aktris hebat aku bisa memberi alasan kenapa aku membantah apa yang mereka katakan, setelah perdebatan panjang kami membuat kesepakatan bahwa aku hanya tidak akan mengikutI kegiatan apapun selama setengah dari tiga tahun dan setelah setengah dari tiga tahun itu habis aku harus mempelajari semua materi yang di ajarkan di tahun itu.
ada beberapa alasan kenapa aku tidak mau mengikutI kegiatan di akademi dan tentunya alasan paling logis adalah karna posisiku sekarang yang merupakan ketua dari Achlys yang mengurus semua keperluan akademi, menghukum seseorang yang melanggar peraturan, mengawasi, memenuhi seluruh kebutuhan akademi , mangatur jadwal seluruh kegiatan seratus kelas lebih dan organisasi lain, mengatur keuangan akademi, dan banyak lagi yang harus kulakukan dan jika aku masih mengikuti kegiatan semuanya akan semakin kacau aku memang tidak sendirian tapi itu membutuhkan banyak waktu untuk membuat mereka terbiasa dan sebelum mereka terbiasa aku yang akan mengerjakan bagian mereka belum lagI pekerjaan tambahan seperti mengintrogasi beberapa orang yang melewati batas sampai harus menghadap ke arahku.
inilah kenapa banyak orang tidak mau menjadi ketua Achlys bahkan hanya untuk menjadi anggota yang paling tidak penting.
"nak… jika kau mau kau bisa mundur dan menyerahkan posisi itu kepada orang lain" saat aku berjalan ingin kembali ke kamar salah satu profesor berbicara kepadaku suaranya yang ramah tapi terdapat beberapa kejanggalan dari kata katanya membuatku menghentikan langkah kakiku.
aku tidak berbalik untuk menatapnya karna aku tau jika aku berbalik sesuatu akan terjadi karna di sekitarku adalah tempat yang sepi akan sulit membuktikan bahwa aku tidak bersalah jika terjadi sesuatu dan itu akan membuatku berakhir mengenaskan.
" aku tidak akan mundur, karna aku sudah mengetahui apa yang akan kujalani dan aku menerimanya itu menandakan aku mampu untuk melakukannya"
"nak… kata kata tidak akan membuktikan semuanya jika kau terus maju kau akan menerima banyak sekali tantangan yang akan membuatmu terus kesulitan, dan kau sepertinya tidak pernah melalui itu semua jadi sebelum terlambat dan kontrak itu masih bisa di lepas karna akademi belum di mulai kau masih bisa bebas"
aku mengartikan bahwa kata katanya adalah " nak…kata kata tidak akan bisa membuktikan bahwa kau tidak bersalah, jika kau maju kau akan menyesalinya karna aku tidak akan membiarkan mu tenang, dan kau hanya bangsawan yang tidak pernah mengalami kesulitan apapun itulah yang membuatmu lebah bahkan aku mampu menghancurkanmu, lepaskanlah posisimu dan berikanlah posisimu kepadanya lalu penderitaan yang akan kau lalui akan berkurang" itulah maksud tersembunyi dari kata katanya dan mungkin masih ada makna tersembunyi dari kata katanya seperti kata " bebas" yang dia ucapkan di akhir.
__ADS_1
"maaf…jika aku hanya setengah setengah dan tidak yakin aku tidak akan membuat kontrak dengan akademi ini, ada satuhal yang membuatku yakin bahwa aku mempu berjalan di jalan yang lebih berduri dari mereka yang berada di akademi hanya untuk mengangkat derajat mereka, jika tidak ada yang ingin kau katakan lagi aku akan pergi lalu sebaiknya kau berhati hati sekarang jika kau berbicara denganku karna aku tidak akan melepaskan dengan mudah mainan yang mengantarkan dirinya sendiri ke arahku"
seperti kataku aku akan membalas mereka yang mengajakku bermain dan memanfaatkan suatu kebaikan yang mereka berikan kepadaku, karna itulah aku dan karna itulah aku bisa bertahan sampai sekarang.
"bisakah kau mengikutiku aku ingin menunjukkan sesuatu untukmu"
'sesuai dengan dugaanku akan ada yang terjadi jika aku berbalik '
"maaf aku akan kembali kekamar karna besok aku tidak akan sesenggang ini untuk berbicara denganmu mungkin lain waktu, permisi profesor Norbert" aku memang suka bermain tapi jika lawan mainku adalah seseorang yang juga seorang pemain bukanlah lebih baik bermain dengannya secara bertahap daripada langsung menghabisinya karna itu akan lebih berguna jika dia digunakan untuk keuntunganku.
dan dia menaruhnya di sebelahku tapi aku tidak memperdulikannya sama sekali dan aku lebih memilih memejamkan mataku beberapa waktu kemudian aku bangun dan meminum teh yang dia suguhkan walaupun hanya setengah itupun aku hanya ingin menghargainya aku merindukan Ian yang mengetahui banyak hal tentangku yang mana aku tidak menyukai teh di waktu waktu tertentu dan inilah waktu dimana aku tidak menyukai teh.
aku tidak memperdulikan Ron dan berusaha memejamkan mataku untuk tertidur karna hanya saat aku bangun tidurlah aku merasa di saat yang sangat baik tapi dulu bahkan aku tidak bisa merasakannya karna semakin banyak waktu yang kuhabiskan maka semakin sibuk diriku sampai dimana bahkan aku bisa tertidur lama jikapun aku bisa tertidur itupun hanya beberapa menit sebelum aku di bangunkan oleh pikiran pikiranku yang memaksaku untuk terus maju.
dan ini adalah terakhir kalinya untuk beberapa waktu kedepan aku bisa tertidur untuk waktu yang lama, Saat aku tertidur aku tidak menyadari seseorang menatapku dengan sangat tajam secara terang terangan yang membuatku membuka mataku sebelum ngantuk yang memaksaku untuk kembali menutup mataku dan saat aku kembali bangun aku hanya bengingat sedikit dari apa yang kulalui.
__ADS_1
karna fikiranku yang tidak bisa tenang aku aku berjalan jalan di lorong lorong yang mengajarkanku ke sebuah taman yang pertama kali kulihat saat sampai di akademi, angin berhembus kencang membuat berbagai kelopak bunga berterbangan itu sedikit membuatku kedinginan tapi aku tidak peduli dengan hawa dingin di sekitarku dan berjalan menuju air mancur di tengah taman itu.
air yang jernih memantulkan cahaya bulan membuatku tampa sadar menyelupkan tanganku saat aku sadar dengan apa yang kulakukan aku menerik tanganku kembali sebelum tanganku benar benar terangkat hewan mangis berbentuk bulat dengan sisik sisik putih di tubuhnya dengan warna yang bahkan menyerupai air memakan tanganku tapi dia tidak menggigitnya aku menarik tanganku secara perlahan dan mengelus kepala ikan itu ada perasaan aneh pada diriku saat aku melakukan itu karna aku sadar akan sesuatu yang seharusnya tidak ada dan tidak boleh kulakukan aku meninggalkan ikan itu dan memilih untuk kembali.
Saat aku ingin kembali seseorang berada di depanku membuatku secara otomatis mundur satu langkah kebelakang.
"pemimpin memang harus mengesampingkan emosinya tapi bukan seperti itu juga sampai kau harus menghindari semua yang membuatmu merasakan perasaa…
"semakin tinggi posisi seseorang maka semakin berat juga beban di pundaknya"
"tapi…kau bukan pemimpin kau hanya berjuang untuk dirimu sendiri, menggunakan orang lain dengan berpura pura menjadi baik berbuat baik pada mereka yang bisa kau manfaatkan lalu memanfaatkan mereka saat kau membutuhkan"
"lalu? apa urusannya denganmu"
" aku hanya ingin bertanya…apakah kau benar benar tidak merasakan apapun saat kau memanfaatkan orang lain"
__ADS_1
" aku tidak menyukai kebohongan dan cepat berutahu aku apa maksud kedatanganmu"