
ini sudah tengah malam dengan aku yang sangat jarang bisa tertidur nyenyak dan kenapa berakhir aku harus membantunya menemukan kamarnya sebagaI formalitas.
"apa kau ingat tempat tempat yang kau lewati"
"tidak beberapa tapi aku hanya mengingat mawar yang berwarna hitam, pohon di tengah danau yang sangat indah dengan pantulan bulan, lalu aku sepertinya juga melewati rumah kaca, jadi sekarang Kita akan kemana"
"aku baru hari ini tiba disini jadi aku tidak mengenal keseluruhan akademi tapi aku tau kita harus kemana"
"apa maksudmu peta didepan pintu masuk akademi, aku sudah kesana tapi aku sangat bingung dengan tatanan akademi ini"
" kenapa kau berada di sekolah ini jika kau bahkan hanya tau membunuh tampa bisa membaca peta, lalu sebelum kelulusan atau harI hari tertentu kau tidak akan bisa pulang"
"aku mengetahuinya, aku kesini hanya untuk menantang diriku sendiri dan menjadi ketua achlys"
aku tidak merespon perkataannya dan terus berjalan maju, dia sangat bingung dengan respon ku yang terlihat tidak peduli tapi itulah kenyataannya aku tidak ingin berpura pura aku sangat lelah sekarang bahkan aku bernafaspun terasa berat sekarang.
"jika kau menantikan ekspresi ku sesuai dengan bayanganmu, aku minta maaf tapi aku entah kenapa aku sekarang sangat lelah"
"Hei…apakau memakan atau meminum sesuatu"
"aku tidak akan meminum racun meskipun aku meminumnya aku tidak akan mati karna aku sudah terbiasa dengan racun"
'di kehidupanku sebelumnya'
"memang kau siapa sampai seseorang begitu menginginkan kematianmu"
"tentunya aku bukan orang yang bisa kau singgung sesuka hatimu"
__ADS_1
"sesuka hatiku berarti aku bisa melakukannya sekekali kan"
"boleh saja asal kau sanggup menanggung akubat dari perbuatanmu"
"aku merasa merinding mendengarmu mengatakannya" itu menjadi percakapan terakhir sebelum suasana kembali menjadi sunyi dengan udara dingin malam hari.
"Hei, apakau kedinginan kau bisa memakai jasku aku pernah membaca bahwa manusia bisa sakit hanya dengan udara dingin" aku meliahat kesekitar dan langsung meleparkan jas yang dia pakaikan kepadaku ke arahnya.
"silahkan berbicara aku tidak memiliki waktu untuk berurusan dengan serangga"
"kau menyadarinya rupanya"
"siapapun akan menyadarinya memang siapa yang akan mengarahkan niat membunuh untuk mengecek apakah dia masih hidup atau mati"
"kapan kau sadar bahwa aku menolongmu hanya untuk tujuan tertentu"
"bolehkah aku bertanya dimana kata kataku yang terlihat seperti ancaman"
"mawar hitam melambangkan kesetiaan dan cinta matI lalu pohon yang kau maksud itu adalah pohon tempat dimana sebelum aku dI tawarkan untuk menjadi ketua achlys dan terakhir rumah kaca aku tidak akan kenyebutkannya"
"baik baiklah, jadi tujuanku adalah aku ingin menjadi wakil achlys bagai mana menurutmu ketua"
"tapi maaf aku tidak tertarik menaruh seseorang yang bahkan mengatakan kebohogan di saat pertemuan pertama walaupun kau terlihat sangat satia tapi aku tidak mengetahui bagaimana nanti akhirnya, dan bukankah kau memakai sihir untuk membuatku tertipu"
entah kenapa pandanganku saat aku mengatakan itu terasa kabur dan kepalaku terasa sakit tapi aku tidak boleh terlihat lemah oleh orang yang di masa depan akan menjadi musuh ku karna dia sudah jelas berada di pihak profesor dan kuduga ini adalah bagian dari rencananya yang profesor itu buat tidak mungkin seseorang sepertinya yang bahkan tidak mampu menyembunyikan niat membunuhnya dia hanya bocah impulsive yang akan bertindak tampa rencana lalu mayat mayat yang berserakan itu mungkin adalah boneka sihir yang di buat dari Lima puluh persen darah manusia asli lalu mungkin saja dia akan membuat boneka itu sangat mirip dengan manusia dengan memakai organ asli dari manusia yang sudah mati seperti yang di jelaskan buku yang kubaca yang di setiap katanya membutuhkan banyak mana.
inilah kenapa aku memilih untuk masuk kedalam akademi lebih awal karna ini akan terasa menyenangkan jika awalnya saja seperti ini bukankah ini lebih menyenangkan dari pada pesta para bangsawan yang bertujuan untuk saling menjatuhkan atau memamerkan kekayaan mereka.
__ADS_1
"disini kau hanya menjadi pion lalu kenapa kau…"
"bukankah akan menyenangkan bermain dengan pemain awalnya kurasa itu akan memakan banyak tenaga ternyata trik yang kalian gunakan sangat mudah untuk di tebak lalu kau kira aku akan menduduki sesuatu yang rumit tampa persiapan apapun sungguh pikiran yang sangat kekanak kanakan"
"aku disini akan mempringatkanmu bahwa semua tidak akan berjalan semudah yang kau katakan jika trik yang kau bilang sangat mudah untuk di tebak maka kau seharusnya tau bahwa trik yang mudah itu hanya pengalihan"
"pengalihan untuk membuatku menjadi tersangka pembumuhan maksudnya aku tidak tau siapa yang menjadi korban dalam rencanamu tapi kuharap rencanamu tidak sia sia"
kepalaku sangat sakit setiap kata yang kuucapkan membuat sakit itu datang berkali kali lipat entah karena apa dia berjalan mendekat ke arahku dan menutup mataku.
"kau berdarah campuran antara bangsawan dengan garis keturunan iblis dan orang suci seharusnya kau merasa sangat kesakitan sekarang karna darahmu dengan kekuatan yang berbeda saling bertabrakan yang akan menyebabkan rasa sakit yang berkali kali lipat jika kau bergerak, melihatmu bersikap biasa saja sepertinya kau sangat ahli dalam berpura pura"
Tampa kata aku menepis tangannya memang benar saat dia menutup mataku kepalaku terasa sedikit mendingan tapi di bantu oleh seseorang yang akan menjadi musuh ku itu adalah sebuah penghinaan bagiku, merasakan rasa sakit lalu menahannya aku sudah terbiasa jadi rasa sakit ini bukanlah apa apa bagiku.
"bertindaklah seperti orang lemah sekekali karna kau tidak akan bisa berpura pura kuat untuk selamanya"
"jika aku tidak bisa berpura pura kuat untuk selamanya maka aku akan berpura pura kuat selama yang kubisa, karna menurutku rasa sakit yang kuterima memberikan berbagai manfaat untukku"
"baik jika kau berfikir begitu, tapi ingatlah jika kau terus menampung sesuatu di dinding yang kau buat untuk menahannya itu akan rusak dalam waktu dekat lalu konsekuensi darI tindakanmu itu sangatlah besar dan saat kau memutuskan untuk menbendungnya kau harusnya tau bahwa dampak dari tindakanmu akan merugikanmu bahkan nyawamu"
"aku mengetahuinya lalu aku tidak akan membiarkan itu terjadi dengan aku yang mati karna mengincar sesuatu yang paling ku benci dan yang paling ku hindari terima kasih atas perkataanmu yang membuatku semakin yakin dengan tindakan yang kupilih"
"aku tidak mengetahui apa yang kau lalui sampai kau begitu menghindari sesuatu yang setiap manusia bunuhkan bahkan yang setengah manusia pun menginginkannya tapi jika itu adalah cara bertahanmu di dunia ini maka kuharap kau tidak menyesalinya"
"aku bukan seseorang yang melakukan hal hal tidak berguna apalagi menyesal karna bahkan sebuah penyesalanpun bisa kujadikan sebuah batu loncatan untukku"
"itu berarti kau akan memanfaatkan apapun untuk mencapai tujuanmu aku tidak tau harus berkata apapun tapi kau sangat menyedihkan masih banyak cara untuk mencapai apa yang kau inginkan sambil menikmati waktu dan kau memilih cara paling menyakitkan, entah kau terbiasa merasakan sakit tapi rasa itu tetap sakitkan dan kau menusia paling bodoh yang pernah kutemui mungkin guru akan sangat senang bermain denganmu karna kalian sama sama sangat pantas untuk di kasihanI"
__ADS_1