Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis

Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis
benteng pertahanan


__ADS_3

di novel ada empat kerajaan di tiga darI lima benua yang di pimpin oleh raja sebagai penguasanya, kerajaan yang aku tinggali menjadi yang terkuat kedua lalu kerajaan yang aku tinggali terbagI lagi menjadi kerajaan kerajaan kecil untuk membantu raja memstabilkan seluruh wilayah secara merata. kerajaan kedua adalah tempat tinggal pemeran utama pria kedua dimana seluruh penduduknya adalah setengah hewan buas yang tidak segan segan memakan bangsanya sendiri jika mereka tidak bisa mengendalikan kekuatan yang mereka punya. kekuatan mereka seperti bumerang karna kakuatan mereka, mereka mengurangi komunikasi dengan dunia luar lalu mereka menghadiri acara perburuan hanya karna mereka tidak ingin membuat masalah. kerajaan ketiga mungkin tempat itu adalah tempat dimana azaxs berasal di dunia asalku mereka bisa disebut putrI duyung ataupun mermaid di dunia ini mereka tidak di perbolehkan memakan manusia selama berabad abad karna perjanjian yang menjadikan mereka tidak mengetahui tentang hal itu. lalu kerajaan keempat yang berada di atas langit mereka benar benar tertutup hanya sedikit informasi tentang mereka.


dua benua yang lain salah satunya adalah benua terlarang dimana para iblis tinggal lalu benua itu pula yang paling besar daripada benua benua lain lalu karna ketakutan para raja mereka membuat perjanjian lalu hasil dari perjanjian itu mereka akan membuat satu tempat dimana lima kerajaan akan disatukan yang akan membentuk perdamaian secara perlahan lalu terbentuklah akademi.


akademi itu sudah berada berabad abad dengan sistem yang semakin ketat setiap sepuluh tahun, siapapun yang lulus di akademi itu akan dilindungi oleh empat kerajaan dan satu pengawal dari bangsa iblis sebagai suatu penghargaan, walaupun murid disana sangat banyak tapi tingkat kelulusan disana sangat lah rendah mungkin bisa dihitung dengan jari.


akademi bangsawan sangatlah cocok untuk dijadikan benteng pertahanan sebelum aku mendapatkan kabar dari cella bahwa dia memberikan apa yang kusuruh kepada einzo asisten raja sebelumnya yang menjadi penghalang besar agar putra mahkota tidak menjadi raja dan membutuhkan waktu Lima tahun untuk mengalahkannya, berbahaya sangat aku memang mengatakan " berikan saja kepada siapapun yang memiliki kuasa di kerajaan, lalu kau tidak boleh menunjukkan nya secara terang terangan" aku ingin menyalahkan cella sekarang tapi itu kesalahnku sendiri tidak mengatakan kecuali einzo dan aku menyesalinya, einzo walaupun hanya asisten tapi posisinya sama tingginya dengan raja bagaimana jika dia memblokir aksesku untuk ke akademi karna sekali aku dI akademi aku tidak akan di perbolehkan pulang kecuali itu adalah hari libur atau keadaan mendesak.


lalu seingatku einzo itu hanya muncul hampir di akhir cerita manaku tau dia akan berada di sana.


aku akan kembali repot kedepannya karna kesalahan kecil yang kulakukan.


"tuan ini Teh yang anda minta, Teh ini bisa menenangkan pikiran anda"


aku melihatnya meminumnya lalu mengembalikannya karna rasanya yang sangat manis membuatku ta bersera untuk meminumnya aku membaringkan tubuhku lalu menyelimuti diriku sendiri berbalik badan membelakanginya.


"Kita akan pergi jauh untuk waktu yang lama jadi sebelum Kita berangkat aku akan membuatmu terbiasa dengan ritme kerjaku dan aku akan mengajarimu cara membuat teh yang sesuai dengan selaraku jadi sekarang kau bisa pergi"


"baik tuan"


banyak hal yang terjadi banyak kejutan yang kulewati lalu apalagi aku tidak bisa membiarkan kejadian di kehidupan sebelumnya terulang lagi sungguh aku takut akan hal itu terjadi lagi, seluruh masalaluku adalah yang paling kusesali sampaI aku membenci diriku sendiri.


pagi datang tampa kusadari terjaga semalaman tidak berefek apapun kepadaku insomnia di kehidupan ku dulu lebih parah dari pada apapun sampai terbawa kesini cella mengetuk pintu dan kemudian masuk ke kamarku dengan membawa air hangat maid di belakangnya membawa air minun.

__ADS_1


"apakah tuan muda tidur dengan nyayak??" pertanyaan yang keluar darI mulutku terdiam seribu bahasa dia yang tidak mendapatkan respon dariku berhenti membasuh wajahku dan menyerahkan segelas air putih hangat ke arahku aku mengambilnya lalu langsung meminumnya.


"tuan muda tidak tidur"


"ya"


dia tidak melakukan apapun mungkin bingung dengan apa yang harus dia lalukan selanjutnya.


"aku ingin mandi" dengan segera dia pergI dan maid yang mengikutinya sejak tadI menyiapkan pakaian yang akan kukenakan.


Ron datang setelahnya dia masih jauh dari kriteria asisten pribadi sangat jauh dan aku sudah menduganya karna dia bukan Ian.


"berapa lama kau bisa tidak tidur"


"hah, aku mau kau tidak tidur selama tiga hari penuh mulai detik ini lalu sekarang aku akan mengajarimu cara membuat teh tapi sebelum itu kau harus menghapal semua jenis teh beserta manfaatnya, sekarang kita keperpustakaan"


aku mengajarinya bukan untuk menyamai Ian karna jika aku melakukannya itu sama saja aku seperti tidak terima dengan apa yang sudah kulalui dan membuat sifat asli Ron terkikis secara perlahan lalu aku akan kecewa dengannya padahal aku sendiri yang berharap banyak padanya, jika aku melakukannya hanya akan menimbulkan kerusakan untuk kedua belah pihak aku tidak akan pernah melakukannya.


aku mengambil beberapa buku secara acak menerahkannya lalu memintanya untuk menjelaskan apa yang ada di buku itu selama Lima menit buku yang kupilih cukup tebal kira kira sekitar Lima sentimeter.


lihatlah dia, di depan bukunya jelas ada judulnya


Lima menit berlalu dengan cepat dia mulai berbicara, gelagatnya sangat jelas menunjukkan bahwa dia tidak bisa, aku melempar buku paling tipis ke arahnya dan mengatakan lakukan hal yang sama lalu saat kusuruh dia menjelaskan hasilnya lebih baik dari yang pertama kali dia lakukan.

__ADS_1


"apa yang kau pikirkan saat pertama kali membuka buku itu"


"aku sering menanam berbagai jenis sayuran jadi saya mengetahui semua kelemahan dan juga kelebihannya, lalu saya tinggal membaca babnya saja"


"lantas kenapa kau tidak melakukan hal yang sama terhadap buku yang pertama kali kuberikan, kau tinggal dihutan selama ini apakah sesulit itu untuk menjelaskan tentang mana, manamu sendiri"


"maaf tuan"


"sebagai hukuman dalam tiga hari kau harus membaca satu rak buku lalu menulis ringkasannya"


"baik tuan"


"kita ke gudang penyimpanan teh sekarang"


"baik tuan"


dia sepertinya merasa tertekan karna aku menyuruhnya melakukan hal hal yang tidak akan pernah terfikirkan olehnya.


aku membuatkan berbagaI jenis Teh lalu memberitahukan manfaatnya sekaligus memberi tahukannya waktu yang tepat untuk menyuguhkannya memang terkesan cerewet tapi mau bagai manapun aku tidak bisa meminum sembarang Teh yang di suguhkan di waktu yang salah seperti perumpamaan suhu dan udara di suatu tempat sangat panas seakan akan membakarmu dan kau di suguhkan air mendidih sangat tidak cocok.


untuk tidak tidur selama tiga hari kurasa tidak akan ada masalah karna disini dan disana berbeda disini ada mana lalu lingkungan yang mendukung pekerjaan yang menumpuk itu akan sangat membantunya membunuh waktu sampai dia berhasil melewatinya kurasa satu bulan empat kali cukup untuk membuatnya terbiasa, bagaI manapun akademi bangsawan bukan tempat yang bisa bersantai sesuka hatI.


lalu aku percaya dia akan bisa melakukannya karna dia pionku yang berharga jika dia tidak bisa melakukannya dia tidak pantas bahkan untuk ku jadikan kelinci percobaan.

__ADS_1


__ADS_2