
kini aku harus menyelesaikan misi yang sistem berikan dan menggunakannya langsung, harusnya cella sudah menyadari kalau aku tidak ada di dalam kamar dan dia sedang mencariku sekarang yang harus kulakukan sekarang adalah menunjukkan diri dengan keadaan basah kuyup.
" oh ya ampun…tuan muda, saya akan menyiapkan air hangat sekarang dan tuan muda tolong lepas baju anda sekarang"
selagi cella memanaskan air dengan sihirnya aku mengganti bajuku dengan bathrobe atau bisa di sebut jubah mandi, tidak menunggu lama cella sudah menghangatkan air yang akan kupakai untuk mandI aku tidak melepas bathrobe ku saat aku berendam karna aku membenci luka di tubuh aneas asli dan aku tidak ingin melohatnya seumur hidupku lagi.
luka di tubuh aneas mengerikan dan berada di mana mana tapi luka itu berada di area yang tertutup seperti punggung, paha, dan telapak kaki itu yang meyakinkanku ada seseorang yang sengaja melakukannya dan tidak ingin orang lain mengetahuinya.
dan sepertinya aku sudah menemukan pelaku di balik semuanya, bermain denganku lalu pergi tidak akan ku biarkan tapI kurasa aku harus memikirkan cara untuk membalasnya lebih dari yang dia perbuat.
karna dia takut kakaku menyayangiku maka aku harus melakukan apa yang dia takutkan, ada dua hal kenapa dia takut kakaku menyayangiku pertama dia takut tidak bisa menggunakanku untuk menjadikan kakaku raja dan kedua dia takut perbuatannya ketahuan dan terkena dampak dari perbuatannya.
setelah kakaku menjadi raja lalu aku tiada dia akan berusaha membuat dirinya sendiri menduduki singgahsana lalu menjadi raja, kemungkinan kedua dari rencananya itu adalah kemungkinan terburuk dari semuanya kuharap dia tidak merencanakan itu, jika dia memang merencanakan itu maka semuanya akan berakhir di detik itu juga.
tidak ada gunanya memikirkannya sekarang yang belum terjadI dan itu hanya tebakanku, tebakanku tidak pernah benar selamanya ya kuharap seperti itu…tapi seumur hidupku tebakanku tidak pernah meleset, benar benar membuat air hangat yang kupakai untuk berendam tidak berefek apapun.
aku melepaskan bathrobe dan memakai pakain tidur, saat aku keluar kamar mandI cella langsung menyuguhkan teh hangat kepadaku.
aku tidak mengetahui apa efek dari teh hangat setelah terkena hujan mungkin untuk menghangatkan tubuh tapi manaku bukannya melindungi suhu tubuhku lalu untuk apa teh hangat.
"cella…aku ingin istirahat sekarang bisakah kau meninggalkan aku sendiri"
"baik tuan muda" dia menunduk sebentar dan kemudian pergi sebelum dia pergi terlalu jauh.
"cella, elf yang waktu itu kemana"
"dia berada dI ruangan itu tuan muda, karna dia mencoba melarikan diri jadi tuan duke mengatakan untuk mengurungnya di sebuah ruangan, jika tuan muda tidak ada yang di tanyakan lagi saya permisi"
" sistem tolong beritahu aku racun apa yang berada di dalam teh"
__ADS_1
[ arsenik ]
"aku benar benar akan mati jika meminum ini"
"arsenik tidak memiliki bau, bentuk, dan rasa jika tertelan. umumnya digunakan untuk keperluan pertambangan, dalam pertanian racun arsenik digunakan untuk bahan campuran membuat pupuk ataupun pestisida dan di kawasan itulah racun arsenik menjadi lebih tinggi dan berbahaya, racun arsenik tidak langsung membunuh tapi baru bereaksi sekitar tiga jam keatas setelah mengonsumsi nya, hanya satu orang yang memiliki pertambangan di kekaisaran ini marquees vanelton"
"marquees vanelton tidak akan melakukan hal ini karna seluruh keturunan asli yang menyandang nama vanelton mempunyai kebiasaan tidak mencampuri urusan orang lain entah itu kekaisaran maupun pihak pihak yang memiliki kekuatan, karna menurut mereka itu akan merugikan diri mereka sendiri tidak mendapatkan apa apa tapi membuang tenaga dan kesimpulannya hanya dua orang yang bisa melakukan ini eriel le vanelton dan ibunya relara el vanelton dalang dari kematian putra satu satunya marquees vanelton dan peningalan satu satunya azira istri yang dia cintai"
"lalu kenapa dia ingin membunuhku dengan teh yang berisi arsenik atau bisa disebut raja segala racun jika cella benar benar menghianatiku harusnya kue di samping teh ini juga memiliki racun yang sama mematikannya, kue ini sepertinya di buat dengan blackbery atau mulberry karna berwarna hitam, jika aku memakannya aku akan tau jenis racun apa yang berada di kue ini tapi aku tidak boleh gegabah dan memakannya, sistem periksa"
[ belladonna ]
"tanaman racun yang sering di jadikan obat, hah… aku hanya bisa pasrah dan tidak memakan sesuatu secara sembarangan lagi membalas seseorang dengan pangkat tinggi dan menghancurkannya aku memerlukan waktu yang cukup membuatku kesal dan karna cella menghianatiku haruskah aku membalasnya sekarang atau memanfaatkan nya sampaI aku tidak membutuhkannya lagi"
"ternyata benar dugaanku kau tidak sebaik yang orang lain kira" aku cukup terkejut dengan seseorang yang mendengar semua omonganku tapi rasa terkejutku ta bertahan lama karna aku sudah terbiasa menerima kejutan dunia, aku berbalik kearahnya menatap datar matanya dan memandang rendah dirinya.
dia terlihat menutupi sesuatu dan berpura pura tenang untuk menyembunyikan emosi aslinya, aku berjalan mendekat kearahnya tatapanku masih sama setiap langkahku seakan memberikan tekanan kepadanya, aku menarik kerah leher di bajunya sampai wajahku dan dia hanya memiliki sedikit jarak yang tersisa aku menjauhkan diriku dengannya jika aku dan dia tetap di posisi yang sama kuyakin dia akan mati karna kehabisan nafas.
"apakah kau kesini untuk memberikanku bunga di tengah malam seperti ini"
diam bisa juga di artikan iya atau dia ingin menolak tapi tidak bisa mengatakan nya.
"aku tidak bisa memberikanmu teh ataupun kue kau akan mati jika memakannya apakau ingin berendam dengan air hangat tapi hangatkan airnya sendiri aku tidak bisa menggunakan sihir" aku membuang semua kue dan teh yang cella siapkan untukku, untuk dia yang bodoh harusnya terpikir untuk membunuhku tapi bisa saja dia ingin membalas dendam kepadaku dengan keluarga vanelton, akan lebih baik jika semua bidakku tidak memiliki perasaan dan menjalankan perintah seperti sebuah keharusan.
"terima kasih tapi aku bisa menghangatkan diriku sendiri dengan sihirku, dan aku juga tidak menginginkan jamuan apapun…tapi, apakah kau selalu mengalami hal serupa"
"pikirkanlah sendiri, aku tidak memiliki keharusan untuk menjawap pertanyaanmu"
"apakah kau ingin melarikan diri??"
__ADS_1
"jika kubilang iya apakau akan membawaku kabur, jika kau memang ingin melakukannya maka kau harus menjadI kuat sekuat victor atau sekuat kakaku akan sia sia usahamu itu, percuma kau membawaku kabur jika kau tidak memiliki kekuatan untuk melindungiku, aku adalah salah satu pion penting untuk rencana kakaku karna itu kakaku tidak akan membiarkan aku pergi dari pengawasannya"
"memang apa yang kakamu rencanakan, kalihatan nya kakamu sangat menyayangimu bahkan kakamu berusaha mengabulkan keinginanmu yang bahkan hampir mustahil" entah ekting kakaku yang hampir sempurna atau dia yang terlalu bodoh sampai tidak menyadahi kenyataan yang kakaku sembunyikan, aku ingin memakinya dan mengatakannya bodoh tapi itu sama saja dengan secara tidak langsung aku mengatai diriku sendiri.
"dan kau juga terlihat bahagia bersamanya walaupun terlihat sedikit keraguan di dalam ekspresi wajahmu walaupun hanya sebentar dan mungkin tidak banyak orang yang menyadarinya, tapi ekspresi itu benar benar ada dan nyata kau sepertI mencoba mencegah apa yang sebenarnya kau inginkan kau takut itu akan terjadi"
"aku tidak bisa menyangkal jika kau melihat ekspresi itu padahal aku sudah berusaha agar aku tidak menampilkan ekspresi itu tetap masih kelihatan ya"
"bohong kau berbohong"
"aku untuk apa aku berbohong"
"setiap kata yang kau ucapkan itu bohong…kau hanya ingin mengakhiri ini dan larI kan, sebaik apapun kau berbohong kau akan meninggalkan celah"
"celah ya…untukku yang melakukannya dengan sempurna kau tidak akan pernah melihat celah itupun jika celah itu memang ada, aku malakukannya bertahun tahun aku membohongi diriku sampai aku merasa membenci diriku sendiri, aku melakukannya sampai rasanya aku bukanlah diriku, aku melakukannya sampai aku melupakan siapa, lalu…siapakau yang mengatakan aku memiliki celah"
"kau pengecut kau hanya berani berlari dan tidak ada niatan untuk melawan"
aku berlari, aku pengecut lalu apa kejadian kejadian yang aku alamI seumur hidupku lelucon, hinaan yang orang lain lontarkan untukku, tatapan merendahkan yang selalu kuterima apa itu ilusi, kejadian kejadian memalukan yang kualami yang direncanakan orang lain untukku apakah itu hanya candaan, semua yang kualamI itu apa.
"sebaiknya kau tutup mulutmu, kau bilang aku pengucut dan tidak berani malawan lalu perjuangan yang selama ini kulakukan itu apa…APA!!!"
aku meremas kerah bajunya, tatapanku bukan lagi merendahkan tapi tatapan amarah mataku yang berwarna biru lautan tapI tiba tiba berubah menjadI warna merah seperti apI yang membakar semuanya.
"apakau pernah berfikir sebelum kau mengatakan itu, apakau mengetahui betapa menderitanya aku hanya karna aku anak haram yang lahir dari sebuah kesalahan, apaku pernah berfikir sebelum mengatakan itu betapa tersakitinya aku dengan tatapan tidak suka dari semua orang yang ingin kudapatkam kasih sayang dari mereka, pernahkah kau berfikir sebelum mengatan itu,semua yang kurasakan sekarang apakah itu sebuah candaan, kau bilang aku pengecut jika kau benar benar ingin aku melawan maka baik aku melawan lihatlah baik baik perlawana dariku secara perlahan, sekarang keluar dari kamarku" setelah aku mengatakan itu dia berjalan perlahan keluar dan menutup pintu.
[ ekting anda sangat bangus tuan terlihat seperti nyata ]
"bukan raizell namanya jika ektingku tidak terasa nyata"
__ADS_1
[ lalu apa yang akan tuan lakukan sekarang, waktu tuan terbatas ]
"aku mengetahuinya, dia akan menjadi sekutuku sebentar lagi dan jadilah pion yang sempurna untuk rencanaku selanjutnya, akademi bangsawan benteng pertahanan terakhirku lalu sebentar lagi tunggulah sebentar lagi pion ku selanjutnya reinzo sang Alchemist"