
tunggu tunggu aku seperti melupakan sesuatu yang sangat penting sekarang tapi apa…mungkin aku akan mengingatnya setelah aku berbelanja.
tidak membutuhkan waktu lama aku menghabiskan empat menit berbelanja di toko sistem secara berutal semua permintaan yang di berikan sistem kugunakan untuk menambah waktu belanjaku alih alih menggunakannya untuk nanti.
yang di pikiranku sekarang nanti ya nanti, Lagian bergikir menebak yang akan terjadi kedepannya tidak akan benar seluruhnya, bergantung dengan alur cerita yang alurnya sudah ku hancurkan seperti aku menggantung diriku sendiri di atas seutas tali yang putus kapan saja.
melelahkan berbelanja, aku hampir membeli seluruh yang sistem jual untukku tampa aku mengetahui kegunaannya atau tidak tapi yang kuyakini itu akan berguna pada saatnya tapi aku tidak tau kapan.
"Ron, aku mau minum tapi bukan Teh"
"baik tuan"
aku ingin meminum Teh tapi aku sudah minum berbagai macam Teh hari ini, jika Ian ada disini mungkin dia sudah memarahiku dan mengatakan "bermimpilah meminum Teh di mimpimu itu tidak akan mempegaruhi tubuhmu, kau terlalu minum banyak macam teh hari ini walaupun Teh baik untuk tubuh tapi jika kau memimnya seperti itu itu akan berbalik menyerang tubuhmu, hargailah tubuhmu karna kau cuman jiwa yang menumpang untuk tetap hidup di tubuhmu", mari lupakan dia karna mengingatnya tidak menguntungkanku.
tiba tiba aku teringat batas waktu menyelesaikan misi untuk menjadikan elf sekutuku itu tidak memiliki batas waktu, jadi kecemasanku tadi yang membuang banyak energiku membuatku berendam berjam jam tampa melakukan apapun itu semuanya untuk apa dan semuanya berakhir sia sia.
karna sistem yang selalu memberiku misi aku sampai lupa misi apa yang harusnya di selesaikan sekarang dan bisa nanti beru di selesaikan atau mungkin pikiranku yang berada dalam keadaan kacau. entahlah, aku tidak ingin memikirkan apapun sekarang aku sangat kelelahan.
"tuan muda ini, saya membawakan air putih untuk Anda"
"hmmm" aku meminumnya sampai tidak tersisa dan langsung berbaring di tempat tidurku.
"tuan, sepertinya anda memiliki banyak pikiran".
"Kapan kau menyadarinya"
"aneh saja tuan yang selalu minum Teh sekarang ingin minum minuman lain, lalu tuan terasa ingin tidak memikirkan sesuatu tapi otak tuan terus berputar karna itu. saya tidak akan menyadarinya jika bukan karna tuan menunjukkan gelagat aneh karna tuan pandai sekali untuk berpura Pura"
.
"kau membacanya lewat ekspresi Ku"
"tidak, tuan terlihat seperti biasanya tuan yang malas jika tidak mau melakukan sesuatu, tuan yang akan merengek ingin permintaan anda dipenuhI, tuan yang tertawa seakan akan semuanya berjalan sesuai kendali tuan, dan tuan yang…kesepian seakan akan tuan baru saja meninggalkan sesuatu yang berhaga"
__ADS_1
"dimana aku terlihat seperti meninggalkan sesuatu yang berharga kurasa kau punya alasan kuat untuk mengatakan itu, jadi apa alasan itu???. jika aku baru saja meninggalkan sesuatu yang berharga aku tinggal berbalik kan"
"karna mata tuan berbicara semua yang tuan simpan, mungkin tuan sangat pandai berpura pura dan meyakinkan seseorang dengan mata tuan untuk melakukan sesuatu yang tuan rencanakan tapi sehebat apapun tuan masih memiliki celah untukku mengetahui semuanya dan itu detak jantung tuan"
"kau bisa mendengarnya"
"tentu, sedari awal aku tau tuan tidak sebaik yang tuan tunjukkan, aura tuan berwarna hitam pekat itulah kenapa aku berfikir bahwa tuan memiliki segalanya walaupun tuan berprilaku buruk sekalipun karna tuan masih hidup setelah melakukan sesuatu yang sangat jahat sampai menghasilkan aura hitam pekat, lalu kata kata tuan detak jantung tuan mengatakannya seseorang yang berbohong pasti mempengaruhi detak jantungnya"
"lalu…kurasa masih ada hal yang ingin kau katakan kepadaku"
"kurasa tuan tidak menghargai apa yang tuan miliki sampai menginginkan hal hal yang mustahil untuk tuan hujutkan, saya mengetahuinya bahwa tuan tidak bisa peraya pada siapapun dan tidak ingin menaruh perasaan sedikitpun kepada orang lain, masa lalu apa yang tuan alamI sampai tuan harus berfikiran seperti itu"
"bukan urusanmu…lalu kau tidak ada hak untuk mengurusi kehidupan masa laluku"
"tuan menghindar…tuan sangat sangat berusaha untuk lari dari keadaan yang sekarang, sebenarnya kenapa" matanya menyiratkan kesedihan lalu cella masuk kembali ke dalam kamarku, mengobatiku secara perlahan dalam waktu itu hanya kesunyian yang memenuhi ruangan.
"tuan muda, luka anda sudah saya obati dan mungkin untuk hilang sempurna luka anda mustahil dan satu satunya cara agar luka anda hilang sepenuhnya tampa meninggalkan bekas luka itu dengan anda menyembuhkan diri anda sendiri, mana anda sangat banyak di takutkan jika seseorang memasukkan mana walau untuk tujuan penyembuhan sekalipun akan menyebabkan bentrokan yang berakhir ledakan, luka anda hampir seluruhnya tertutup sempurna dan untuk luka bakar itu mulai membaik"
"baik, cella kau bisa menyiapkan bajuku sekarang lalu bawakan seseorang yang bertanggung jawap untuk wewangianku"
cella kembali meninggalkan kamarku yang membuat situasi menjadi lebih sunyi, aku menyukai situasi ini sunyi dan tenang yang membuatku bisa berfikir jernih sekarang menurut informasi dari kehidupanku dahulu elf tidak memiliki pendengaran setajam itu, lalu jika dia memang memilikI pendengaran itu seharusnya sekarang dia tidak berada di sini karna pendengaran nya bisa membantunya untuk melarikan diri sebelum di tangkap oleh kakaku.
"tuan, bolehkah aku membuat permintaan"
"lakukan"
"bolehkan tuan memakai kalung ini"
"kalung ????, seperti apa"

dia mengeluarkan kalung darI kantongnya.
__ADS_1
"aku sudah memakai kalung dan aku tidak akan melepaskannya, tapi aku akan menyimpan punyamu"
"terima kasih tuan, tapi kalung apa itu"
"kenapa, itu bukan urusanmu"
"maaf tuan"
"taapa hanya pemberian seseorang, jika dilihat lebih jelas kalungmu bercahaya dan Itu mengandung sihir perlindungan, kau tidak perlu melakukannya"
"apakah tuan tidak menyukainya???"
"aku sudah sering menerima hadiah sampai aku bosan dan hadiahmu menurutku tidak berarti apapun untukku karna kau bukan orang yang spesial dihatiku dan posisimu tidak sepenting yang kau bayangkan, jika kau pergi itu tidak akan mengubah apapun"
setelah aku mengatakan itu suasana kembali sunyi bahkan mungkin lebih sunyi sampai cella kembali dengan seseorang dibelakangnya, lalu dia menyerahkan botol parfum aku menciumnya sebentar dan langsung membuangnya.
"buat lagi dan cepat waktuku tidak tersisa banyak jangan sampai aku yang turun tangan hanya untuk wewangianku, aroma itu terlalu kuat dan aku tidak menyukainya lalu aku mau kau yang melakukannya sendiri bukan orang lain jika ini terjadi lagi aku benar benar tidak akan memaafkanmu, aku paling tidak suka kata kataku dibantah di belakangku"
"baik tuan muda" setelah mengatakan itu dia pergi keluar ruangan aku menatap punggungnya jengah.
"tuan muda, ada apa dengan wanginya menurutku wanginya pas untukku"
"pas untuk hidung mu, tapi tidak untuk hidungku yang sensitive itu terlalu kuat untukku itu bagaikan aku memakan sesuatu yang manis secara berlebihan dan aku mau mengerjakannya bukan orang lain"
"tuan muda, kenapa anda bisa tau kalau yang mengerjakan bukan dia"
"karna tangannya tidak beraroma apapun dan jika dilihat bagimanapun juga tangannya terlalu bersih untuk mengerjakan apa yang aku perintahkan, lalu dari ekspresi nya meyakinkanku lebih dari apapun bahwa dia tidak melakukannya"
"tuan muda bagaimana dia bisa menyelesaikannya dengab waktu sesingkat ini"
"itu hukuman untuknya"
"tuan muda…kalung ini apakah anda ingin memakainya"
__ADS_1
aku mengambil kalung pemberian Ron kepadaku dari tangan cella dan memasukkannya kedalam saku lalu berjalan keluar dari kamarku dengan diikuti asisten pribadi baruku Ronald elf campuran yang terbuang.