Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis

Menjadi Adik Kesayangan Sang Antagonis
yang salah akan tetap salah


__ADS_3

sudah beberapa menit setelah dia membantai orang yang ingin membunuhku dengan kertas yang berisi tulisan tulisan penting akademi dan baru kuselesaikan sebelum tidur, beberapa mayat bergeletak di dalam ruang kerja dengan darah yang berceceran dimana mana sedangkan dia yang wajahnya sudah berlumuran darah menatap datar mayat di depannya tampa menyadari bahwa aku sedari tadi mengawasi gerak geriknya saat dia menyadari akan tatapanku dia berprilaku canggung di depanku.


"bereskan"


"apa?!" itulah respon yang dia berikan kepadaku dengan tatapan bingung meminta penjelasan dan aku menjawapnya dengan melihat lihat beberapa berkas yang sudah basah dengan darah dan dari sebagIan berkas itu adalah berkas berkas penting.


"tugasku hanya melindungimu bukan untuk memperbaiki pekerjaanmu dan manamu banyak kau bisa menggunakan sihir untuk berkas berkas itu"


"jika seseorang yang menyebabkannya kenapa aku yang harus membereskannya dan posisi mu tidak sepenting itu sampai aku harus mengeluarkan tenagaku untuk membereskannya memang benar tugasmu hanya melindungiku tapi tugasku tidak untuk membersihkan kekacauan yang kau buat, bertanggung jawablah sampai akhir"


"jadi aku harus melakukannya"


"jika kau tidak mau tidak masalah denganku tapi aku tidak bisa menjamin tidak ada yang akan terjedI pada tubuhmu, ingatlah kontrak yang Kita buat hanya menguntungkan satu pihak dan pihak itu ada dI sampingku"


"aku sudah menjaga ketua achlys untuk waktu yang lama dan ini pertama kalinya aku di perlakukan sepertI ini"


"maka kau hanya harus bersabar selama tiga tahun, dan setelah tiga tahun kau akan bisa bertindak sepertu sebelum kau bertemu denganku, lagian kau juga tidak akan mengingat apapun tentangku kau hanya akan mengingat bahwa kau pernah menjagaku"


"kenapa kau bisa berkata begitu"


"karna sebelum aku melepaskan masa jabatanku aku akan meminta seseorang menghapus ingatanmu tentangku"

__ADS_1


"kenapa, berI aku alasan masuk akal kenapa kau sampai akan bertindak sejauh itu"


"karna tidak akan ada hal baik jika kau mengingatku, kau akan mengetahuinya setelah tiga tahun dan dengan begitu kau akan dengan sendirinya meminta untuk membuatmu melupakanku"


"apakah kau akan meninggalkan kenangan paling buruk untukku, asal kau tau aku dihidupkan dari jiwa seseorang dan dari jiwa mereka aku mengetahui banyak kenangan buruk yang mereka simpan untuk diri mereka sendiri sampai saat kematian mereka, mereka masih bertahan dan menganggap kenangan itu adalah sebuah tempat menempa diri mereka sendiri walaupun ada beberapa orang yang ingin melupakan kenangan buruk itu tapi ada juga beberapa orang yang memilih untuk hidup dengan kenangan itu, sepertI kau" aku hanya tersenyum menanggapi perkataannya aku memang hidup dengan kenangan buruk itu tapi bukan berartI aku terbiasa dan tidak merasakan apapun, Saat aku mengingat kenangan itu rasa sakit yang kurasakan waktu kejadian itu belum menjadi kenangan seakan mengikuti, tidak mudah hidup dalam kenangan buruk dan aku hanya tidak ingin seseorang yang melindungiku selama tiga tahun kedepan akan mengalami apa yang kualami karna aku tidak ingin berhutang apapun kepadanya.


"ambilkan aku pipa"


"tiba tiba, kau bahkan belum cukup umur untuk menggunakannya menurut hukum kekaisaran yang dihuni manusia seseorang baru boleh menggunakan pipa atau merokok itu saat berumur delapan belas tahun, setahun setelah mereka melewati acara kedewasaan, apakah hukum itu sudah berubah? padahal hukum itu sangat bermanfaat menurutku"


"hukum itu masih ada hanya saja aku tidak terlalu malas untuk menunggu selama itu, lagian selama aku menjalankan tugasku dengan benar aku diperbolehkan melakukan apapun"


pintu terbuka yang memperlihatkan Ron yang membawa makanan di tangannya saat dia pertama kali memasuki ruangan dia batuk ringan dan mengibas ngibaskan tangannya, menyadari sesuatu dengan cepat dia berjalan ke arahku merebut pipa di tanganku melihat responku yang seperti tidak terjadi apa apa membuat amarahnya naik dari ekspresi yang dia tunjukkan.


"tuan bisakah anda mengontrol diri anda sendiri anda sudah tidak memakan apapun dan sekarang anda melakukan hal yang sangat tidak baik untuk kesehatan"


"aku tidak akan mati hanya karna itu jadi berhentilah"


"tuan memang bukan perokok aktif dan tuan hanya melakukannya saat ada kesempatan tapi tuan bisakah tuan menguranginya sangat tidak baik untuk kesehatan tuan walaupun itu tidak membahayakan…"


"baiklah baiklah aku akan berhenti sekarang aku akan berjalan jalan sebentar dan untuk makanannnya kau bisa memakannya aku tidak akan kembalI jadi istirahat lah lebih awal dan jangan berfikir untuk menungguku" karna suasana hatiku entah kenapa sangat memburuk aku dengan cepat keluar dan berjalan jalan tampa tujuan, akademi cukup sepi tidak ada siapapun yang berlalu lalang di malam hari dan kalaupun ada mereka akan sibuk dengan kegiatan masing masing atau tepatnya untuk menyiapkan acara semaksimal yang mereka bisa.

__ADS_1


entah karena tiba tiba aku teringat dengan satu part dari novel yang kumasuki dimana sahabat baik pemeran utama berkhianat dan dibunuh oleh kakaku di akademi ini dimana saat akademi sedang mengadakan acara aku sempat kagum dengan pemandangan yang di dekskripsikan oleh novel itu tapi sayangnya tempat itu berakhir dengan tragedy, karna penasaran aku menuju tempat itu saat aku berada di sana berbagai tempat di akademi bisa kulihat cahaya dari lampu yang seperti kunang kunang membuatku terpana dengan berbagai tempat tempat yang disinarI bulan membuat ku melupakan kenyataan pahit sebelum notifikasi sistem menyadarkanku.


[ apakah tuan menyukai tempat ini ]


"tidak penting bagiku menyukainya atau tidak karna pada dasarnya pemandangan ini bukan untukku" Saat aku berbicara dengan sistem seseorang mengahampiriku rambutnya berwarna coklat yang disinari dengan sinar bulan membuatnya terlihat sangat menawan di tambah dengan matanya yang berwarna hitam walaupun itu bukan perpaduan yang cocok entah kenapa dia terlihat sangat cantik.


"apakah kau juga berfikir bahwa aku cantik walaupun aku adalah seorang lelaki jika kau berfikir sepertI maka bercerminlah di depan kaca kau lebih cantik dariku" dia berjalan melewatiku melihat ke bawah dan kemudian memandang langit yang di penuhi dengan bintang.


"aku merasa sangat aneh mendengar kau mengatakan itu dan ini bukan tempat yang banyak di ketahui orang lalu harusnya kau mempersiapkan acara clubmu kan"


"sebelum kau bertanya tolong jawablah dulu pertanyaanmu"


"aku mengetahuinya karna aku tau dan aku tidak perlu mempersiapkan apapun untuk acara itu"


"aku mencium sesuatu seperti… apa kau menggunakan pipa"


"jika kau mengetahuinya kenapa kau bertanya"


"entahlah, mungkin aku hanya memastikannya saja karna tidak biasanya seseorang yang belum cukup umur menggunakannya"


"aku dalam kondisi yang buruk beberapa waktu lalu dan aku kesini hanya untuk menenangkan diriku, sebelum keadaanku membaik seseorang sudah mengambil pipa itu jadI aku hanya bisa berjalan jalan untuk membuat keadaanku lebih baik"

__ADS_1


__ADS_2