Menjadi Nona Yang Jahat

Menjadi Nona Yang Jahat
dunia baru


__ADS_3

byurr!!


Seember air di siram pelayan kepada seorang gadis yang tengah tergeletak di lantai tak berdaya


"ayo bangun,nyonya sudah menunggumu dasar tidak berguna!!"ucap pelayan itu bertolak pinggang


Dengan perlahan gadis itu akhirnya membuka mata kemudian bangkit dengan tertatih merasakan tubuh yang perih penuh luka,


"ta-tapi aku sangat lapar, aku belum makan dari kamarin oliv"ucap gadis itu lemah sambil menundukan kepala takut pada seorang pelayan yang seharusnya melayaninya


Dia adalah ariestha putri tertua dari keluarga duck fareday keluarga bangsawan yang di segani banyak kalangan, namun semenjak ibunya meninggal dan ayahnya menikahi wanita yang bernama elizabet kehidupannya berubah, karena pisiknya yang lemah dan tak pandai bicara elizabetpun dengan mudah menjatuhkan namanya dan membuat ayahnya membencinya dengan berbagai macam cara,


"aku tidak peduli,cepat jalan !"bentak pelayan itu seraya menendang kakinya, membuat ariestha kembali menangis menatap bekas pelayan yang dulu sangat di sayangi oleh mendiang ibunya itu


"kau ini, berani menantangku ya!"ucap pelayan itu tersenyum smirk mengangkat dagu ariestha


Plak!!


Brug!!


Tamparan keras mendarat di pipi ariestha itu hal biasa ia dapatkan selama tiga tahun terakhir bahkan terkadang cambukan juga tak lepas ia rasakan hanya karena ibu tirinya kesal pada sang ayah, tetapi kali ini karena tubuhnya benar-benar tak bisa menahan semua siksaan lagi ia pun akhirnya terjatuh


"apa yang kau lakukan, cepat bangun"ucap sang pelayan menendang-nendang tubuh kurus ariestha


"hei!,dasar gadis sialan"pelayan itu mengambil besi yang berjejer di dekatnya kemudian dengan tanpa belas kasian memukul kepala ariestha dengan keras, secara otomatis darah segar mengalir keluar membuat pelayan itu sadar dengan apa yang ia lakukan


"apa yang kau lakukan padanya oliv!"ucap elizabet yang baru datang kemudian terkejut melihat ariestha yang tak sadarkan diri dipenuhi darah


"ampuni aku nyonya aku hanya menyiksanya sedikit, tetapi tanpa sadar aku lepas kendali"ucap oliv lemah sambil menunduk dalam


Plak!


"dasar tidak berguna,aku membiarkanmu menyiksanya bukan membunuhnya, cepat singkirkan mayat itu"ucap elizabet menatap tubuh ariestha jengah kemudian pergi


Sedangkan pelayan itu bersingngut mendekati tubuh ariestha dan menarik tubuh itu dan memasukan ke dalam karung, kemudian memanggil beberapa lelaki untuk membawanya kehutan

__ADS_1


"dasar gadis tidak berguna sudah matipun kau masih saja merepotkan ku"ucap Oliv kesal menatap karung berisikan Ariestha


"nyonya kalau boleh tau apa sebenarnya yang Kami bawa tadi, kenapa bentuk nya mirip dengan tubuh manusia"tanya salah seorang lelaki yang mengangkut tubuh Ariestha tadi


Oliv tampak terdiam sejenak mendengar pertanyaan itu, kemudian sudut bibirnya tertarik memikirkan rencana jahatnya


"apakah kalian tau yang kalian bawa itu adalah mayat dari nona tertua dari tuan duck"ucap Oliv tersenyum


"maksud mu nona Ariestha?"tanya lelaki itu lagi sedikit mundur karena terkejut


"tidak perlu takut, apa kalian tidak mau bersenang-senang dengannya?"ucap Oliv menatap para lelaki itu dengan senyum smirk


lelaki itu tampak saling tatap, kemudian kembali menatap Oliv


"tapi dia sudah menjadi mayat, kami tidak tertarik menikmati nya!"ucap salah satu dari mereka membuat Oliv kesal


namun tiba-tiba gadis itu membuka mata dan dengan susah payah keluar dari dalam karung


"agghh!"


ariestha memegang kepalanya yang terasa sangat sakit


"nona cantik biarkan kami merawatmu, jangan menolak Lo"ucap para lelaki itu di ikuti Tawa mereka yang menggema


salah satu dari mereka langsung menerkam gadis itu dengan buas, sehingga ariestha yang masih sangat pusing itu langsung saja di tindih oleh lelaki itu,


"brengsek!!"gadis itu kemudian membuka mata menatap lelaki itu dengan tatapan tajam, kemudian tangannya mengambil kayu yang ada di sampingnya


bruagg!


lelaki itu langsung tak sadarkan diri tepat di atas tubuhnya, dengan cepat ia menyingkirkan tubuh lelaki itu kemudian menginjak kepalanya dengan keras


"siapa kalian berani sekali melakukan ini padaku!!"ucap Ariestha dingin sehingga auranya mendominasi


para lelaki yang lain malah tertawa renyah mendengar ucapan ariestha bahkan mengejeknya

__ADS_1


"ayolah nona jangan terlalu banyak mengeluarkan tenaga, kami takut jika nanti kau tidak mampu memuaskan kami semua!"


"beraninya!"ucap Ariestha mengepalkan tangannya kemudian dengan langkah besar mendekati mereka dengan amarah


brakhg!


bruagg!


perkelahian akhirnya tak terelakkan walaupun pertarungan itu jelas tak seimbang tetapi hal itu bukankah hal yang sulit bagi gadis itu


"sekarang siapa yang kau sebut tidak bisa memuaskan ,hah"ucap Ariestha menekan kepala lelaki yang sudah hampir mati itu


"am-ampuni aku non-nona"ucap lelaki itu


sedangkan ariestha hanya tersenyum remeh kemudian dengan Tampa ampun menusuk perut lelaki tadi dengan kayu tumpul sampai mati


hal itu di lihat oleh Oliv sehingga wajah perempuan itu berubah menjadi pias karena terkejut bukan kepalang


"apa yang kau lakukan Ariestha, kau membunuhnya, aku akan mengadukan nya pada nyonya dan kau pasti akan kembali di hukum dengan berat!"ucap Oliv dengan gemetar dan menjauhi gadis itu


"kau itu hanya seorang pelayan, jadi bertingkahlah seperti pelayan"ucap Ariestha menatap tajam oliv membuat pelayan itu menelan Salivanya


"kenapa aku harus mendengarkan nona tidak di anggap dan tak berguna sepertimu!!"ucap pelayan itu, membuat ariestha menjadi tertawa geli


"aku paling tidak suka dengan pembangkang!"ucap Ariestha berjalan mendekati Oliv dengan perlahan


"jangan mendekat!"teriak Oliv ketakutan


"oh ternyata kau takut ya!"ucap Ariestha tersenyum smirk kemudian dengan cepat menarik rambut Oliv sehingga perempuan itu meringis kesakitan


"lepaskan!"bentak Oliv masih mencoba melepaskan diri tetapi dengan Tampa ampun ariestha mencekik wanita itu sampai mati


"sebenarnya aku ada di mana, harusnya aku ada di kamarku saat ini,apakah aku berpindah dimensi"gumang ariestha


"tapi jika memang benar, tubuh ini benar-benar payah"lanjutnya kemudian berjalan keluar dari hutan itu masih dengan memegang kepala yang masih terasa sakit

__ADS_1


saar ia hampir keluar dari dalam hutan tiba-tiba ada sebuah anak panah melesat kearah nya untung secara reflek ariestha memiringkan kepalanya sedikit dan bisa menghindarinya


"siapa!!"teriak ariestha dengan kesal mencabut panah yang tertancap di salah satu pohon dan mematahkan nya


__ADS_2