
"aresha.."teriak antony saat melihat wanita itu memasuki kafe hingga membuat pelanggan lainnya menoleh kearah mereka
jhonatan meliriknya dengan kesal sedangkan Lelaki itu terlihat cengengesan
aresha mendekat kearah mereka dengan gayah anggun dan lembut hingga membuat mereka berdua tercengang
'apakah dia masih aresha yang kita kenal'bisik antony kepada Jhonatan reflek
"apakah aku terlalu lama? "ucap aresha kemudian duduk di salah satu kursi di antara mereka, dengan tenang
"tidak juga, tapi kau tampak berbeda dengan gayah rambut mu yang sekarang, cantik! "tanya antony memperhatikan aresha dengan seksama
Aresha memakai dres berwana hitam blink blik yang menapilkan bentuk tubuh, serta rambut yang biasnya sepanjang punggung sekarang di potong hingga hanya sebahu saja
"jadi aku yang dulu jelek? "ujar aresha dengan tatapan lekat
"hei kau menjadi sangat menyebalkan sekarang aresha, dulu kau hanya tersenyum dan malu-malu sekarang kau malah membuatku malu"ucap antony membuat aresha tertawa, sedangkan jhonatan masih dengan setia diam sambil menatap mereka
"benarkah, bagimana menurutmu apakah itu benar natan? "ujar aresha menatap jhonatan dengan alis bertaut
'aku harus kembali membangun hubungan baik dengan lelaki ini, karena dia sangat berpengaruh di dunia bisnis, dan tentu ia pasti bisa membantu ku nanti' batin aresha
"menurutku kau tetap cantik dari dulu sampai sekarang"ujar jhonatan hingga aresha sedikit terkejut
__ADS_1
'ku pikir ia akan menjawab singkat, tidak ku sangka ia akan berbicara begitu manis' lagi-lagi areha berbicara dalam hati
"wah akhirnya aku dapat Melihat lagi senyum indahmu itu jho, setelah sekian lama akhirnya ada keajaiban"ujar antony membuat senyum dari bibir jhonatan memudar begitu saja
"oh, semumnya begitu mahal? astaga"tanya aresha meledek yang hanya di acungi jempol oleh antony karena ia tau jhonatan pasti sedang marah padanya
" aku hanya memberikan apa yang menurutku pantas saja," ucap Jhonatan membuat aresha dan antony menoleh secara bersamaan Hingga suasana menjadi canggung
namun di tengah kecanggungan berat di antara mereka bertambah karena setelah berbicara tadi jhonatan kembali diam dan membuat antony dan areha kikuk telpon aresha berbunyi hingga membuat Aresha menjauh dan menerima panggilan tersebut
"aresha apa maksudmu menggantikan posisi ku di perusahaan!"suara william berteriak di seberang sana
"memangnya itu masalah besar, bukankah kau hanya turun satu tingkat kenapa begitu marah"'ucap aresha sambil tersenyum
"aku tidak mengangkat orang lain sayang, karena akulah CEO barunya apakah itu salah ? aku bosan berada di rumah terus tau"tanya aresha dengan nada manja
"apa?!, kau!, ken-kenapa tidak membicarakan hal ini terlebih dahulu padaku, kita ini suami istri kan kenapa kau begitu sesukamu aresha..! "suara william begitu terkejut membuat aresha tertawa walau tanpa suara
kemudian aresha mematikan sambungan telpon tersebut tanpa mempedulikan rengekan william,
"anjing yang tidak patuh sudah seharusnya di singkirkan bukan? "gumang aresha dengan senyuman smirk
"anjing tidak patuh,hem kata-kata yang pedas"ucap seseorang membuat aresha menoleh dengan cepat
__ADS_1
"kau! "ucap aresha terjejut
"kau mengikutiku? "ucap aresha waspada
"aku tidak merasa begitu "ucap jhonatan singkat tanpa dosa membuat gadis itu mencebik
"ah, sudalah aku ada urusan aku harus segera pergi"ucap Aresha malas
namun tanganya di cekal oleh jhonatan hingga langkahnya tertahan
"bicaralah apakah kau benar-benar mencintai william, aresha?"ucap jhonatan dengan tatapan menyelidik
'apa-apaan ini apakah laki-laki ini ada kepribadian gandai'batin aresha
"pertanyaan macam apa itu natan, kau aneh dia suamiku"ucap aresha berusaha melepaskan cekalan lelaki dingin itu namun tangannya malah di cekal dengan lebih kuat lagi setelah mendengar jawaban itu
"aku hanya ingin tau prasaanmu, itu saja, bicaralah aresha"ucap jhonatan serius hingga membuat aresha mendesah pelan ia sedikit terganggu dengan pertanyaan-petanyaan itu
"jangan bertanya lagi, ini pernikahan bisnis apakah menurutmu cinta termasuk di dalamnya"ucap aresha dengan kesal
"tapi aku meresa kau mencintainya"ucap jhonatan mendekatkan wajahnya ke aresha mendominasi
"hah"
__ADS_1