Menjadi Nona Yang Jahat

Menjadi Nona Yang Jahat
sahabat kecil


__ADS_3

"aresha! "panggil seseorang membuat wanita itu menoleh dan tersadar dari lamunannya


lelaki itu Langsung mendekati dan memperhatikan aresha dengan dalam


'dia adalah antony shillei sehabat kecil pemilik tubuh asli nona'jelas plapu


'diamlah, aku tau karena semua kenangan pemilik asli masih terekam nyata di ingatan'batin aresha sehingga plapu langsung menghilang karena tidak di butuhkan


"siapa kau! "ucap william dengan nada ketus


"antony kapan kau pulang? "tanya aresha dengan senyuman


"berhenti tersenyum dengan jelek,padahal kau sedang sakit, apa yang terjadi hah! "ucap antony dengan kesal


"apa suami mu ini sangat tidak becus menjagamu sampai-sampai kau sakit!"crocos laki-laki itu menunjuk wajah william


"heh apa-apaan kau ini, apa kau tidak tau aku siapa!"bentak william tidak terima


antony memdekati william dengan tatapan tajam, sehingga membuat lelaki itu sedikit mundur, karena secara tubuh antony lebih besar dan tinggi dari pada william


"aku tau kau Ceo grub Li william sento, itu semua karena kau menikahi aresha Li, kalau tidak apakah kau masih akan memiliki kehormatan yang demikian? "ucap antony membuat tangan william mengepal


"antony sudah cukup,"ucap aresha membuat antony menoleh, kemudian menjauhi william dengan decihan


"kami ingin bicara berdua, tolong kau keluarlah william! "lanjut aresha membuat lelaki itu cercengang


karena selama ini aresha begitu memujanya bahkan selalu memaafkan setiap kesalahan bahkan tingkah tidak tau dirinya tanpa syarat dan hal itu juga yang membuatnya besar kepala bahkan angkuh atas aresha karena ia yakin kalau wanita itu tidak akan mampu berpisah darinya


karena itu keinginan aresha kelaki itu akhirnya menuruti saja dan keluar


"kenapa pulang dengan buru-buru antony"ucap aresha menatap lalaki itu dengan intens

__ADS_1


"bagaimana kau tau jika aku buru-buru "tanya antony heran


"pakaianmu kusut, bahkan rambutmu berantakan setauku kau itu sangat ferfexionis tidak mungkin mau menerima hal yang tidak sempurna seperti ini kalau tidak sedang terburu"jelas aresha santai


"ais..kamu tau aresha aku saat itu sedang tidur tiba-tiba teman keparatmu itu tiba-tiba menelponku mengatakan untuk segerah terbang kenegara X, karena ada hal penting dan kau tau itu hal penting yang ia maksud adalah menjatuhkan saham prusahaan sento ais.. benar-benar menyebalkan, padahal kau tau kita bisa menjatuhkan harga saham suatu prusahaan dari jauh bukan? "ucap antony panjang lebar


"maksudmu jhonatan?"tanya aresha penuh selidik


"iya kau tau sendiri kan dia paling membenci suamimu itu, aih.. ku harap kau tidak marah kali ini aresha aku janji aku akan kembali membujuknya"ujar antony memelas


"sebenarnya aku tidak masalah akan hal itu antony,malah aku senang karena ini artinya william sento sepenuhnya ada di dalam kendali ku"ucap aresha dengan senyuman manis


"ap-apa? "antony terkejut bukan main, karena setaunya aresha sangat mencintai william hingga jika ada hal yang buruk terjadi seperti ini ia akan marah besar


"sebenarnya aku punya rencana untuk kembali memimpin grub Li sendiri karena aku merasa bahwa suamiku itu akan berhianat"jelas aresha membuat antony terdiam memikirkan sesuatu


.


.


.


jhonatan hanya diam namun alisnya terangkat tanda ia penasaran, begitulah Lelaki itu sangat jarang berbicara bahkan dengan sahabat dekatnya antony, ia hanya terdengar sedikit cerewet Jika Bersama dengan aresha karena menurut nya gadis yang sedari kecil berteman Dengan nya itu sangat ceroboh hingga ia akan selalu ada di dekatnya jika sewaktu-waktu ada hal yang Terjadi


"dia tidak marah dengan tindakan mu kali ini, dan ia bilang ingin mengambil alih grub Li, karena ia merasa suaminya akan berhianat, bukankah itu gila"ucap antony dengan antusias


"itu bagus, karena memang itu ya akan terjadi "ucap jhonatan senang terlihat dari sudut bibirnya yang tampak terangkat sedikit


antony hanya diam memperhatikan mimik wajah jhonatan


"aku penasaran kenapa kau sangat sensitif jika menyangkut soal Aresha? "ucap antony dengan senyuman tapi tatapan yang menguliti

__ADS_1


"dia sahabat kita sejak kecil, apa kau lupa"ucap jhonatan dingin


"tapi aku merasa kau memiliki angan-angan lain tentang dirinya jho"lagi-lagi antony kembali melayang kan pertanyaan intogasinya


jhonatan diam menatan antony dengan implusif, sehingga antony salah tingkah


"hei jangan menatapku seperti itu, Apakah kau tidak khawatir kalau aku akan mencintai mu,dengan wajah mu itu bisa-bisa aku belok"ujar antony di ikuti dengan candaan yang menyebalkan bagi jhonatan


"tutup mulut bau mu itu!"ucap jhonatan kesal


"apakah bau, padahal aku baru minum kopi"ucap antony membuat jhonatan melotot


akhirnya antony tergelak, karena lagi-lagi ia dapat membuat jhonatan lelaki dingin itu emosi karenanya


"apakah kita harus mengundang aresha kemari jho? "ucap antony setelah menyeka air di sudut matannya karena terlalu lama tertawa


sedang jhonatan langsung mengalihkan pandangan nya dari laptop mendengar penuturan antony


"kalau begitu aku akan segera pergi "ucap jhonatan


"kenapa bukankah dia kali ini tidak marah padamu"tanya antony


"kau tidak ingat bagaimana hubungannya kami terahirkali,"ujar jhonatan hendak bangkit namun di tahan oleh antony


"kita harus melihat sekarang apakah dia masih marah atau tidak jho, kau aku dan dia adalah sahabat dari kecil kau tau benar bagaimana sifatnya Kan"ucap antony meyakinkan agar lelaki itu mau tinggal,


memang begitulah antony selalu jadi penengah Jika mereka bertengkar sadari kecil bahkan sampai sekarang


"tapi.."


"sudalah aku telah menghubungi aresha dalam 10 menit dia akan datang"ujar antony memaksa hingga membuat jhonatan diam, sebenarnya ia sudah sangat lama tidak bertatap muka dengan aresha semenjak pertengkaran mereka di hari pernikahan Aresha satu tahun yang lalu hingga membuat jhonatan diam-diam merindukan wanita itu

__ADS_1


__ADS_2