Menjadi Nona Yang Jahat

Menjadi Nona Yang Jahat
kecurangan demian


__ADS_3

"sebenarnya Vila ini ku bangun untuk istriku nanti"ucap Justin memperhatikan air terjun yang tampak indah Di hadapan mereka


"hem jadi Kenapa Kau mengatakan hal itu padaku"ucap ariestha melirik lelaki itu dengan dalam


lelaki itu tersenyum kemudian menggenggam tangan ariestha kemudian menciumnya dengan lembut


"Karena aku ingin kamu yang menjadi istriku"jelas justin membuat ariestha tersipu


'aku tau aku hanya menjalankan missi tapi aku sepertinya sudah menyukainya, jadi jangan salahkan aku jika ingin memilikinya'batin ariestha dengan perasaan bergejolak


"dan aku juga ingin kau menjadi suamiku justin"ucap ariestha tersenyum manis


justin langsung menci*m bibir ariestha dengan sensual, hingga gadis itu terpojok di dinding


"kau benar-benar membuatku gila"ucap justin mengusap bibir tipis ariestha dengan penuh hasrat


sedangkan ariestha masih terdiam menatap bola mata justin


"benarkah, kenapa? katakanlah"bisik ariestha mengalungkan tanganya keleher Lelaki itu tersenyum penuh arti


justin menelan salivanya susah payah, dan langsung memeluk tubuh berisi gadis itu tanpan bicara menel*jangi tubuh ariestha dengan mulutnya,


"em justin... jangan berhenti"ucap ariestha di ikuti lenggukan khas mereka berdua

__ADS_1


.


.


.


setelah beberapa saat mereka melakukan aktifitas itu, akhinya mereka tertidur dengan pulas namun ariestha terbangun karena merasa haus ,ia menatap sekitar sudah gelap pertanda hari sudah malam


ia berjalan menyusuri lorong panjang yang menampikan pemandangan air terjun yang indah tadi, kemudian turun ke air terjun itu untuk meminum air di sana, vila itu memang sangat besar tapi tidak ada pelayan di dalamnya karena mereka hanya datang tiga hari sekaki untuk membersihkan tempat itu atas perintah justin


gadis itu kemudian diam karena teringat apa yang beberapa saat yang lalu ia lakukan dengan justin,


"ah, sepertinya aku baru saja melakukan kesalahan"gumang ariestha mendesah pasrah


"tubuh ini baru pertama Kali melakukan hal ini, huh benar-benar menyulitkan"lagi-lagi ia berargumen sendiri


ia memperhatikan tubuhnya penuh dengan jejak justin kemudian tersenyum tipis, dan mulai merendam tubuhnya dengan air dingin itu


di sisi lain demian tengah mondar mandir mencari keberadaan ariestha di tenda kerajaan


"maaf yang mulia kami tidak menemukan nona dimanapun bahkan di dalam hutan"ujar salah satu prajurit yang ia tugaskan mencari keberadaan gadis itu


demian membanting semua barang yang ada di dekatnya dengan amarah

__ADS_1


"sial, dimana dia!! "ucapnya dengan gigi gemertak, ia takut kalau gadis itu akan benar-benar berpaling darinya setelah perdebatan sengit mereka terahir kali


para prajurit mundur karena melihat kemarahan demian hingga kedatangan jendral song membuat mereka bernafas lega


"tinggalkan kami"ujar jendral song melirik para prajurit tersebut


demian yang sedang mengamuk Seketika menoleh menatap lelaki gagah tersebut


"yang mulia apa yang membuat anda menjadi seperti ini?"tanya jendral song memperhatikan pecahan di mana-mana


demian menghela nafas dalam kemudian menatap tajam


"apa yang membawamu kemari jendral, ku harap itu hal yang penting!"tekan demian


"ampun yang mulia, saya ingin mendapat laporan bahwa bubuk racun yang anda minta telah tiba dan kita bisa menggunakannya dalam peperangan besok"ujar jendral song membuat demian terseyum sinis


"bagus! "ucap demian kemudian duduk di salah satu kursi di sana, kemudian jendral song menuangkan anggur untuk demian


"kau juga harus minum jendral untuk merayakan kemenangan telak kita esok"ucap demian tersenyum pada sang jendral


"baik yang mulia"ujar jendral song


demian sengaja menambahkan racun pada setiap senjata prajurit hingga membuat peperangan nanti akan berjalan dengan cepat dan kemenangan pasti ada di tangannya, lelaki itu memang licik dan kejam di balik wajah tampan yang tampak lugu tersebut

__ADS_1


__ADS_2