Menjadi Nona Yang Jahat

Menjadi Nona Yang Jahat
bertemu kembali


__ADS_3

Dua pelayan berusaha membantu ariestha berdiri sedangkan Elizabet masih terdiam tak percaya dengan apa yang terjadi padanya dengan sorot mata tajam menatap Harson


"apa yang kau lakukan? kenapa kau begitu berani memukulku hanya karna anak tidak berguna ini, apakah kau lupa kau sendiri yang berkata jika kau sangat membenci anakmu itu!"ucap Elizabet dengan penuh penekanan dengan jari telunjuk mengarah tegas ke wajah ariestha


"lancang! Kau benar-benar sudah lupa siapa dirimu Elizabet, aku benar-benar tak menyangka sifatmu sipicik ini"ucap Harson membuat wanita berambut pendek itu menggertakan giginya menahan emosi


'ada apa dengan pria tua ini kenapa tiba-tiba seperti ini, aku harus merubah strategi ku' batin Elizabet bingung menyadari ada hal yang tidak beres


"ayah sudah cukup, mungkin ibu tidak sengaja melakukannya,"ucap Ariestha mendekati ayahnya tetapi kerlingan matanya menatap sinis ibu tirinya itu


'tampaknya wanita ini baru menyadari akulah ratunya!'batin Ariesta


Elizabet mencoba tersenyum walau dada nya sudah bergemuruh menahan emosi, tetapi ia tak punya pilihan lain selain mengalah


"iya kau benar sayang"ucap Elizabet mendekati ariestha lalu mengelus rambut panjangnya


"maafkan ibu, tadi ibu benar-benar terkejut sehingga tidak sadar dengan apa yang ibu lakukan"lanjutnya tampaklah senyum manis merekah dari bibir merahnya


"aku tidak pernah perhitungan denganmu ibu, tentu saja aku memaafkanmu"ucap ariestha lalu memeluk Elizabet


'apa kau menyukainya'bisik Ariestha membuat badan Elizabet menegang, ia tak pernah menyangka jika gadis itu berani membalas nya


Setelah drama yang membosankan itu Elizabet menjadi tidak tenang ,saat ini ia sedang mondar mandir di kamarnya memikirkan rencana untuk membalas ariestha hingga membuat kepalanya menjadi pusing


"ada apa ibu? sepertinya ibu sedang tidak senang" tanya seorang gadis yang masih berdiri di ambang pintu


"astaga Isabel kau membuat ibu terkejut saja" ucap Elizabet kemudian tersenyum menatap putrinya itu

__ADS_1


"ada apa ibu?"tanya Isabel sekali lagi lalu mendekati sang ibu


"ibu takut jika ariestha akan menyingkirkanku Isabel, ibu juga takut jika masa depanmu tidak bahagia ,jika kau menikahi lelaki dari kalangan biasa maka dari itu ibu rela melakukan segala macam cara agar pangeran Geyson mau menikahimu"Elizabet menatap nanar sang putri dengan air mata yang sudah berlinang membasahi wajahnya tampak kesedihan sedang melanda hatinya


Dengan lembut isabel menghapus air mata ibunya, kemudian ia tersenyum


"tenang lah ibu, semua pasti akan terjadi sesuai keinginanmu ibu, jadi ibu tenang saja" ucap Isabel tersenyum licik menatap ibunya


***


Malam ini adalah malam festival yang di nanti-nanti banyak rakyak biasa, sedangkan di kediaman duck sengaja mengadakan pesta untuk ikut merayakan, terlihat tamu undangan nampak sudah banyak yang hadir, sedangkan duck harson dengan sumringah menyambut para tamu yang hadir


hingga suasana menjadi riuh karna kedatangan keluarga kerajaan, dan yang membuat mereka Kembali tercengang tak tanggung-tanggung yang datang adalah putra mahkota ,pangeran Geyson Demian


Sedangkan di sisi lain Ariestha sedang berada di kamar nya sambil menikmati segelas anggur, tanpa ada sedikit pun berniat untuk turun berbaur dalam pesta


tok!tok!tok!


Ariestha langsung membanting gelas yang ada di tangannya tadi, ia paling tidak suka saat bersantai nya di ganggu ia


"siapa, berani sekali mengusiku!"bentak ariestha berjalan kearah pintu


tampaklah dua orang pelayan berdiri menundukan kepalanya di depan pintunya


"maafkan kami nona, kami di utus oleh tuan besar untuk memanggil nona untuk turun"jelas salah satu pelayan itu gemetar


plak!

__ADS_1


plak


"tamparan itu sebagai hukuman karena berani menggangguku"ucap Ariestha kemudian melenggang masuk kembali ke kamar nya,


"Tampaknya aku sama sekali tidak di bolehkan untuk bersantai!"ucap Ariestha berdiri di depan cermin memperhatikan pantulan dirinya di sana, setelah itu ia mulai berjalan turun menuju pesta


Tampak ia begitu mempesona , Sehingga semua lelaki terpaku menatap nya, membuat gadis itu berdecak kecil


"Ariestha"panggil Harson saat melihat putrinya itu berjalan mendekatinya, Demian yang sedang di ajak bicara oleh Elizabet dan Isabel seketika menoleh dan di detik berikutnya ia terpaku oleh kecantikan dan pesona Ariestha walaupun sebenarnya gadis itu bahkan tak tersenyum sedikitpun tetapi justru menarik perhatian


"Yang mulia Geyson perkenalkan dia adalah putriku ariestha fareday"ucap Harson sedangkan ariestha tampak sedikit membungkuk di hadapan Demian, sedangkan Demian tampak memperhatikan wajah ariestha dengan seksama, Entah apa yang sedang ia pikirkan


"Geyson demian, salam kenal nona"ucap Demian tersenyum manis membuat Isabel mengepalkan tangannya cemburu


'sial!"batin Isabel


Ariesta langsung menyadari siapa Demian itu, lelaki yang telah menolongnya beberapa hari yang lalu, Ariesta sontak tersenyum canggung karena ia kabur dari kediaman lelaki itu tanpa berniat untuk menemuinya lagi dan sialnya mereka malah bertemu di sini , setela ia rasa cukup ariestha langsung pergi dengan beralasan pamit untuk mengambil minuman, membuat Demian tersenyum smirk


"tampaknya keberuntungan sedang berpihak kepadanya ku nona,"ucap Demian berdiri tepat di samping ariestha yang sedang memegang gelas anggur


Gadis itu langsung menoleh menatap Demian, langsung saja pandangan mereka bertemu,


"Apa hubungannya dengan ku yang mulia!"ucap Ariestha kemudian meminum anggur yang ada di tangannya


Demian tersenyum mendengar jawaban Ariesta, sungguh sikap gadis itu membuat nya terus merasa penasaran,


"Karena orang yang kabur dari istana ku telah ku temukan, dan kau tau dia idak akan ku lepaskan!"ucap Demian tepat di telinga ariestha , sedangkan Gadis itu hanya melirik dengan kesal

__ADS_1


"Bisakah kau bersifat normal, yang mulia!"ucap Ariesta mendorong tubuh Demian sedikit karena jarak mereka memang sangat dekat


#bersambung


__ADS_2