Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 10:Mulai timbul rasa


__ADS_3

Itu siapa Sin?? (tanya Ratna)


Itu Rahman sama Satria, ngapain mereka disini?? masa iya mau daftar emang mereka bisa silat?? (tanya Sinta)


Sinta mana aku tau,lagi pula biarin aja deh kan semua orang bebas buat ikut jadi ya nggak papa kalau mereka ikut, apa urusannya sama kita?? kan nggak ada(jawab Ratna)


Kalau itu aku juga tapi kenapa setiap kita melangkah itu kayaknya tau ada mereka aja deh, mau dikasi pelajaran ni mereka.ayok ikut aku(menarik tangan Ratna)


Mau kemana? jangan bilang kamu mau labrak mereka??(ucao Ratna)


Itu tau,ayok ikut aja biar aku yang urusin(menarik dengan cepat melangkah)


Sesampainya Ratna dan Sinta di lobi tempat pendaftaran,Sinta langsung melabrak mereka.sontak mereka kaget.


Hehh kalian(ucap Sinta dengan lantang)


Siapa?? kita?? (tanya Satria)


Ya iya lah siapa lagi,kan cuman kalian yang ada disini nggak mungkin resepsionis.Dasar budeg(Sinta ketus)


Apa??lo bilang kita budeg?? dasar cewek galak(ucap satria)

__ADS_1


Lo tu cowok penguntit, dasar penguntit.Kayaknya suka banget gitu ngikutin kita ber2,kenapa??ada rasa sama salah satu dari kita ha?? (sambil memicingkan mata)


Apa??suka sama kalian sory lah ya kayak nggak ada cewek lain aja didunia ini. masih banyak kali cewek lain!! (dengan suara lantang Rahman ucapkan)


Sementara Sinta dan Satria berantem ternyata Ratna dan Rahman pergi keresepsionis mendaftarkan diri.Saat Ratna akan mengambil pena tiba-tiba tangan Rahman juga ingin mengambil pena, sontak Ratna melepaskannya dan membiarkan Rahman yang menggunakannya terlebih dulu. Rahman terdiam dengan apa yang terjadi,jantung Rahman dan Ratna tiba-tiba berdetak dengan kencang dan cepat mereka ber2 terdiam mematung. tiba-tiba...


Hey Ratna kamu kenapa diam aja?? (Sinta mengejutkan)


Haaa, kenapa?? (ucap Ratna)


Kamu kenapa kok diam aja, udah daftarnya?? (tanya Sinta)


Hemmm, ya udah deh iya demi sahabatku ini aku yang daftarin(dengan senyumnya)


Rahman dan Ratna pun selesai mendaftarkan diri, Ratna dan Sinta menuju mobil. Didalam mobil...


Rat kamu latihan nggak sore ni?? kalau latihan aku temenin ok(dengan senyum lebar)


Iya aku hari ini latihan Sin, ok aku tunggu ditempat biasa(ucap Ratna)


Setelah Ratna mengantar Sinta pulang,Ratna langsung pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah Ratna langsung masuk kekamarnya dan menjatuhkan badannya ketempat tidurnya. Saat ia berbaring tanpa sadar Ratna mengingat apa yang terjadi di Gym saat berada diresepsionis.Tiba-tiba senyum terukir dibibirnya,tak begitu lama ia mengingat kejadian ia tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


Astagfirullah hal azim Ratna...kamu ngapain sih mikir tu cowok?? lupain Ratna ini dosa(sambil menepuk jidatnya)


Disisi lain Rahman Dan Satria masih berada di Gym.Rahman masih terus mengingat apa yang terjadi padanya dan Ratna tadi.Satria binggung dengan apa yang dialami dengan temannya,Satria heran saat Rahman senyum-senyum sendiri tanpa penyebab.Akhirnya Satria Bertany kepada Rahman.


Bro lo kenapa senyam-swnyum? (sambil mengerutkan dahinya)


Namun tak ada jawaban dari Rahman, Rahman masih saja diam dan senyam-senyum sendiri. Satria bertambah binggung dengan temannya itu.


Bro... (dengan nada tinggi)


Astagfirullah lu kenapa sih sat?? suka banget ngagetin orang(dengan wajah kesal)


Siapa yang ngagetin lunya aja yang nggak denger gue ngomong dari tadi,dasar...udah itu senyam-senyum lagi kayaj orang gila(ucap Satria)


iya Sat gue rasa gue udah gila(memasang wajah bahagia)


Lo kenaoa sih?? ada yang terjadi tadi?? atau ada hal lain?? (tanya Satria)


Ok gue bakal ceritain, tadi... waktu gue mau daftar ternyata Ratna juga may daftar saat gue mau ngambil oena eh ternyata Ratna juga ngambil jadi yahh begitu lah... nggak lama sih Ratna langsung narik tangannya(ucap Rahman)


Ooo, bagus...teman berantem bukan di hentikan.ehhh...malah cari kesempatan(ucap Satria sambil ngeledek)

__ADS_1


__ADS_2