
Ok ok saya bakalan melayani anda bapak Rahman(ucap Ratna)
Ratna pun melayani Rahman makan. Beberapa waktu kemudian acara mereka selesai lalu papa Ratna menyuruh Ratna untuk pulang bersama Rahman.
Sayang... kamu pulang sama Rahman ya, kalian lihat dulu rumah kalian(ucap papa sambil mengusap kepala Ratna)
Kenapa nggak bareng sama papa aja(ucap Ratna)
Papa harus pulang sama mama, kalau kamu ya harus ikut Rahman kerumah baru kalian(ucap papa Ratna)
Bener tu pa, sayang... kamu harus ikut suamimu ya.Aku akan bawa kamu kerumah kita dan calon anak-anak kita nanti(ucap Rahman)
Apaan sih nggak jelas(ucap Ratna sambil memasang muka datar)
Kenapa sayang?? yang dibilang sama Rahman kan bener(ucap papa Ratna)
Yaudah deh pa,papa kan mau pulang yuk kita bareng ke parkiran(ucap Ratna mengajak papanya)
Yaudah yuk(ucap papa Ratna)
Sesampainya diparkiran papa dan mama Ratna masuk kemobil mereka, lalau Rahman membukakan pintu untuk Ratna.
Aku bisa sendiri!!jadi nggak usah kamu bukain(ucap Ratna)
Aku yang nggak ngizinin istri aku untuk buka pintu sendiri,sekarang masuk istriku kita pergi kerumah baru kita(ucap Rahman)
Ratna pun masuk kemobil,kemudian disusul Rahman.Setelah Eahman duduk disampingnya tiba-tuba Ratna turun dan membuka puntu belakang.
__ADS_1
Kamu mau kemana?? (tanya Rahman)
Mau pindah kebelakang(ucap Ratna)
Apaan sih kamu kan istri aku,jadi kamu harus duduk didepan temani aku. Cepet pindah kedepan(ucap Rahman)
Apaan sih maksa banget, aku nggak mau. Sekarang kamu mau pergi atau tudak kalau tidak aku pulang kerumah papa mamaku(ucap Ratna)
Oke aku ngalah(ucap Rahman)
Lalu Rahman menghidupkan mobilnya dan melajukan mobilnya. Taj berapa lama kemudian mereka sampai disebuah komplek yang rumahnya berukuran besar. Ratna melihat kanan kiri yang dia lihat hanya rumah berukuran besar. Mobil Rahman pun berhenti dedepan rumah yang ukurannya tidak kalah besar dari rumah yang Ratna lihat. Rahman membukakan pintu untuk Ratna namun Ratna memilih lewat pintu sebelahnya. Rahman kesal dengan sikap Ratna, Ratna berjalan lebih dulu lalu disusul Rahman. Rahman membuka pintu rumah itu. Ratna terkejut saat melihat betapa luasnya rumah itu dan cara mendisainnya pun cukup mebarik.
Gimana suka?? (tanya Rahman)
Ratna hanya terdiam dan terus melihat sekeliling rumah itu.
Sini aku tunjukin kekamar kita(ucap Rahman)
Kamu mau ngapain(ucap Ratna)
Aku?? ya mau tidur lah disini(ucap Rahman)
Nggak... nggak kamu tidur disofa aja jangan disini(ucap Ratna)
Nggak bisa dong,kan aku suami mu ya harus tidur disebelahmu(ucap Rahman)
Apaan sih, oke kalau kamu nggak mau tidur disofa biar aku aja yang tidur disofa(ucap Ratna)
__ADS_1
Ok ok aku ngalah, aku bakalan tidur disofa(ucap Rahman sambil melangkah menuju sofa)
Dan satu lagi aku punya peraturan untukmu(ucap Ratna)
Peraturan?? maksudnya apa sih(ucap Rahman)
Aku males jelasin kekamu jadi aku langsung sebutin aja peraturannya. peraturan yang pertama kamu nggak boleh tidur diranjang ini, kedua kamu nggak boleh ngapa-ngapain aku, ketiga kamu nggak boleh ngelakuin aneh-aneh saat aku ada dikamar ini(ucap Ratna)
Peraturan apaan sih tu kan aku suamimu(ucap Rahman)
Yaudah kalau nggak mau,mending aku tidur dikamar tamu dari pada terjadi apa-apa(ucap Ratna)
Ok...ok aku bakalan turuti semua peraturanmu(ucap Rahman)
Tak lama kemudian Ratna pun tertidur dan Rahman pun tertidur disofa, sampai akhirnya Ratna terbangun dari tidurnya.
Alhamdulillah....Waktunya untuk sholat asar, mandi dulu ah biar seger(ucap Ratna)
Saat Ratna akan turun dari ranjangnya tanpa sengaja dia memijak bokongnya Rahman, Ratna terkejut.
Ini orang kenapa tidur disini sih?? (ucap Ratna)
Kebangun nggak sih ni orang(ucap Ratna)
Kayaknya nggak deh yaudahlah aku mau mandi dulu(ucap Ratna)
Saat Ratna masuk kekamar mandi Rahman pun bangun, ternyata Rahman sudah terbangun karna Ratna memijak bokongnya. Lalu Rahman duduk diatas Ranjang sambil mengelus-elus bokongnya.
__ADS_1
Aduh sakit juga, dasar cewek ceroboh(ucap Rahman)
Rahman terkejut saat Ratna memanggilnya dari pintu kamar mandi.