
Ya pagi ini Ratna sudah selesai dengan persiapannya,setelah selesai Ratna langsung turun dan bergabung dengan papa dan mamanya Ratna.
Pagi pa... ma... (ucap Ratna menuruni tangga)
Pagi juga sayang(ucap mamanya)
Sini nak kita sarapan dulu setelah itu kita kekantor(ucap papa Ratna)
Siap pak bos(ucap Ratna)
Mereka sarapan, tak lama kemudian mereka selesai Sarapan, Ratna dan papanya pamit pada mama Ratna untuk kekantor. Ratna dan papanya berangkat,tak lama kemudian mereka sampai dikantor papanya. Papa Ratna meminta semua karyawan untuk berkumpul. Semua karyawan berkumpul,papa Ratna memperkenalkan Ratna.
Baiklah hari ini ada karyawan baru, silahkan perkenalkan diri(ucap papa Ratna)
Selamat pagi semua, perkenalkan nama saya Augustin Ratna(ucap Ratna tanpa menyebutkan nama keluarga dibelakangnya)
Baiklah dia akan menjadi tangan kanan saya, kalian saya minta bisa bersikap sopan padanya(ucap papa Ratna)
Mereka semua menggangguk mengerti, tak lama krmudian mereka semua bubar. Ratna mengikuti papanya dengan mengekori papanya. Ratna sampai di ruangnya, Ratna melihat data-data kantor itu. Ratna heran mengapa ada yang aneh dengan data ini.Ratna membawa data-data itu pada papanya.
Tok... to... tok... permisi pak apakah saya bisa masuk(ucap Ratna)
Silahkan Ratna(ucap papanya)
Ratna masuk keruang papanya, Ratna melihat sekretaris papanya sedang memberi dokumen. Ratna melihat sekretaris itu dengan mata menyelidik. Saat sekretaris papanya itu ingin pergi Ratna menghentikannya.
Maaf kamu disini saja(ucap Ratna pada sekretaris papanya)
Ada apa Ratna?? (tanya papanya)
Maaf pak saya Rasa ada yang aneh dengan semua dokumen keuangan ini, sepertinya ada yang menyelundupkan uang secara diam-diam, tapi saya akui permaunannya sangat bersih(ucap Ratna)
Sontak papa Ratna terkejut, Papa Ratna tak mengetahuinya selama ini karna yang mengurusi semua itu adalah sekretarisnya. Ya sekretaris Ratna kini melihat Ratna cukup cemas, Ratna melihat ada rasa cemas pada wajah sekretadis papanya itu.
Maksud kamu apa Ratna, saya rasa tidak ada yang aneh dengan dokumen keuangan itu(ucap papa Eatna heran)
__ADS_1
Ratna menjelaskannya panjang lebar,Saat Ratna menjelaskan Ratna melihat sekretaris papanya igu sudah pucat sangat pucat sampai tak bisa berkata. Ratna mendekati sekretarisnya papanya.
Maaf siapa namanya??(ucap Ratna)
Nama saya Laura(ucapnya sambil menunduka)
Kamu bisa lihat mata saya?? (ucap Ratna)
Bisa(ucap Laura)
Baiklah begini, kamu bekerja disini sudah berapa lama?? (tanya Ratna)
Sudah hampir 6 tahun(ucapnya tertunduk)
Baiklah selama ini apa ada yang kamu sembunyikan??(ucap Ratna mengintimidasi)
Nggak ada(ucap Laura tertunduk)
Nggak ada kamu bilang, hehhh kamu mau saya yang bilang ke bos atau kamu yang jujur(ucap Ratna)
Hehh kamu bilang saya anak baru!!! saya jauh lebih lama dari kamu bekerja disini,saya bisa dengan mudah nendang kamu dari perusahaan ini.ebih baik kamu jujur saja(ucap Ratna menatap sinis)
Hehhh, kamu saja baru tadi pagi diperkenalkan disini, kamu bisa dengan mudah mau mecat saya. Bos bagaimana ini karyawan baru Bos berani mengancam saya(ucap Laura sambil melihat Bosnya)
Namun papa Ratna tidak menggubrisnya, Papa Ratna hanya melihat anaknya mengintimidasi Laura.
Bos...Bos kenapa diam saja, anak baru ini kurang hajar Bos(ucap Laura)
Hehhh percuma kamu lakukan itu karna Bos tak akan mendengarkanmu, lebih baik kamu jujur atau semua yang kamu ambil akan saya ambil kembali(ucap Ratna)
Laura terdiam tanpa seoatah katapun, Laura binggung kenapa Ratna bisa tau bahwa dia memanipulasi keuangan kantor itu.
Kamu tidak perlu berfikir, kenapa saya bisa mengetahuinya yang terpenting kamu harus menjawab pertanyaan saya sebelum saya menghancurkan kehidupanmu(ucap Rayna mengancam)
Jangan...baiklah saya akan mengaku. Maaf Bos sebenarnya saya memanipulasu keuangan kantor ini dari 4 tahun yang lalu(ucap Laura menunduk takut)
__ADS_1
Apa?? jadi kamu selama ini membohongi saya dan kamu berani-beraninya(ucap papa Ratna membentak Laura)
Maaf bos saya melakukan itu karna... (ucapan Laura terpotong)
Karna ibi kamu perlu biaya banyak untuk berobatkan(ucap Ratna)
Iya,kenapa kamu bisa tahu(ucap Laura binggung ntah dari mana Ratna mengetahuinya)
Hehhh semua itu mudah bagi saya, seseorang bisa melakukan itu yang pastinya kekurangan uang(ucap Ratna)
Jadi bagaiman cara kamu untuk membayar semua yang telah kamu ambil Laura?? (tanya Ratna)
Maaf saya tidak punya uang,makanya saya bisa melakukan itu. Bos maafkan saya Bos(ucap Laura)
Ya sudah lah kamu keluar Laura saya mau bicara pada Bos(ucap Ratna)
Baiklah saya permisi,Bos saya permisi(ucap Laura lalu keluar)
Laura keluar dan Ratna duduk didepan papanya itu. Ratna melihat papanya dengan mata sombong, Papa Ratna mengerti dengan mata itu.
Iya iya anak Papa hebat, Papa ngaku kalah karna beberapa tahun ini uang papa diselundupkan papa nggak tau(ucap papa Ratna mengalah)
Papa kusayang besok-besok hafus lebih jeli lagi, karna banyak orang yang baik didepan tapi jahat didalamnya(ucap Ratna)
Iya sayang, eh papa mau tau kapan k kamu bisa tau kalau Laura memanipulasi keuangan kita(ucap papa Ratna)
Itu hal mudah pa, saat tadi ada yang nganter berkas ke Ratna,Ratna teliti tu berkas ehhh Ratna lihat ada yang ganjal. Jadi Ratna tanya langsung kesisitem keuangan dan alhasil datanya beda sama keuangannya. Ratna intimidasi deh kesistem keuangan yernyata dia kerjasama dengan Laura,gitu...(ucap Ratna menjelaskan)
Untung saja kamu cepat sayang kalau tidak mungkin perusahaan kita akan tumbang. papa mau bilang Trrima lasih banyak ya sayang(ucap papa Ratna)
Papa ngga perlu bilang terima kasih ini kan juga tugas Ratna, karna Eatna bakalan jadi penerus papa kan(ucap Ratna dengan senyum manisnya)
Iya papa tau, ehhh iya sayang besok kita ada proyek yang besar jadi harus bisa kamu gollin.Papa harap kamu bisa mendapatkan proyek itu, ini berkas-berkasnya kamu harus pelajari ya(ucap Papa Ratna)
Siap pak bos, Ratna akan ngegolin ini proyek(ucap Ratna sambil mengambil berkas itu)
__ADS_1
Ratna pun keluar dengan membawa verkas itu, Ratna sampai keruangannya Ratna mempelajari berkas-berkas itu belum begitu lama Ratna mengerti dengan semua data itu.