Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 2:kudengar suaranya


__ADS_3

Pak dosenpun mengakhiri pembelajarannya.semuanya keluar dari ruangan itu namun tina tak bergerak hanya duduk dan membalik-balikkan buku yang ada diatasnya.Ia merasa risih dengan keberadaan rahman disampingnya, ntah mengapa rahman tidak bergerak dari kursinya namun sesekali melihat ke arah Ratna.


kenapa dengan wanita ini sedari tadi hanya menunduk,apa dia bisu?? atau gagu?? (rahman berbicara dalam hatinya)


Lalu rahman bergerak namun tidak untuk pergi melainkan ia pindah di kursi depan tepatnya didepan Ratna, sontak Ratna terkejut namun ia hanya diam saja dan tak menghiraukan dengan tingkah rahman yang pindah ke kursi depan.Rahman membuka suara.


Heyy kau,kenapa sedari tadi kau hanya menunduk dan tak mengeluarkan sepatah katapun?? (sambil melihat tajam)


Namun Ratna masih saja diam dan tak menghuraukan pertanyaan rahman, malah Ratna terus membaca bukunya.


Heyy kau(nadanya meninggi)


Sontak Ratna pun terkejut dengan prilaku rahman yang menaikkan nadanya,Ratna merasa takut akan disakiti oleh rahman.


Heyy kau mendengarkanku tidak ha?? sedari tadi ku bertanya namun kau hanya diam dan menunduk.kau ini bisu ya?? atau gagu?? mungkin juga tuli??, tapi tadi aku mendengarmu berbicara dengan pak dosen, kau ini kenapa ha??apa kau marah saat kita bertabrakan tadi dan aku tidak membantumu?? (terus saja nyerocos tak berhenti)


Namun Ratna tetap saja diam dan tak menghiraukannya, tiba-tiba datanglah seorang perempuan dengan menggunakan hijab dan baju gamisnya ia menuju kearah tempat duduknya Ratna dan Rahman tentunya.Datang dan langsung memeluk Ratna ia sepertinya sangat rindu dengan wanita yang duduk tepat dihadapan rahman.


Hayy sahabatku... yang cantik,imut juga anggun kekantin yuk kita makan(dengan senyam senyum bahagianya)

__ADS_1


Baiklah sinta ayok kita kekantin,kau mau makan apa?? (dengan senyum dan nada lembutnya)


Rahman pun terkejut melihatnya,ia terkejut saat mendengar wanita itu mengeluarkan suara dan melihat wajah perempuan yang tadi masuk keruangan itu.Namu rasa heran itu mendadak hilang karna ia melihat senyum wanita itu seakan terhipnotis.Rahman terdiam dengan terus menatap Ratna. Namun tina terus menatap temannya.Sinta melihat kearah rahman dan ia terkejut karna rahman melihat temannya seperti itu seakan-akan ada maksud tertentu.Lalu sinta bersuara!!


Hey kau kenapa menatap temanku seperti itu ha?? kau kenapa??(dengan nada tinggi dan herannya)


Rahman pun terkejut dan beberapa kali mengedipkan matanya.


Haa, kenapa?? ada apa?? (rahman menjawabnya)


Kau ini siapa?? dan mengapa menatap sahabatku seperti itu ha?? (dengan tajam menatap rahman)


Heyy Ratna siapa lelaki itu?? kenapa ia menatapmu seperti itu?? apa dia suka padamu?? (dengan nada menggoda temannya itu)


Aku juga nggak tau sinta, yang aku tau dia itu teman sebangku ku, dan pertanyaanmu mengapa dia melihat ku jawabannya aku nggak tahu,nggak mau tahu dan nggak akan pernah ingin mencari tahu(dengan nada menekannya)


Ya sudahlah ayo kita kekantin dan... kau yang teraktir(dengan senyum-senyum)


Iya iya aku yang teraktir, biasanya juga memang aku yang bayarin. kalau nunggu kamu aku nggak tau kapan(Ratna membalas godaan sinta tadi)

__ADS_1


Ikhlas nggak ni mau bayari aku makan dikantin??,kayaknya nggak ikhlas tu!!(manyun dengan bibir kedepan)


Ratna tertawa pelan melihat temannya


Sinta aku hanya menggodamu jangan diambil hati, masa kamu mau ambil hati sih.udah dong mundurin tu mobil diwajahmu(tertawa pelan)


Apaan sih kamu bilang bibirku mobil?? nggak berperikemanusiaan,aku nggak mau tau kamu teraktir aku makanan paling mahal dikantin(dengan nada kesalnya)


Iya iya yuk nanti keburu dosenku masuk lagi(menarik sinta)


Mereka pun pergi kekantin, sesampainya dikantin mereka memesan makanan dan duduk dipojok ruang kantin tersebut. mereka berbincang-bincang dan tertawa.tanpa mereka sadari mereka sedang diperhatikan,yahh siapa lagi kalau bukan rahman yang memperhatikan Ratna,namun ia tidak sendiri ia dengan temannya. teman rahman melihat rahman dengan seksama.lalu...


Rahman... (menepuk bahu rahman)


Rahman pun terkejut dan sontak mengalihkan pandangannya ketemannya itu.


Apaan sih ganggu aja lo, gue lagi enak-enaknya ngelihat bidadari eh lonya ngagetin(dengan kesal)


Lo ngeliat apaan sih sampek sefokus itu sangking fokusnya lu nggak sadar ada gue disini!!

__ADS_1


tuhhhhh.... (menunjuk kearah bangku paling pojok)


__ADS_2