Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 4:masih mencari tahu


__ADS_3

Ratna dan Sinta pun pergi meninggalkan Rahman dan Satria yang masih terkejut dan bengong memikirkannya ditambah lagi rasa tak percaya.Mereka berdua sadar saat laki-laki berbadan tegap dan besar mendekat kemereka lalu memuku bahu mereka berdua. langsung mereka tersadar dari lamunanya dan terkejut ketika melihat laki-laki itu dan rasa takut menghampiri mereka menyebabkan mereka lari terbirit-birit tanpa satu kata pun.Ratna dan Sinta yang melihat mereka tertawa begitu saja dan sulit untuk menghentikannya dikarnakan oleh tingkah Rahman dan Satria.


Akhirnya Rahman dan Satria menghentikan kaki mereka dan berhenti didepan ruang milik rahman dan masuk lalu duduk disalah satu kursi. masih dengan nafas tak karuan Satria bertanya ke Rahman!!


Bro sebenarnya siapa sih mereka?? kenapa dikursi itu ada nama mereka?? sepertinya mereka ada hak istimewa dikampus ini?? (dengan nafas masih terengah-engah)


Mana gue tahu bro,kan gue cari tahunya tadi sama lo. lo sih tadi pakek serobot aja, gayanya biar mereka gini lah gitu lah.Sekarang lihat apa yang kita dapatkan,capek tau nggak lari-lari kayak dikejar polisi aja(masih dengan nafas tak teratur)


Iya deh gue ngaku salah, gimana ni kita lanjut cari tahu tentang mereka?? (nafasnya mulai membaik)


Ya iya lah, kita nggak boleh nyerah pokoknya kita harus dapatkan informasi mereka dan kita harus dapatkan hati mereka(dengan percaya dirinya)


Setuju gue sama lo Man, tumben lo pinter(terkikik pelan)


Hehh gue memang udah pinter lo aja yang nggak tahu(dengan gaya angkuhnya)


Tak lama kemudian ketika mereka sedang asyik dengan candaannya masuk lah 2 orang perempuan di ruang itu, mata Rahman dan Satria terbelalak ketika melihat ternyata mereka adalah Ratna dan Sinta.Sinta mengantarkan Ratna hanya sampai didepan pintu lalu Sinta pamit untuk balik ke ruangnya karna sebentar lagi mata kuliah ny akan di mulai.


Ratna, aku pamit dulu ya mau balik kekelas nanti kita pulang bareng kan?? (tanya Sinta)


Tentu saja, kitakan masih ada urusan. jangan bilang kamu lupa(mengangkat salah satu alisnya)

__ADS_1


Iya iya aku nggak lupa kok soal itu, tapi kita jadikan ketoko buku dulu?? (tanya Sinta lagi)


Iya sahabatku kita kan harus beli banyak buku untuk mereka(sambil menyubit kedua pipi Sinta)


Sinta pun pergi menunggalkan Ratna didepan kelasnya,tak lama kemudian Satria pun pamit kepada Rahman.


Bro gue pamit dulu ya, ada urusan(dengan matanya yang agak aneh)


Ya gue ngerti kok lo mau nyusul diakan, ya udah pergi gih cepat kejar. kalau kamu dapetin dia otomatis bisa bantu aku cari tau tentang dia(matanya mengarah ke Ratna)


Satriapun keluar dari ruangan itu dan saat itu hanya tinggal Ratna dan Rahman.Saat Ratna berbalik dia melihat Rahman ditempat duduknya lalu ia tersentak dan menghentikan langkahnya, lalu ia mundur dan keluar dari ruangan itu.Rahman melihat Ratna dengan wajah heran


Ratna berdiri didepan pintu, tak lama kemudian teman-teman yang lainnya pun masuk lalu tanpa ragu Ratna juga ikut masuk. Rahman bertambah heran melihat Ratna.


Ada apa dengan dia sih?? tadi nggak mau masuk malah nunggu didepan pintu saat semua masuk baru ia masuk aneh banget jadi cewek(dalam batinnya)


Rahman terkejut dan sadar dari lamunannya ketika melihat Ratna duduk di sebelah kursinya dengan wajahnya terus saja menunduk.


Ini cewek kenapa sih, kok aneh banget sih dari tadi nunduk aja terus??nggak capek apa??ditambah tu lehernya nggak sakit apa??(batinnya berbicara lagi)


Tak lama kemudian dosennya pun masuk keruangannya,setelah beberapa waktu kemudian dosennya pun keluar dari ruangan itu.setelah semuanya pulang Ratna pun mengemas buku-bukunya untuk pulang. Setelah beres ia berdiri dari tempat duduknya dan melangkah namun langkahnya terhenti saat ada yang memnggil namaya dari belakang.

__ADS_1


Augustin Ratna Can!!! (dengan lantangnta Rahman menyebutkan)


Namun Ratna hanya sejenak berhenti dan pergi meninggalkan ruangan itu.Rahman pun heran!!


Apa itu bukan namanya??kenapa dia tidak berbalik dan mengatakan sesuatu??


Ya sudahlah kan gue ada janji dengan Satria untuk mengikuti mereka(lalu keluar ruangan)


Setibanya Ratna diparkiran ternyata pak joko dan Sinta telah menunggunya.


Ratna kenapa lama sih?? aku dan pak joko udah lama banget nunggu kamh!! (dengan nada malas)


Maaf... maaf tadi dosenku keluarnya agak lama(dengan membuka pintu mobil)


Ya udah yuk kita ketoko buku(ucap Sinta dengan semangat)


Ayuk, pak joko kita ketoko buku sesudah itu ke taman baca Ratna ya pak(dengan melihat kaca depan mobil)


Baiklah non(pak joko mengangguk)


Mereka pun berangkat ke perpustakaan,tak lama kemudian mereka sampai ke perpustakaan yang dituju. mereka pun keluar dari mobil dan menuju ke pintu masuk perpustakaan. tanpa mereka sadari ada orang yang mengikuti mereka dari tadi...

__ADS_1


__ADS_2