Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 30:Ratna keluar dari rumah sakit


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian Ratna pun keluar dari Rumah sakit. Kini Ratna sudah berada dirumahnya Rahman sangat menjaga Ratna dengan baik bahkan pola makan Ratna pun dijaga olehnya. Rahman jarang kekantor karna mengurus Ratna namun semua pekerjaan kantornya dibuat dirumah lalu di kirim kesekertarisnya Nita. Rahman menghampiri Ratna saat sedang duduk diatas sofa.


Saaaaayangggggggggg(ucap Rahman mendatangi Ratna)


Apa mas(ucap Ratna melihat Rahman malas)


Inget janji di rumah sakit nggak(ucap Rahman langsung duduk disamping Ratna)


Janji?? janji apa? (ucap Ratna pura-pura tidak mengingatnya)


Gimana ni pasti mas Rahman mau nagih itu, gimanani bisa habis aku dilahap malam ini aduhh.gimana cara menghindarnya ya(ucap Ratna membatin)


Masa kamu nggak ingat(ucap Rahman lagi)


Ingat apa sih?? janji a..... (ucap Ratna belum habis lalu bibir Ratna dilahap Rahman dengan lembut)


Ratna berusaha menghindar namun kekuatan Rahman lebih beaar darinya,Ratna tak bisa menghindar karna terlihat dari mata Rahman bahwa ingin melahap Ratna sampai habis, Rahman terus menyerang Ratna. Kini tangan Rahman sudah berjalan dimana-mana. Ratna binggung ntah apa yang harus dilakukan untuk meredakan gairah suaminya yang lapar itu.


Aduhh gimana ni habis aku malam ni kena makan mas, alamat besok pagi aku nggak bisa jalan ni. aduh gimana ni?? (ucap Ratna sambil berfikir)


Ratna pun menemukan ide lalu.....


Aduh....duh... duh....Mas sakit perut Ratna(ucap Ratna pura-pura meringis kesakitan)


kenapa sayang??ada apa?? (ucap Rahman sambil menghentikan aksinya)


Aduh mas perut Ratna sakit mas(ucap Ratna)

__ADS_1


Ya udah deh kita batalin untuk malam ini, sini biar aku bawa kamu ke tempat tidur(ucap Rahman sambil menggangkat tubuh Ratna dan membawanya ketempat tidur)


Alhamdulillah selamat(ucap Ratna membatin)


Sini sayang kamu tidur disini ya, biar mas disebelah sini(ucap Rahman)


Iya mas, masssss peluk Ratna dong(ucap Ratna manja)


Sini sayang sini peluk sama mas(ucap Rahman mendekati Ratna dan memeluknya)


Selamat malam mas(ucap Ratna sambil mengecup bibir Rahman sebentar)


Iya selamat malam sayang,mimpi yang indah ya sayang(ucap Rahman)


Ratna dan Rahman pun tertidur pulas,Ratna tertidur nyanyak sekali.Rahman terbangun pukul 3 pagi,Rahman melihat Ratna yang masih tertidur pulas. Rahman mendekatkan wajahnya ke wajah Ratna, Rahman melihat wajah Ratna dengan lekat.


Rahman terus melihat istrinya, Tanpa sengaja Ratna terbangun dari tidurnya lalu mengecup bibir Rahman,Rahman memegang leher Ratna.Kecupan itu berubah menjadi lumatan yang sangat panas. Ratna memukul dada Rahman lalu Rahman melepaskan lumatannya.


Masss, kamu ni apaan sih(ucap Ratna)


Hitung-hitung buat nidurin si junior ni, soalnya kemarin malam udah berdiri tapi gagal.Sekarang setelah aku bisa cium kamu dia kembali lagi tidur(ucap Rahman sambil senyum-senyum)


Apaan sih mas, jadi nggak ikhlas ngelepas aku kemarin malam gitu?? (ucap Ratna sambil memajukan bibirnya)


Ikhlas kok,sayang itu bibir jangan kamu majuin nanti juniornya bangun bisa bahaya(ucap Rahman menggoda Ratna)


Iya...iya(ucap Ratna sambil mengukir senyum dibibirnya)

__ADS_1


Sayang gimana kalau kita sholat tahajud aja yuk(ucap Rahman)


Ayuk,Ratna dulu ya yang ambil air wudhu mas ngalah ok(ucap Ratna langsung berdiri dan meninggalkan Rahman)


Rahman menunggu Ratna keluar dari kamar mamdi, tak lama kemudian Ratna keluar lalu Rahman mengambil wudhu.Rahman selesai mengambil wudhu lalu mereka sholat malam, lalu mereka mengaji sampai shubuh. Merekapun melanjutkan sholat subuh. Setelah selesai sholat subuh Ratna langsung Mandi.


Mass Ratna mandi dulu ya(ucap Ratna)


Ikutt, mas mau mandi sama kamu(ucap Rahman memegang tangan istrinya)


Nggak-nggak nanti kalau mas ikut Ratna mandi bisa lama siapnya ntar, bisa habis Ratna mas lahap(ucap Ratna sambil berlari dan menutup pintu kamar mandi)


Kamu gitu Rat, jahat banget sih(ucap Rahman lalu dusuk ditempat tidurnya)


Tak lama kemudian Ratna keluar dari kamar mandi dengan dililit hamduk dan rambutnya yang masih basah. Rahman yang melihat Ratna seperti itu tiba-tiba adiknya bangun. Rahman langsung mendekati Ratna. Ratna mundur sampai mentok didinding.


Mas kamu mau ngapain sih?? (tanya Ratna)


Jangan salahin mas Rat,kamu yang buat sijunior bangun jadi kamu harus tanggung jawab(ucap Rahman berbisik ditelinga Ratna)


Emang Ratna ngapain,kan Ratna nggak ngapa-ngapain(ucap Ratna)


Kamu tau nggak!!dengan kamu seperti ini sudah membuat mas tergoda dan menyebabkan sijunior bangun. Jadi kamu harus tidurin junior lagi(ucap Rahman lembit ditelinga Ratna)


Ta.. p... (ucap Ratna terpotong karna Rahman langsung menyerangnya)


Pagi itu Rahman berhasil mendapatkan haknya karna kemarin malam tertunda. Rahman dan Ratna terbaring lemas diatas tempat tidur mereka dengan situtupi selimut. Rahman memeluk wrat Ratna begitu juga Ratna.

__ADS_1


__ADS_2