
Lihat nggak 2 wanita disana?? (dengan tangan masih menunjuk)
Namun ia tidak mendapat jawaban dari temannya, ia pun heran lalu melihat temannya tersebut dan ternyata.... temannya menatap lekat kearah 2 wanita yang ia tunjuk tadi.
Satria... (sambil menepuk bahu satria)
Cantiknya.... (keluar begitu saja dari mulut satria)
Rahman pun membuka matanya, dan sepertinya ia marah dengan temannya karna ia takut satria pun menyukai Ratna.lalu ia menoyor kepala satria dan berkata!!
kamu apa-apaan sih sat?? kan aku nanya kenapa kamu malah bengong ngelihat mereka??jangan bilang kamu suka salah satu dari mereka??
Iya aku suka salah satu dari mereka(dengan senyum yang merekah dari bibirnya)
Sontak mata rahman terbelalak dan sinis melihat temannya.
Kamu suka siapa diantara mereka ha?? jangan kamu ambil incaranku!!berani kamu ambil siap aja akan aku hjar kamu(dengan marahnya)
emang yang mau kamu incar yang mana?? (bertanya dengan santainya)
Tuhh(menunjuk)
Yang pakek jilbab hitam itu,itu yang mau aku incar kayaknya dia wanita yang tepat untukku. lihat saja senyumnya, wajahnya,matanya begitu innnnnddddaaaahhhhhh(terus menatap kearah Ratna)
Oooo yang itu!! (menjawab dengan santainya)
O gitu doang(muka heran)
Jadi lo mau gue jawab apa?? (mengerutkan dahinya)
Seterah lo aja lah sat,jadi siapa yang lo suka antara 2 wanita itu?? (mencurigai ditambah takut)
Tenang aja gue suka yang ada dihadapan cewek yang lo incer itu(terus menatap kearah sinta)
__ADS_1
alhamdulillah...Syukurlah(dengan senyum lebarnya)
Jadi apa langkah lo untuk kenal dengan dia?? (bertanya ke rahman)
Gue juga nggak tau, yang pasti gue bakalan cari tahu dulu tentang dia,apa yang dia suka, dio orangnya seperti apa,dan...
solehah(satria memotong ucapan rahman)
Benar sekali, memang lo temen yang paling mengerti gue(merangkul bahu satria)
hemmm(menghela nafas)
Kenapa??(tanya rahman kepada satria)
Temennya cewek yang lo incer udah ada pasangan apa belum ya?? (dengan muka memelas)
Yah ternyata itu gue kiraain apa, gue tebak sih belum.mendingan kita cari tahu bareng-bareng kan mereka selalu berdua(sambil melihat ke arah satri)
Bener jugak tu ya udah kita mulai dari hari ini kita ikuti mereka, ok? (dengan wajah senang)
Setelah mereka berjabat tangan ternyata Ratna dan sinta beranjak tari tempat duduknyaa.
Sin... kita mau kemana lagi ni??
Bentar aku mikir dulu!!(sambil jari telunjuknya mengetuk-ngetuk keningnya)
Haaaaa, gimana kalau kita ke tamana kampus yuk buat lancarin hapalan kita(senyum lebar)
Ayuk!! (ajak Ratna)
sesampainya ditaman...
Tuh ada kursi kosong tu(sambil menunjuk)
__ADS_1
Iya tu ayok!! (Ratna menarik tangan sinta)
Sesaat mereka sedikit lagi mendekati kursi itu datang lah 2 laki-laki yang langsung duduk dikursi kosong itu.Sontak langkah mereka terhenti dan pandangan Ratna turun kebawah.Sinta menarik tangan Ratna.
Kayaknya sinta bakalan labrak mereka deh(batinnya berbicara)
Benar saja sinta menghampiri mereka dengan Ratna dibelakangnya.
Heh kalian(ucap sinta)
siapa yang lo maksud??(satria menjawab dengan mengerutkan dahinya)
Ya kalian ber2 lah siapa lagi!!nggak mungkin pohon yang dibelakang lo tu(dengan kesalnya)
Kenapa dengan kita ber2 ha?? (melawan sinta)
Kalian tanya kenapa?? heh kalian tau nggak itu tempat duduk kita ber2 kenapa kalian datang dan ngambil tempat kita ha?? (dengan marahnya)
Tempat duduk kalian??gue lihat nggak ada tu tulisan bahwa ini tempat duduk kalian, ini tempat duduk umum jadi siapa saja boleh duduk disini(dengan santainya)
Apa tempat duduk umum?? hehh lo nggak tau aja kalau itu tempat duduk khusus kita ber2(dengan nada kesal)
Disaat mereka ber2 bertengkar hanya karna tempat duduk tanpa disadari satria terus menatap lekat wajah Ratna, namun tina hanya menunduk saja tanpa melihat kearah mereka.
Ini cewek kenapa ya saat ada laki-laki dia nundukin kepalanya?? apa ada yang salah?? (dalam batinnya)
Lamunanya pun hancur saat ia mendengar suara Ratna keluar dari mulutnya.
Sudah sinta biarkan saja,kita cari aja yang lain. kalau perlu nantik aku minta sama pihak kampus untuk buat kursi kusus untuk kita dengan memperjelasnya, kalau perlu aku minta kursi kita dipagari oleh pagar besi(kata Ratna dengan menarik tangan sinta untuk pergi)
Namun sinta tidak mau karna laki-laki itu tidak percaya dengan perkataannya.Sinta langsung menarik tangan satria dan menunjuk kearah kursi yang bertuliskan"khusus non Ratna dan sinta".sontak mata satria terbelalak dengan apa yang ia lihat, ternyata benar apa yang dikatakan sinta.
Sebenarnya siapa mereka?? kenapa ada kursi khusus untuk mereka?? (tanya satria dalam hatinya)
__ADS_1
Ternyata Rahman pun terkujut dengan apa yang ia lihat.lalu....