Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 26:Ratna menggoda lagi


__ADS_3

Tumben nanya,biasanya nggak pernah(ucap Rahman)


Jawab aja deh mas, mas masuk kerja nggak hari ini(ucap Ratna sambil mengelus wajah Rahman)


Mas nggak masuk hari ini sialnya kemarin malam kan kamu udah ngerjain pekerjaan mas, jadi hari ini mas cuman ngirim file nya kesekertaris mas aja(ucap Rahman dengan senyum)


Yes berarti hari ini hari aku dan mas, mas bebas kok ngelakuin apa aja ke aku untuk hari ini(ucap Ratna)


Darah Rahman berdesir, jantung Rahman semakin cepat berdetak.Rahman sepertinya tak sanggup menahan gejilak yang ia rasakan. Setiap sentuhan Ratna padanya membuatnya tak karuan.Ratna terus mengelus wajah Rahman dengan sesekali mengedipkan dan menggigit bibir bawah Ratna. Rahman melihat Ratna seperti itu seakan ingin memakan istrinya sampai habis.


Ratna mas mohon jangan godain mas kayak gini. Mas binggung, mas ini laki-laki normal Rat yang kalau jika diperlakukan seperti ini bakalan liar(ucap Rahman membatin)


Mas kenapa benggong sih,mas nggak mau melahap Ratna samapi habis(ucap Ratna menggoda Rahman sambil menggigit bibir bawahnya)


Rahman melihat Ratna seperti itu sudah tidak bisa menahannya lagi. Rahman tarik pinggang Ratna sehingga kini tubuh mereka menempel. Ratna melihat suaminya seperti itu malah menggoda Rahman habis-habisan.


Ratna kamu yang sudah membangunkan harimau tidur Rat, jadi kamu harus tanggung jawab.Jangan salahkan mas kalau mas melahap mu sampai habis bahkan tak bisa berjalan(ucap Rahman sambil mengelus pinggang Ratna)


Nggak papa kok mas, toh tubuhku dan jiwaku milik mas Rahman, jadi apapun yang mas lakukan Ratna akan berusaha melaksanakannya(ucap Ratna)


Rahman pun langsung mengecup bibir Ratna dengan sangat lembut,lalu mereka melakukan hubungan suami istri saat itu.Saat itu Ratna sudah menjadi milik Rahman seutuhnya dan Rahman pun sudah milik Ratna seutuhnya. Rahman dan Ratna tertidur sesudah melakukan aktivitas mereka. Ratna tertidur nyanyak sekali sambil memeluk tubuh Ratna, begitu juga Rahman, Rahman tertidur nyenyak sekali sambil memeluk Ratna.Beberapa waktu kemudian Rahman terbangun karna ponselnya berbunyi. Rahman langsung menggapai ponselnya dan langsun mengagkat nya.


Assalamualikum,ada apa nit?? apa ada sesuatu yang penting??(ucap Rahman pada sekertarisnya)


waalaikusallam pak, saya mau melaporkan bahwa klien kita dari jerman ingin bertemu langsung dengan bapak. Mereka ingin membahas proyek ini bersama bapak(ucap nita)


Apa kamu tidak bisa kasi alasan kalau saya ada kepentingan(ucap Rahmanmenaikkan suaranya)


Saat Rahman menaikkan suaranya Ratna terbangun dan melihat suaminya memasang muka kesal. Lalu Ratna berinisiatif mengurangi kekesalan suaminya. Ratna mengelus-elus dada bidang milik suaminya. Sontak Rahman terkejut dengan aksi istrinya itu.


Sayang kamu ngapain sih(ucap Rahman sambil menjauhkan ponselnya)


Mas yang kenapa?? kok wajahnya kesal sih??apa ada sesuatu yang membuat mas kesal?? (tanya Ratna)


Mas nggak papa kok, ini ada kelian minta langsung bertemu sama mas bahas proyek(ucap Rahman sambil mengecup kening Ratna)

__ADS_1


Mas jangan marah-marah dong,nanti hilang gantengnya lo(ucap Ratna dengan masih memainkan dada bidang milik suaminya)


Ratna kamu menggoda mas ya?? Jangan sayang mas lagi nerima telfon dari nita. nanti kalau nita dengar obrolan kita gimana? (ucap Rahman)


Hemmm,Ratna nggak ambil pusing. Ratna mau lihat mas bisa tahan nggak(ucap Ratna sambil mengedipkan matanya dan menggigit bibir bawahnya)


Sayang jangan kayak gini dong, nanti kalau kamu udah bangunin harimau tidur takutnya nanti kamu nggak bisa berjalan(ucap Rahman sambil mengecup bibir Ratna)


Ihhh, mas tu yang mulai(ucap Ratna)


Sebentar ya...mas mau jawab dulu telfon nita nanti kita kelarin(ucap Rahman)


Hallo nita begini saja kamu atur pertemuannya,tapi 2 jam kedwlepan saya belum bisa kalau setelahnya saya akan usahakan(ucap Rahman)


Baiklah pak, maaf pak karna mengganggu waktu bapak(ucap Nita)


Rahman langsung mematikan telfonnya, Rahman langsung melihat Ratna.Ratna melihat Rahman lekat sambil menggigit bibir bawahnya.


Ratna.... kamu jangan godain mas lagi,nanti kalau mas khilaf dan buat kamu nggak bisa jalan gimana?? (ucap Rahman sambil memeluk tubuh istrinya)


Ohh kamu nantang mas ya(ucap Rahman)


nggak kok, mas... (ucapan Ratna terhenti)


Rahman langsung menyerang Ratna lagi tanpa ampun. Akhirnya mereka sampai pada puncaknya. Rahman dan Ratna terkulai lemah. Tak lama kemudian azan pun berkumandang. Rahman bangun dan membangunkan tubub Ratna,mereka duduk sambil menunggu azan selesai.


Sayang tu azan udah selesai, yuk sekarang kita mandi bersihin tubuh kita(ucap Rahman)


Ayuk, tapi Ratna mandi sendiri nanti gantian aja sama mas(ucap Ratna)


Kenapa mandinya nggak barengan aja?? (tanya Rahman sambil melempar senyum jailnya)


Nggak mau nanti takutnya mas khilaf, nanti nggak jadi sholat kita kalau mas khilaf(ucap Ratna)


Hemmm...kan kamu yang godain mas, kalau kamu nggak godain mas,mas nggak bakalan khilaf kok(ucap Rahman sambil mencium hidung istrinya itu)

__ADS_1


Ratna nggak godain mas kok cuman menarik mas ke peluakan Ratna(ucap Ratna)


Hemmm... sejak kapan kamu bisa gombal kayak gitu(ucap Rahman)


Sejak mas ada disisi aku(ucap Ratna)


Lalu Ratna pun ingin turun,gerakannya terhenti karna Ratna merasakan sakit diselangkagannya.


Awww,sakit banget(ucap Ratna meringis kesakitan)


kamu kenapa Rat??(tanya Rahman)


Nggak tau mas, **** Ratna sakit banget kayak robek mas(ucap Ratna masih meringis kesakitan)


Bentar biar mas lihat ya(ucap Rahman)


Alangkah terkejutnya Rahman saat melihat ada darah di tempat tidurnya.


Sayang ada darah,berarti aku udah ngambil mahkota kamu dong.Maafin mas Rat, mas nggak maksud buat kamu sakit kayak gini.Sakit banget ya Rat?? (ucap Rahman)


Nggak papa kok mas, itu kan hak mas.Mahkota Ratna memang seharusnya milik mas. memang sakit sih, mas... bisa bantu Ratna kekamar mandi nggak??(ucap Ratna sambil tersenyu lebar)


Bisa kok sayang, sini biar mas gendong(ucap Rahman)


Rahman pun menggendong Ratna sampai kedalam kamar mandi lalu Rahman keluar. Tak lama kemudian Ratna selesai mandi.Ratna keluar dari kamar mandi dan langsung mengambil pakaiannya.


Mas gantian mas yang mandi setelah itu kita sholat bareng-bareng(ucap Ratna sambil memasang bajunya)


Iya sayang,tapi cium aku dulu dong(ucap Rahman sambil mendekati Ratna)


Hemmm,jangan mas nanti nggak jadi sholat. cepetan mandi mas(ucap Ratna)


Iya iya(ucap Rahman)


Rahman pun masuk kekamar mandi dan langsung membersihkan tubuhnya sekaligus ambil air wudhu.Tak lama kemudian Rahman keluar dari kamar mandi dan melihat Ratna yang sudah menggunakan mukenanya bersiap-siap sholat.Rahman langsung mengambil pakaian dan menggunakan sarung,lalu menghampiri Ratna. Rahman dan Ratna pun sholat seperti biasanya.

__ADS_1


__ADS_2