Menuju ridhonya bersamamu

Menuju ridhonya bersamamu
bab 16:Pertemuan Ratna dan Rahman


__ADS_3

Ratna masuk kegedung itu dengan mengikuti papa dan mamanya dari belakang.Disetiap langkah papa dan mamanya menyalami para rekan bisnisnya,Ratna pun ikut menyalami rekan-rekan papa dan mamanya.Tanpa Ratna sadaru papa dan mamanya sudah berbincang-bincang dengan sepasang suami istri.Ratna menghampiri papa dan mamanya,setelah Ratna tiba disitu mereka langsung bertanya pada papa dan mamanya Ratna.


Mas Rusli ini siapa?? (ucap suaminya bertanya pada papa Ratna)


Ooo iya,perkenalkan ini anak saya, namanya Augustin Ratna Can(ucap papa Ratna)


Ratna pun bersalaman dan memperkenalkan diri.


Perkenalkan om...tante... nama saya Augustin Ratna(ucap Ratna sambil bersalaman)


Kenalkan nama om...Randi sanjaya dan ini istri om...namanya Rina(ucapnya)


Cantik ya pa... (ucap tante Rina)


Iya ma cantik,anak anda cantik ya mas Rusli(ucap om Randi)


Iya lah lihat dulu dong siapa papa...mamanya...(ucap papa Ratna sambil merangkul pundak istrinya)


Iya deh memang cantiknya itu keturunan deh,jadi ini yang bakal calon menantunya kita pa?? (tanya tante Rina)


Iya ma ini lah yang bakalan jadi calon menantu kita(ucap om Randi sambil tersenyum)

__ADS_1


Mbak Rina anak laki-lakinya mana?? (tanya mama Ratna)


Oh iya sebentar ya,saya panggil kan dulu(ucap tante Rina)


Rahman kemari nak... (ucap tante Rina sambil melambaikan tangannya)


Ratna terkejut dengan apa yang didengarnya,Ratna tak percaya dengan apa yang didengarnya.Sontak Ratna memalingkan wajahnya melihat ke belakang dan benar saja ternyata Rahman yang dimaksud adalah Rahman yang sama yang pernah dihajarnya dipertandingan.


Itu kan....Rahman.Aduh gimana ni(ucap Ratna membatin)


Sontak Ratna meminta izik ke papa dan mamanya untuk ketoilet.Papa dan mamanya mengizinkan,Ratna langsung berjalan ke arah toilet.Ratna mempercepat langkahnya,sesampainya ditoilet Ratna langsung berdiri didepan kaca. Ratna binggung harus bagaimana. Ratna takut semua orang akan tahu tentang Ratna yang menghajar Rahman sampai masuk Rumah sakit berbulan-bulan.Tapi Ratna juga binggung kalau ia menolak perjodohan itu maka akan mengecewakan papa dan mamanya.Ratna pun berfikir dan ia menemukan jalan keluarnya yaa dengan menerima perjodohan itu. Ratna mengumpulkan keberaniannya dan ia bergegas menuju tempat papa dan mamanya tadi. Ratna pun keluar dari toilet ia melangkah menuju papa mamanya,langkah Ratna terhenti saat ia mendapati Rahman sesang asyik berbincang dengan papa dan mamanya. Tanpa disadari jantung Ratna berdetak dengan cepat.Ratna pun tiba disana dan langsung menyapa papa dan mamanya.


Pa... Ma(ucap Ratna)


Iya pa, ada apa pa?? (tanya Ratna)


Ini papa mau kenalkan kamu sama anak om Randi(ucap papa Ratna)


Ooo, iya pa....kenalkan nama saya Ratna(ucap Ratna sambil mengulurkan tangannya)


Ohh,Perkenalkan juga nama saya Rahman(ucap Rahman sambil menyambut tangan Ratna)

__ADS_1


Sayang Rahman ini ternyata cowok yang kemarin salah parkir didepan pagar rumah kita lo(ucap mam Ratna)


Benarkah ma... (ucap Ratna sambil tersenyum)


Tiba-tiba papa Ratna membahas pertunangan Ratna dan Rahman. Sontak Ratna dan Rahman terkejut namun Ratna telah mempersiapkan dirinya untuk menerima itu. Disisi lain ternyata Rahman terkejut dengan apa yang didengarnya lalu Rahman minta izin ke toilet. Papa mama Rahmanpun mengizinkan. Rahman bergegas ke toilet dan berdiri didepan kaca toilet.Rahman melamun saat mengingat apa yang diucapkan papa Ratna,karna Rahman tak percaya dengan apa yang didengarnya.


Nggak mungkin nggak mungkin, ternyata cewek yang papa dan mama bilang bakalan jadi calon istri ku itu Ratna. Aku nggak mau, aku masih terauma dengan apa yang aku alami. Karna Ratna aku harus menginap dirumah sakit sampai berbulan-bulan.Bentar tapi kalau aku terima dengan pertunangan itu maka aku bisa membalaskan rasa sakit ku selama dirumah sakit karnanya(ucap Rahman membatin)


Baiklah jadi aku harus terima perjodohan itu(ucapnya)


Rahman pun keluar dari toilet dan menghampiri mereka kembali. Ratna dan Rahman mendengarkan apa yang papa Ratna dan papa Rahman ucapkan.


Bauklah mas,jadi kan ini anak kita udah saling mengenal jadi kapan kadinya ni?? (tanya papa Rahman)


Secepatnya saja, karna kan nggak baik kalau lama-lama.Takutnya terjadi hal yang tak diinginkan(ucap papa Ratna)


Pa... om... gimana kalau minggu depan tunangan minggu depannya lagi langsung menikah(ucap Rahman mengusulkan)


Ratna terkejut dengan apa yang didengarnya, Ratna nggak habis pikir dengan apa yang diucapkan Ratna.Tetlintas dalam benaknya Ratna bahwa Rahman ingin balas dendam padanya.Namun semua itu ditepis oleh Ratna. Beberapa waktu kemudian tetnyata papa Ratna dan Rahman pun setuju dwngan usulan Rahman.


Om setuju Rahman dengan usulanmu, bagaimana menurutmu Ran?? (tanya papa Ratna)

__ADS_1


Saya setuju juga mas(ucap papa Rahman)


Baiklah mulai sekarang kalian harus mempersiapkan semuanya(ucap papa Ratna sambil melihat Rahman dan Ratna)


__ADS_2