
H A P P Y R E A D I N G
Sambil mengaduknya ia tersenyum sinis. 'Dasar Arabella bodoh! Kamu pikir obat darimu bisa mempan. Sama sekali tidak berpengaruh bagi Aland karena setiap harinya aku memasukkan semua obat ini,' batin Lena.
Pelayan tersebut langsung berjalan kearah Arabella dan Aland. Ia langsung memberikan bubur yang sudah ia buatkan kepada majikannya.
“ Terima kasih, sekarang kamu boleh pergi.”
Arabella menyuapi Aland, meskipun Aland sempat menolaknya namun, ia akhirnya menurut dana membuka mulutnya. Suapan pertama justru Aland semakin merasakan pusing yang cukup parah. Ia bahkan menarik-narik rambutnya sendiri hingga membuat Arabella cemas.
“ Arrggh! Kepalaku sakit sekali. Hey! Apa kamu sengaja memasukkan racun kedalam makananku?!” geram Aland sembari bertanya dengan kasar.
“ Sayang, aku tidak melakukan apapun. Lagipula bubur ini pelayan kita sendiri yang buatkan. Mungkin pusing mu semakin bertambah karena belum meminum obat dari Dokter. Sebaiknya cepat minum obat ini langsung,” sahut Arabella sembari berusaha mengambil obat.
Namun, belum sampai Arabella mengambilnya justru Aland menepis piring isian bubur hingga pecah berhamburan. Sikap Aland begitu aneh, dia sangat cepat marah bahkan Arabella begitu terkejut. Arabella pun terus berusaha mendekati suaminya bahkan mencoba menyentuhnya.
“ Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu!” bentak Aland sembari menyingkirkan tangannya Bella.
__ADS_1
“ Aku ini istrimu! Aland! Lihat kesana, itu semua photo kenangan saat kita menikah. Jadi berhentilah bersikap seperti itu kepadaku,” kesal Arabella yang ikut-ikutan marah.
‘Astaga! Seharusnya aku tidak perlu ikut-ikutan marah. Aland sedang sakit, dia pasti menginginkan kasih sayang dariku,’ batin.
“ Sayang, maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk marah kepadamu, sungguh!” Arabella menyesal sambil menggapai tangan Aland.
“ Jangan sentuh aku! Kau dengar!” bentak Aland sambil berusaha bangkit dari duduknya meskipun ia sedang pusing.
“ Sini aku bantu, Sayang.” Arabella mencoba menolong namun, berkali-kali Aland menolaknya.
Arabella tidak mengikuti kemana Aland pergi. Ia merasa sakit hati meskipun ia sadar bahwa suaminya sedang sakit namun, itu tetap saja menyakitkan. Apalagi ucapan itu keluar langsung dari mulut orang yang dia cintai. Namun, meskipun begitu Arabella menarik nafasnya perlahan. Ia tidak ingin ikut-ikutan marah.
...----------------...
Malam tiba hawa dingin yang begitu menyejukkan jiwa. Aland berada di kamar mereka namun, mereka sibuk dengan diri masing-masing meskipun Arabella terus mencoba mendekati tapi, selalu percuma Aland sudah menganggapnya orang lain. Berkali-kali Arabella mencoba untuk memberikan obat dari Dokter namun, setiap pemberian dari Arabella selalu di buang oleh Aland.
Arabella duduk terdiam merenung semua nasibnya, ia baru saja merasakan kebahagiaan namun, dalam sekejap kebahagiaan itu lenyap. Semua kenangan yang Aland berikan untuknya sewaktu mereka belum menikah lalu sekarang ia sungguh kecewa. Meskipun ia tahu bahwa Aland dalam kondisi yang tidak membaik.
__ADS_1
Rasa pusing di kepala Aland, kembali menyerangnya. Ia bahkan berteriak-teriak namun, saat itu juga Arabella berlari menemuinya.
“ Sayang, aku sudah bilang padamu. Minum obatnya jika tidak maka kesehatanmu akan kembali memburuk. Kau lihat tubuhmu sudah kurus dan tidak lagi memiliki tubuh kekar seperti dulu. Ayo sini aku akan memberikan obat untukmu.” Arabella cemas sembari memegang tubuhnya Aland.
“ Jangan sentuh aku! Aku tidak kenal denganmu!” bentak Aland yang begitu keras kepala.
Dengan perlahan Arabella menjauh. ‘Apa yang harus ku perbuat saat ini? Aland, dia bahkan tidak lagi mengenaliku.’
Melihat Aland terus menahan rasa sakitnya begitupun dengan dirinya yang sudah tidak lagi dikenal. Air mata pun jatuh membasahi pipinya, ia kemudian berlari keluar dari kamarnya. Entah kemana tujuan yang ia tuju untuk menghilangkan rasa sakit di hatinya. Namun, saat ia sedang merasa kesedihan yang begitu pedih tiba-tiba Benny sudah berdiri sambil tersenyum di depan pintu kediamannya hingga membuat ia terkejut.
...----------------...
Salam sayang, selamat menunggu update jangan lupa vote Genk ....
Sambil menunggu yuk genk baca TMA. Oh ya tanggal 18 akan terbit novel berjudul cintai aku tuan muda.
__ADS_1