
...H A P P Y R E A D I N G...
Aland mengangguk-anggukkan kepalanya saat mendengar ucapan yang keluar dari Rere. Hingga akhirnya ia memilih untuk tidak menjawab apapun. Udara diluar begitu segar namun, justru ia merasa sedikit kedinginan sebab sudah sebulan lamanya tidak pernah lagi keluar dari tempat yang paling membosankan.
Aland kedinginan sambil memeluk tubuhnya sendiri hingga akhirnya Rere peka dengan apa yang terjadi pada sampai ia bertanya.
“ Aland, apa kamu kedinginan?” tanya Rere yang langsung dijawab anggukan oleh Aland.
“ Baiklah kalau begitu ayo kita kembali kedalam.” Rere akhirnya terpaksa membawa Aland untuk kembali beristirahat sejenak.
...----------------...
(Kanada ~ Villa Benny)
__ADS_1
Pagi menyapa mentari perlahan bersinar. Mengufuk di timur bersuar merah kekuningan warna pendar bangunkan tidur seorang wanita yang memiliki wajah begitu menggoda bagi setiap insan manusia yang melihatnya.
Arabella Delisa meringkuk di dalam selimut tebalnya. Ia terjaga dengan suasana hati yang sepi namun, tiba-tiba perutnya terasa sakit seperti ada sesuatu yang ingin keluar hingga pada akhirnya aliran dari dalam perutnya naik ingin berhamburan keluar. Dengan bergegas ia berlari menuju ke kamar mandi sampai akhirnya semua isi makanan di dalam perutnya habis. Bahkan beberapa kali ia muntah dan mual-mual. Rasa pusing pun ikut serta bahkan saat ia ingin berjalan menuju pintu di kamar mandi tiba-tiba semuanya gelap hingga akhirnya ia terjatuh tidak sadarkan diri.
Di sisi lain, Benny yang sudah terbangun lebih dulu sedang menikmati secangkir kopi di atas balkon kamarnya sembari membuka sebuah situs dalam tanda kutip dewasa. Entah kenapa akhir-akhir ini setelah ia resmi berpisah bersama Arabella. Ia begitu suka mengoleksi semua film-film khusus dewasa. Bahkan menjadi rutinitasnya setiap pagi. Namun, ia juga merasa bosan duduk sendirian hingga akhirnya ia memutuskan untuk memanggil pelayan. Dalam dua detik pelayan berlari menghampiri majikannya.
“ Ada apa, Tuan?” tanya pelayan sembari menundukkan kepalanya.
“ Apa Bella sudah bangun?”
“ Tidak perlu biarkan saya saja.”
“ Baik, Tuan."
__ADS_1
Benny langsung menuju ke kamarnya Arabella yang memang tidak jauh dengan kamar miliknya. Tiba di sana ia langsung membuka pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu bahkan di villa itu sama sekali belum di pasang kunci pengaman di setiap pintu hingga membuat Benny begitu mudah untuk masuk kedalam.
“ Bella, aku masuk ya! Kamu udah bangun belum?" teriak Benny dengan sedikit keras, dan langsung menuju mencari Arabella namun, tidak ada siapapun orang di atas tempat tidur hingga membuatnya kebingungan.
“ Loh, kata pelayan tadi Bella belum bangun tapi, kenapa di kamarnya dia enggak ada? Bella, Bella! Kamu di mana? Apa di kamar mandi? Jawab dong! Kalau enggak aku paksa masuk nih!" teriak Benny terus-menerus sambil celingak-celinguk mencari keberadaan wanita itu.
Aneh, apa emang dia ada di kamar mandi? Tapi kok enggak di jawab? Kalau aku paksa masuk yang ada aku dikirain mesum lagi meskipun iya sih mesum dikit. Ah udahlah masuk aja deh daripada bingung gini, batin Benny sambil melangkah menuju ke kamar mandi.
Dengan merasa sedikit takut akan kemarahan Arabella karena mencoba masuk tanpa minta izin. Ia pun perlahan membuka pintu kamar mandi sambil mencoba mengintip hingga pada akhirnya mata Benny melotot sempurna saat melihat Arabella sudah tergelatak tidak sadarkan diri. Dengan bergegas ia mendekat.
“ Astaga! Bella! Ya ampun pantesan dia diem terus. Bella, bangun! Ayo bangun, Bel." Mencoba menepuk pipi Arabella dengan pelan dan membawa kedalam pangkuannya. Terus mencoba agar wanita itu tersadar namun, sia-sia ia bahkan tidak kunjung bangun lalu Benny pun akhirnya membopong tubuh Arabella lalu membawanya keluar.
...----------------...
__ADS_1
Haii Genk menurut kalian si Bella kenapa nih? Ingat yah hari Senin novel baru publis loh. Dan TMA juga udah update nih