Mertuaku Perjaka! Mencintaiku

Mertuaku Perjaka! Mencintaiku
Kebingungan


__ADS_3

...H A P P Y R E A D I N G...


Hari itu rencana keberangkatan mereka akhirnya tertunda karena kedatangan Halu yang tiba-tiba sampai pria itu meminta untuk menemaninya di villa beberapa hari lagi. Benny terpaksa mengiyakan sebab dia juga sedikit kasihan dengan adik sepupunya. Saat itu juga Arabella sedang melahap lobster dengan lahap sampai membuat Halu kelaparan. Ia meminta namun, Arabella dengan cepat menjauh bahkan ia melangkah ketempat lain supaya Halu tidak menganggu sarapannya.


Saat itu juga Halu ingin mengambilnya dengan paksa namun, Benny dengan cepat menahan sambil melotot 'kan matanya dengan kejam hingga membuat Halu kesal.


“ Abang sama kakak, sama-sama enggak bisa diandalkan. Minta lobster aja pelit banget!” ketus Halu sambil membuang mukanya dari hadapan Benny.


“ Dia lagi hamil. Lagian bukannya pesan lagi malah minta punya orang. Sana pesan,” sahut Benny tanpa melirik wajah Halu Cayton.


“ Hamil? Bukannya kalian udah cerai kok hamil lagi? Apa udah rujuk? Kenapa sih enggak bilang-bilang pas kalian rujuk lagi? Mentang-mentang gua jauh di sana kalian di sini enak-enak lupain gua. Eh! Bentar deh, kayaknya selama tiga tahun gua pergi kaya ada yang berubah? Bahkan sampai hari inipun gua enggak lihat Papa Aland.” Halu Cayton benar-benar kebingungan bahkan ia terus bertanya.


“ Udahlah lupain Papa Aland. Dia bukan lagi keluarga kita. Kau tahu, penyebab kematian Ibu. Dialah orang yang telah membunuhnya tapi, sekarang dia juga sudah terbunuh di tanganku. Arabella memang hamil namun, itu bukan anakku melainkan anak dari Papa Aland tapi, aku berniat untuk menikahinya. Mereka berdua bahkan menikah namun, itu tidak berlangsung lama. Oh ya jika kamu ingin tahu kenapa mereka menikah semuanya karena cinta tapi, sudahlah lebih baik lupakan itu. Dan sekarang karena kamu telah mendengar cerita ini maka bantu aku untuk bisa menikah kembali bersama Arabella. Kau harus mau tanpa bantahan jika tidak maka aku tidak akan lagi memberikan biaya kuliah untukmu,” cerita Benny sambil memberikan perintah dengan tatapan tajam agar bahkan mengancamnya.


Halu menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal. Ia perlahan ingin bergegas pergi namun, dengan cepat Benny menarik pakaiannya hingga membawa Halu kembali terduduk kembali.

__ADS_1


“ Jangan mencoba pergi, Halu!” ancam Benny tanpa melepaskan pegangan erat di pakaian Halu Cayton.


“ Sepertinya besok gua ada ujian um, jadi mungkin gua harus kembali malam ini,” ucap Halu mencoba untuk menipu Benny.


“ Silahkan pergi bila perlu angkat semua barang-barangmu dan kembalikan uang kuliah yang telah kuberikan untukmu.” Ancaman Benny bahkan dengan tatapan seperti pembunuh mampu membuat Halu Cayton menelan ludahnya sendiri.


“ Oh ... Gua baru ingat ternyata lagi libur semester. Ya udah deh gua temuin kakak ipar dulu,” jawab Halu Cayton dengan terpaksa. Lalu bergegas pergi dari hadapan Benny.


Serem banget ancamannya. Masa gua harus bayar semua uang kuliah bisa mati gua, batin Halu Cayton saat bergegas pergi.


...----------------...


Dua hari kemudian. Benny telah mengajak Arabella untuk pergi dari villa dan juga Halu yang ikut bersama dengan mereka. Selama dua hari itu Benny terus mencoba mencari kesempatan untuk berdekatan dengan Arabella bahkan sebisa mungkin ia membuat wanita itu nyaman dengannya. Hingga ia selalu mencuri kesempatan untuk bisa menciumnya. Lalu pada satu titik di mana Arabella sedang duduk sendirian tiba-tiba Halu datang yang langsung ikut-ikutan duduk bersama.


Halu sibuk memainkan ponselnya di samping Arabella. Pria itu terdiam sambil mencuri-curi pandang kearah Arabella yang juga sedang sibuk memainkan sosial media miliknya sampai akhirnya ia merampas ponsel Bella dengan paksa. Lalu tiba-tiba berdiri.

__ADS_1


“ Loh kenapa ponselku di ambil? Balikin! Atau kalau enggak aku kasih tahu sama kakakmu ya!” Arabella kesal mencoba mengancam namun, sayang Halu Cayton tidak takut dengannya.


“ Gua bakalan kasih ini setelah gua periksa sesuatu.” Setelah mengatakan itu Halu Cayton langsung membawa lari ponsel Arabella ke kamarnya namun, dua menit kedua ia pun kembali karena hanya ingin mengetahui nama email serta sandi di dalamnya.


Arabella yang kesal dengan ulah Halu Cayton sampai akhirnya ia ingin mengadu kepada Benny namun, saat itu juga tiba-tiba Halu Cayton kembali memberikan ponselnya.


“ Loh bentar doang? Terus kamu ambil apa di ponselku?” tanya Arabella kebingungan sembari menatap ke layar ponselnya.


“ Enggak ada apapun. Udah ah aku mau ke kamar dulu,” jawab Halu Cayton yang langsung melangkah pergi meninggalkan Arabella dalam kebingungan.


...----------------...


Sertakan dukungan serta vote jika suka ya Genk! Kira-kira Halu Cayton mau ngapain ya?


__ADS_1



__ADS_2