Mertuaku Perjaka! Mencintaiku

Mertuaku Perjaka! Mencintaiku
Ketemu laki-laki setengah perempuan


__ADS_3

...H A P P Y R E A D I N G...


Benny langsung mengakhiri panggilannya lalu ia berjalan pergi menemui Arabella. Hingga ia memasuki kamar wanita itu namun, dia sedang tertidur pulas. Benny tersenyum dan dia tidak berniat untuk mengganggu hingga akhirnya ia meninggalkan selembar kertas surat yang sudah ia tuliskan.


Aku pergi keluar sebentar ya ada hal penting. Bangun nanti jangan lupa makan. Aku enggak lama kok. Dari Benny tampan.


Isi surat yang dituliskan.


Benny langsung meninggalkan Arabella. Sebelum pergi ia meminta kepada pelayan untuk menjaga wanita itu dan tidak memperbolehkan ia keluar tanpa seizin darinya juga Benny tidak memperbolehkan untuk membuka pintu setiap ada orang datang.

__ADS_1


...----------------...


Benny langsung pergi ke perusahannya. Ia mengambil berlian yang sudah di buatkan menjadi gelang. Serta bukan itu saja namun, Benny juga mengambil kalung berlian yang sudah dituliskan nama Arabella. Bukan cuma itu Benny langsung membelikan gaun untuk Arabella. Setelah semuanya selesai. Ia langsung pergi ke suatu tempat di mana acara lamarannya di adakan. Konsep yang begitu mewah bahkan mampu membuat mata siapapun yang melihatnya kagum apalagi ditambah dengan tulisan nama Arabella dengan dirinya di hiasi dengan bintik-bintik berlian. Juga dilengkapi dengan photo milik Arabella dari mulai mereka saling mengenal bahkan kenangan prewedding pernikahannya dulu juga ikut ditampilkan.


Merasa sangat puas dengan kerja dari setiap karyawannya. Hingga membuat Benny gugup saat mengingat lamaran itu. Ia bahkan berkali-kali mengusapkan tangannya sendiri sembari menarik nafas perlahan dan hembuskan agar dirinya bisa kembali rileks. Saat itupun seorang pelayan mengingatkan dirinya tentang sesuatu hal.


“ Tuan, Maaf. Apa gaun milik Nyonya tidak lagi perlu di antar?” tanya seorang pelayan wanita sembari membawa bungkusan kotak berisikan gaun berwarna putih tipis.


Dirinya pun langsung pergi ke cutting room | hair and face. Beberapa menit perjalanan hingga akhirnya ia tiba. Saat masuk kedalam sana seorang laki-laki setengah perempuan berjalan melenggang lenggok dengan sengaja menggoda langsung mendekati Benny hingga membuatnya ngeri-ngeri.

__ADS_1


“ Aww! Mas ... silahkan masuk. Mari duduk, mau apa nih?Creambath, hair mask, hair spa, hair manicure, hair trimming, hair toning, potong rambut, atau mau potong adik itu tu ....” Dengan genitnya laki-laki setengah perempuan itu bertanya kepada Benny sembari mengerakkan gunting seolah sedang memotong sesuatu.


Benny langsung menelan ludahnya saat mendengar ingin potong itu tu bahkan ia melirik kearah bawah sambil mencoba menutup dengan kedua tangannya. “ Anu, Bang. Eh! Mbak. Saya mau warnai rambut aja. Semuanya ya di warnai.”


“ Oh ... gitu ya udah silahkan duduk, Mas. Saya akan melayani dengan baik,” sahutnya dengan gaya genit.


Benny menurut meskipun sedikit ketakutan. Namun, saat rambutnya sedang di warnai dengan sengaja laki-laki setengah perempuan itu menyentuh lehernya hingga membuat Benny bergidik ngeri.


“ Mas, kok ganteng banget sih? Operasi di mana, Mas?” tanya mbak-mbak wujud belut tersebut.

__ADS_1


“ Saya enggak operasi di manapun. Emangnya kaya kamu operasi kelamin! Eh! Anu maksudnya operasi wajah.” Ucapan itu sukses membuat mbaknya kesal meskipun dia harus terus melakukan tugasnya karena uang adalah segalanya.


__ADS_2