
...H A P P Y R E A D I N G...
Arabella menggelengkan kepalanya saat mendengar ucapan yang bukan-bukan dari suaminya. “Jangan berpikir bodoh aku pergi bukan untuk kembali padanya tapi, aku ingin menenangkan diriku. Jadi tolong berikan waktu untukku seorang diri.”
“Ya ampun. Bagaimana aku bisa percaya? Sekarang Aland berdiri di depanku. Dia terang-terangan ingin mengambil mu dariku jadi aku tidak bisa percaya begitu saja, Baby.” Benny begitu frustasi hingga membuatnya mengusapkan wajahnya dengan cepat.
“Apapun itu kamu harus percaya denganku bahwa aku hanya ingin menenangkan diriku jadi lebih baik minggir aku akan pergi,” paksa Arabella dengan tegas.
“Baby, tolong pikir-pikirkan lagi ....”
“Maaf, Benny. Aku tidak bisa. Oh ya, aku juga akan membawa Brian denganku,” ucap Arabella lalu melangkah melewati Benny.
__ADS_1
Saat itu membuat Benny tercengang. “Baby, kenapa kamu ingin membawa Brian? Dia masih kecil. Bagaimana jika dia menyusahkan mu apalagi kondisi berbadan dua seperti ini. Ayolah aku mencintaimu dan aku tidak ingin kita seperti ini.”
“Ya aku tahu itu. Aku juga mencintaimu jadi sekarang jangan hentikan langkahku. Kamu bisa mengunjungi Brian karena aku hanya menginap di hotel tapi, jangan sampai membawanya pergi dariku. Karena aku ibunya.”
Arabella tetap pergi meskipun Benny sudah mencoba menahannya. Ia memukul apapun benda yang ada di depannya sampai membuat tangannya terluka tapi, ia tidak memperdulikan sedikitpun walau tangannya sudah mengeluarkan darah. Lalu Benny mengambil ponselnya dan menghubungi Rere dengan cepat tapi, sayang sekali panggilan itu tidak terjawab hingga akhirnya ia mencoba mengirimkan sebuah pesan.
...Aland sudah kembali dan Bella sudah tahu. Sekarang tidak ada waktu lagi untuk mencoba membuatnya terluka karena Aland memiliki senjata. Kupikir satu-satunya cara kamu harus menggodanya. Sebagai bayaran aku akan memberikanmu uang satu miliar jika kamu berhasil tidur dengannya. Dan jangan lupa ambilkan photo bersama. Temuin Aland di jalan Laksamana dekat restoran rumah makan bebek. Di sana dia tinggal. Isi pesan yang Benny kirimkan....
...----------------...
Rere sedang bersantai-santai di dalam kolam renang. Ia bahkan tidak mendengar ponselnya terus berdering. Berjalan keluar dari kolam lalu mengambil handuk dan tidak sengaja melihat ponselnya bercahaya sebagai pertanda ada notifikasi masuk.
__ADS_1
Dengan bergegas Rere membuka ponselnya hingga terlihatlah sebuah pesan yang masuk dari Benny. Membuatnya terkejut saat pertama kalinya membaca isi ponsel.
“Astaga! Jadi Aland telah datang. Ya ampun aku harus bergegas pergi lagian lumayan uang satu miliar dan aku juga bisa mendapatkan enak-enak,” gumam Rere sembari tersenyum.
Lalu ia bergegas pergi untuk bersiap-siap. Dua puluh menit kemudian dirinya selesai. Lalu menancapkan gas untuk menuju ke lokasi yang dikirimkan Benny.
Tiba di sana ia tidak melihat keberadaan Aland. Tapi, dirinya mencoba untuk turun dari mobil dan celingak-celinguk melihat ke setiap rumah orang lain hingga akhirnya ia melihat Aland sedang duduk dan hanya memakai celana pendek.
Wow! Sepertinya kedatanganku tepat. Aland bahkan sedang tidak memakai pakaiannya, batin Rere sembari tersenyum.
Rere memberanikan dirinya untuk memasuki rumah Aland meskipun tanpa memintanya. Ia dengan sengaja hingga tersenyum kearah Aland, walaupun pria itu kebingungan.
__ADS_1
“Hay, Aland. Kita bertemu lagi,” ucap Rere sambil mengigit bibir bawahnya dengan sengaja.
Alang mengerutkan keningnya menatap kelakuan Rere. Hingga batinnya berkata. Wanita ini tidak tahu malu datang ke tempatku. Bahkan dia sudah mencoba menipu dengan mengakui sebagai istriku. Benar-benar kelewatan. Lihat apa yang akan kulakukan padamu.