Mertuaku Perjaka! Mencintaiku

Mertuaku Perjaka! Mencintaiku
Benny datang


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


Melihat Aland terus menahan rasa sakitnya begitupun dengan dirinya yang sudah tidak lagi dikenal. Air mata pun jatuh membasahi pipinya, ia kemudian berlari keluar dari kamarnya. Entah kemana tujuan yang ia tuju untuk menghilangkan rasa sakit di hatinya. Namun, saat ia sedang merasa kesedihan yang begitu pedih tiba-tiba Benny sudah berdiri sambil tersenyum di depan pintu kediamannya hingga membuat ia terkejut.


Arabella berdiri mematung saat menyadari kehadiran Benny di kediamannya. Namun, tidak lama dari itu tiba-tiba Rere berjalan masuk kedalam bahkan mendekati Arabella dengan senyuman.


“ Hello, Arabella,” sapa Rere sembari terus berjalan mendekat.


“ Kalian?! Darimana kalian bisa tahu tempat tinggal ku?” tanya Arabella kebingungan.


“ Itu bukan hal sulit buat kami. Bahkan kami berdua tahu tentang semua kejadian yang sedang terjadi di dalam rumah tanggamu. Heh! Bagaimana rasanya memiliki suami tapi, sama sekali tidak di anggap olehnya? Sakit ya, ha-ha-ha!” Rere tertawa bahagia.


Benny pun ikut-ikutan tertawa, lalu ia juga mendekati Arabella yang terus meneteskan air matanya.


“ Apa kabar Ara ku tersayang? Kaget ya aku tiba-tiba ada di rumahmu? Ah! Sepertinya aku terlalu banyak basa-basi, bukankah begitu, Arabella? Oh ya tolong bawakan kami minuman juga cemilan.” Dengan sengaja Benny menjadikan Arabella pelayannya.


“ Keluar kalian dari kediamanku! Cepat keluar! Atau jika tidak maka suamiku yang akan mengusir kalian dari sini!” geram Arabella.


“ Ha-ha-ha!” Justru tawa di balas oleh Benny dan Rere.


Benny sangat bahagia melihat mantan istrinya sungguh tidak lagi berdaya. Ia pun mendekati Arabella begitu dekat lalu akhirnya menarik rambut Arabella dengan kasar.

__ADS_1


“ Aww! Ben! Ini sakit! Lepaskan!” terbaik Arabella menahan kesakitan.


“ Ini tidak seberapa dengan apa yang sudah kalian lakukan terhadapku, Ara! Kalian membunuh ibuku! Bahkan kalian menjadikan ibuku mangsa demi menghancurkan keluargaku! Kenapa kau lakukan itu padaku, Ara, kenapa?! Padahal aku sangat mencintaimu. Sungguh! Aku sebenarnya begitu mencintai bahkan aku terus mencoba untuk menghilangkan cintaku tapi, semuanya sia-sia. Meskipun aku memiliki dendam padamu tapi, aku sebetulnya sangat ingin menjadikanmu milikku lagi,” curhat Benny sambil terus menarik rambutnya Arabella. Namun, ia tidak sadar jika saat itu air matanya perlahan jatuh membasahi pipi angkuhnya.


“ Aku tidak mencintaimu, Ben! Tolong lepaskan rambutku ini sangat sakit!”


“ Baiklah, aku mengerti. Jika memang kamu tidak mencintaiku lagi maka saat ini kamu harus menjadi budak ku. Kamu harus melayaniku! Kau tahu, kenapa Aland mu sekarang begitu menyedihkan? Aku adalah penyebab dari semuanya. Jadi ku ingatkan padamu sekali lagi. Jangan berani mencoba-coba untuk membangunkan kucing yang sedang tertidur karena kamu tidak akan tahu jika kucing itu sewaktu-waktu akan terbangun menjadi seekor harimau yang ganas!”


Benny pun melepaskan siksaannya di rambut Arabella. Ia kemudian pergi untuk menemui Aland. Namun, Arabella dengan cepat menarik kembali tangannya pria itu.


“ Lepaskan, Ara! Atau aku akan menyiksamu lagi!” bentak Benny tanpa melawan.


“ Aww! Ara! Kamu benar-benar membuatku kesal!” bentak Benny.


Benny kemudian menyeret Arabella dengan kesal. Ia kemudian mengambil tali untuk mengikat kedua tangannya Arabella sampai ia tidak bisa berkutik lagi.


“ Benny! Kau kejam! Lepaskan aku!” teriak Arabella.


“ Diam, Ara! Kau ini membuatku pusing saja!” ketus Benny yang langsung pergi melangkah meninggalkan Arabella.


Benny tidak peduli dengan ucapan Arabella. Ia memilih pergi menemui Aland di kamarnya. Tiba di sana ia menatap Aland yang sedang terduduk di temani oleh Rere.

__ADS_1


‘ Kasihan tapi, mau bagaimana lagi dia yang memulai semuanya. Bahkan Rere hadir pun dia bersikap biasa saja,’ batin Benny.


Benny pun mencoba mendekati Aland. Menyadari hal itu Rere langsung memberikan isyarat kepada Benny untuk mencoba mengajaknya berbicara.


“ Ehem! Hay brother,” sapa Benny bersikap sok baik.


“ Kamu siapa lagi?” tanya Aland kebingungan.


“ Oh! Namaku Benny, sahabatmu. Lalu wanita ini dia adalah istri pertamamu,” sahut Benny.


“ Istri pertama? Saya bahkan belum menikah lalu bagaimana bisa saya mempunyai istri pertama? Terus wanita jahat diluar itu siapa?" Aland bertanya dengan begitu polos.


“ Benar, aku adalah istri pertamamu. Namun, wanita jahat itu istri keduamu tapi, sayangnya dia telah membunuh ibumu, Aland,” timpal Rere dengan fakta yang dibuat-buat.


“ Ibu? Jadi ibuku di bunuh oleh wanita itu? Dasar! Aku harus membunuhnya! Oh ya? Bisa tolong ajarkan caranya membunuh seperti apa?” tanya Aland.


“ Caranya begitu mudah tapi, suamiku sebaiknya jangan lakukan itu karena itu tidak baik tapi, siksaan lebih baik untuknya,” hasut Rere dengan sengaja.


...----------------...


Jangan lupa vote ya Genk. Terus berikan dukungan supaya enggak males update. Tanggal 18 akan ada novel baru judulnya cintai aku tuan muda.

__ADS_1


__ADS_2