Mertuaku Perjaka! Mencintaiku

Mertuaku Perjaka! Mencintaiku
Panggilan diam-diam & wawancara


__ADS_3

...H A P P Y R E A D I N G...


Setengah mati Arabella kesal dengan ucapan Benny yang tidak ada akhlak. Percakapan mereka berdua pun sampai tidak terasa sudah tiba di villa. Dua pelayan yang sejak tadi cemas menunggu kedatangan mereka hingga keceriaan yang terpancar saat Arabella turun dari mobil. Benny juga ikut turun dibelakang namun, ia sibuk dengan ponselnya memesan lobster untuk Bella.


Memasuki villa dengan wajah yang bahagia hingga membuat kedua pelayan melirik kearahnya dengan tatapan penuh curiga hingga akhirnya mereka bertanya.


“ Tuan, apa saat ini kau sangat bahagia?” tanya seorang pelayan wanita.


“ Tentu saja aku bahagia. Kalian tahu jika aku sedang habis bermanis-manis dengan Bella. Uhh rasanya senang sekali. Apa menurut kalian aku cocok dengannya?”


“ Tentu saja sangat cocok, Tuan. Kami berdua ikut senang.”


“ Ya-ya terima kasih. Oh ya, tolong nanti siapkan perlengkapan untuk kami kembali. Mungkin sore nanti aku bersama Bella akan pulang.”


“ Baik, Tuan.”


Benny pun melanjutkan langkahnya sambil mengingat hal-hal manis yang sudah terjadi di dalam mobil namun tiba-tiba kringg ... kringg .... Suara ponsel membuat langkahnya kembali terhenti. Dengan cepat ia mengambil ponsel dari saku celana hingga terlihat sebuah panggilan dari Rere. Ia pun menjawab.


“ Ada Apa?” ketus Benny dengan rasa malas.


“ Aku hanya ingin menghubungimu saja tidak lebih, Ben,” sahut Rere dari balik ponsel.


“ Hanya ingin menghubungiku? Memangnya kamu ibuku?” jawab Benny dengan konyol.

__ADS_1


“ Ah sudahlah aku muak lama-lama menghubungimu padahal aku ingin curhat mengenai Aland.”


“ Jika ingin curhat jangan sekarang aku tidak bisa leluasa berbicara takut Arabella mendengarnya. Oh ya, ada sesuatu yang sangat bagus untukmu tapi, tidak untukku. Arabella sedang hamil,” ungkap Benny.


“ Wah ... Ini benar-benar sebuah berita yang bagus untukku tapi, buang-buang uang buatmu ha-ha-ha. Eh! Tapi, ini sebenarnya bukan hal bagus untukku, Ben! Jika mereka memiliki anak maka tentu saja Aland kembali padanya. Ah! Sial,” kesal Rere.


“ Kamu sangat bodoh. Dia tidak bisa kembali padanya kan sudah mati jadi tidak ak-”


Ucapan Benny terhenti saat tiba-tiba Arabella berjalan kearahnya hingga membuat Benny mematikan ponsel sebelah pihak tanpa memberitahukannya terlebih dahulu.


“ Be-Bella, kupikir kamu sudah tidur,” ucap Benny dengan gelagapan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cookies: Aland, hampir semua orang mempertanyakan tentang peranmu di sini. Apa peranmu di sini sebagai utama atau hanya menjadi selingkuhan dari Author, bagaimana pendapatmu?


Aland: Tentu saja aku adalah peran utama yang paling setia terhadap Author, benarkan?


Author: Enggak usah cari muka ya, Aland!


Cookies: Benny, hampir sebagian orang menyukaimu tapi, sebetulnya kamu peran ke berapa sih, bagaimana pendapatmu?


Benny: Cukup menjadi yang pertama karena yang kedua itu sakit.

__ADS_1


Author: Dih! Dasar lebay!


Cookies: Author, tolong jelaskan bagaimana pendapatmu?


Author: Pliss deh ya! Jangan interogasi ke gua! Gua belum kelar masak, nyapu lagi duh ... ah mau cabut.


Cookies: Arabella, bagaimana pendapatmu tentang Aland dan Benny?


Arabella: Mereka memiliki karakter yang berbeda dan cara menjinakkan ku dengan cara yang berbeda.


Cookies: Aland dan Benny silahkan jawab semua pertanyaan yang membuat mereka bingung mengenai kalian berdua.


Aland: Siapa diriku? Peran ke berapa? Tentu saja aku adalah yang pertama pria tapi, tidak selalu yang pertama harus menang dan tidak selalu di tindas.


Benny: Jika ingin tahu diriku ayo sini berikan ciuman untukku.


Aland: Jangan sok ganteng! Kelamaan woy!


Benny: Dasar darah tinggian Lo, Aland. Jadi guys Ben Ben yang tampan ingin jawab spesial untuk kalian semuanya dengan apa yang membuat kalian bingung. Setiap manusia tidak ada yang sempurna. Selalu ada kesalahan-kesalahan baik kecil ataupun besar. Kesempurnaan nyaris tak bisa diraih. Karena kita selalu tahu kehidupan itu seperti jalan, memiliki banyak tikungan apalagi tikungan tajam dari teman, naik, dan turun. Tapi, itulah keindahan. Namun, kita bisa belajar dari ketidaksempurnaan itu sendiri. Seperti kisahnya Aland, meskipun dia peran pria utama tapi, tidak luput dari dosa.


...----------------...


Genk! Segini dulu sudah paham? Kwkwkw

__ADS_1


__ADS_2