My Hot Bodyguard

My Hot Bodyguard
Dia Kekasih Ku


__ADS_3

Keesokan harinya, Anna bangun dengan tubuh yang segar. Semalam dia bisa tidur dengan nyenyak dan semua itu berkat Vano yang menjaganya.


Walaupun terjadi sedikit perdebatan masalah tempat tidur, akhirnya Anna mengalah dan mengijinkan Vano tidur di sofa di kamarnya.


"Ng... Kemana Vano?" Anna celingak-celinguk mencari vano. Tapi pria itu tidak ada di manapun. Dia hanya melihat selimut yang dipakai Vano sudah terlipat rapi di sofa.


"Mungkin dia sudah pergi. Syukurlah kalau begitu. Lebih baik sekarang aku mandi." Tanpa berpikir panjang, Anna langsung masuk ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.


"Ah.. segarnya." Anna menyelesaikan mandinya dengan cepat. Dia masih harus membuat sarapan untuk dirinya sendiri.


"Anthony bilang hari ini dia akan datang agak siangan. Jadi lebih baik aku bersantai saja dulu." Anna keluar dari kamar mandi dan mengambil baju santainya di lemari. Dia mulai memakai bajunya dengan melepas handuknya terlebih dahulu. Tapi tiba-tiba.....


Brakh


"Nona, sarapan sud___ah....


Anna menoleh dan melihat Vano yang mematung di depan pintu. Dan.....


"Kyaaaaa........


...*****************...


"Maaf!! Aku benar-benar tidak sengaja nona." Sesal Vano


Anna hanya diam saja sambil memakan makanan. Dia enggan untuk berbicara dengan Vano karena hal itu mengingatkan tentang kejadian memalukan yang baru saja terjadi.


"Nona!!!"


"Bisakah kau diam, hah? Kau membuatku tidak selera makan." Anna berdiri dan meninggalkan ruang makan.


"Huft... Apa yang harus aku lakukan? Susah payah aku merencanakan semua ini agar bisa berada di dekatnya. Tapi sepertinya semua sia-sia. Setelah ini dia pasti akan memecat ku." Gumam Vano


"Tapi yang tadi itu....." Vano teringat pemandangan indah yang baru saja dia lihat. Dan hal itu membuat kedua pipinya merah. "Astaga!! Itu tadi sangat indah. Sangat sayang jika di lewatkan."


Sementara di kamar, Anna berulang kali teriak karena merasa malu pada Vano. Untuk pertama kalinya dia begitu ceroboh sampai-sampai pria melihat tubuh polosnya.


Jika biasanya dia akan marah dan langsung menghajar orang itu, tapi entah mengapa dia tidak melakukannya pada Vano. Padahal Jayden pun belum pernah melihat tubuhnya.


"Kyaaaa... Apa yang harus aku lakukan? Aku sangat malu!!" Anna menyembunyikan wajahnya di bawah bantal. Dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi bodyguard Justin itu. Di pecat pun percuma karena Vano di perintahkan langsung oleh Justin. Dan jika Dia tetap kekeuh memberhentikan Vano, Justin pasti akan memberitahu semuanya pada Ayahnya.


"Huft... inhale!!! Exhale!!! Anggap saja tidak pernah terjadi apa-apa, Ai. Dan lupakan kejadian memalukan itu. Lain kali kau harus lebih hati-hati. Di rumah ini sekarang tidak hanya ada kau saja." Ucapnya bermonolog


"Lebih baik aku bersiap saja. Sebentar lagi Anthony pasti sampai."


Dan benar saja, saat ini Anthony sudah tiba dan di sambut oleh Vano dengan tatapan yang tidak bersahabat.

__ADS_1


"Singkirkan wajah dingin mu itu. Aku hanya manager Ai. Lagipula kau tidak ingin aku membongkar rahasiamu di depan Ai, kan?" Seru Anthony


"Kau tahu?"


"Tentu saja aku tahu. Aku ini sahabat duo curut itu. Yah bisa di bilang kami ini sahabat baik dari kecil. Dan aku sudah menganggap Ai sebagai adikku sendiri. Jadi kau tidak perlu khawatir."


"Aku pegang ucapanmu!!"


Anthony hanya mengangguk tapi dalam hati, dia merasa gemetar melihat tatapan Vano yang tajam seolah ingin mencabik-cabik nya.


"Ternyata rumor Presdir GV Corp sangat menyeramkan itu benar. Tatapannya saja sudah membuat kedua kaki ku gemetar." Batin Anthony


Tap


Tap


Tap


Vano dan Anthony mengalihkan pandangannya pada sosok cantik yang menuruni tangga.


Anna terlihat sangat cantik dengan baju kasualnya di tambah rambutnya di biarkan terurai begitu saja.


"Kau sudah siap?" Tanya Anthony


"Seperti yang kau lihat." Jawabnya singkat. Matanya tanpa sengaja bertemu dengan Vano. Dan dengan cepat dia memalingkan wajahnya.


"Kami sudah berkenalan tadi. Dan yah, selera Justin bagus juga. Kau bisa menjadikannya kekasihmu kalau kau mau" Goda Anthony


"Berhenti menggodaku!! Sekarang katakan!! Apa jadwalku hari ini?"


"Hanya rapat di JD entertainment dan setelahnya seperti biasa, kau ada syuting film." Seru Anthony


Anna menghela nafasnya. JD entertainment, tempat yang sangat ingin dia hindari. Dia sangat malas bertemu dengan dua manusia tidak tahu diri yang sudah menghancurkan hatinya.


Disaat dia benar-benar merasakan dicintai, Dia harus merasakan pengkhianatan yang menyakitkan. Dan ternyata cinta Jayden selama ini hanya palsu. Entah apa tujuan Jayden melakukan semua itu padanya, yang jelas dia tidak akan bisa memaafkan mereka berdua.


"Sudah saatnya berangkat." Anthony berjalan terlebih dahulu diikuti Anna dan juga Vano.


Di sepanjang perjalanan, Anna hanya diam menatap keluar jendela mobil. Dan semua itu di lihat oleh Vano. Dia tahu saat ini Anna pasti tidak mau bertemu dengan mantan kekasihnya. Andai dia bisa membantu agar Anna bisa melupakan mantan kekasihnya itu. Tapi semua tidak akan semudah itu. Pasti Anna butuh waktu untuk menjalin hubungan dengan pria lain.


Hah... Sepertinya dia harus banyak bersabar menunggu Anna mau membuka hatinya untuk dirinya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, mereka kini sampai di JN entertainment. Vano sebagai bodyguard Anna dengan sigap membuka pintu mobil untuk Anna. Penampilannya yang tidak biasa menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di sana. Mereka bertanya-tanya siapa pria yang berjalan di samping Anna tersebut.


"Kali ini rapat tentang apa lagi?" Tanya Anna

__ADS_1


"Entahlah. Mungkin dia ingin membahas tentang perusahaan yang sedang menurun."


"CK.. aku malas bertemu dengannya." Gumam Anna yang masih bisa di dengar oleh Vano. Tapi pria itu tidak berkata apapun. Dia mencoba untuk tidak ikut campur urusan Anna. Karena dia hanya seorang bodyguard.


"Kau sudah datang, Ann?" Tanya Jayden saat melihat rombongan Anna masuk keruang rapat


"Seperti yang anda lihat tuan Jayden." Jawab Anna singkat. Dia duduk di kursi yang sudah di sediakan dengan Anthony yang juga duduk di sampingnya sedangkan Vano berdiri belakang Anna. Dan semua itu tidak lepas dari tatapan Jayden


"Siapa dia? Orang luar dilarang masuk kemari." Ucap Jayden


"Dia bukan orang asing. Tapi kekasihku."


Deg


Ucapan Anna membuat semua orang yang berada di sana tersentak. Tak terkecuali Vano. Tapi dia hanya diam dan tidak menunjukkan reaksi apapun.


"A_apa? Kekasih? Jangan bercanda Anna!!" Seru Jayden


Anna menatap Jayden dan Youra bergantian, "apa wajahku ini terlihat sedang bercanda?" Dia berdiri dan menarik Vano untuk duduk di sebelahnya. "Dia kekasihku. Dan dia bukan orang asing. Jika kalian tidak setuju dia berada di sini maka aku juga dengan senang hati keluar dari ruangan ini." Ucap Anna


Baik Jayden maupun Youra tidak bisa berkata-kata. Jayden tidak menyangka jika Anna begitu cepat mendapatkan penggantinya. Padahal dia ingin sekali memperbaiki hubungan mereka. Tapi dengan adanya Vano, itu akan membuat semuanya menjadi sulit


Sedangkan youra tidak kalah geram karena Anna bisa mendapatkan kekasih yang sangat tampan. Tapi tampan saja tidak cukup. Melihat penampilan Vano membuat Youra berspekulasi jika dia hanya seorang berandalan saja.


"Lebih baik kita mulai rapat hari ini." Seru Anthony yang di jawab anggukkan oleh semua orang yang hadir di sana.


Semua mulai membahas tentang perusahaan yang mengalami penurunan. Anna memberi saran pada Jayden untuk segera memberi klarifikasi pada publik mengenali video syur yang beredar di sosial media. Dia yakin jika mereka segera memberikan klarifikasi semua akan membawa dampak baik pada perusahaan.


"Kenapa kau selalu meminta kami untuk segera mengklarifikasinya? Apa kau pikir semua itu mudah? Kami harus mencari seseorang yang menyebar berita miring itu terlebih dahulu sebelum melakukan konferensi pers." Seru Youra


"Aku hanya memberi saran nona. Kalian mau terima atau tidak itu terserah kalian. Harusnya kalian tahu jika semua ini karena berita miring tentang hubungan kalian." Ucap Anna


"Kau tenang saja Ann. Kami pasti akan segera memberi klarifikasi pada publik jika semua itu tidak benar. Dan kami akan membuktikannya." Timpal Jayden penuh keyakinan. Tapi hanya di tanggapi dengan senyuman sinis oleh Anna.


"Lakukan sesuka mu, Jay. Karena video itu asli. Aku ingin lihat bagaimana kau akan menyelesaikannya." Batin Anna


Setelah cukup lama mereka membahas tentang kelangsungan perusahaan JD entertainment, mereka mengakhiri rapat kali ini. Dan Anna dan yang lain bersiap untuk pergi ke lokasi syuting.


"Terimakasih kau mau menyempatkan diri hadir di rapat kali ini, Ann." Ucap Jayden


"Sudah menjadi tugasku karena aku bagian dari perusahaan ini."


"Baiklah kalau begitu, aku harus pergi karena aku masih ada jadwal syuting." Lanjut Anna


"Tunggu Ann!!" Jayden menahan lengan Anna dan hal itu membuat Vano merasa tidak senang.

__ADS_1


"Maaf Tuan Jayden. bisa kau lepaskan tanganku? Aku tidak mau kekasihku salah paham."


Jayden merasa canggung dan melepaskan tangan Anna. "Terimakasih. Ayo sayang, kita masih harus ke lokasi syuting. kau harus menemani ku sampai selesai ya." Anna memeluk lengan Vano dan bersikap manja. Dia melirik Jayden dan tersenyum sinis. "Kau lihat !! Aku bukan wanita lemah yang akan terus menangis karena pengkhianatan yang kau lakukan. Akan aku buktikan jika aku bisa walaupun tanpa dirimu." Gumam Anna Dalam hati.


__ADS_2