My Hot Bodyguard

My Hot Bodyguard
Ya, Itu Aku


__ADS_3

Anna melihat Vano yang tiba-tiba pergi begitu saja. Dia tidak berpendapat apapun mengenai berita yang beredar. Anna tahu, Vano pasti kecewa karena Jayden tidak mendapatkan hukuman setimpal tapi justru akan menggelar pernikahan dengan Youra untuk menutupi skandal mereka.


Anna menghela nafas panjang. Apa Vano juga mengkhawatirkan nya? Dia melihat jam tangannya. Sudah cukup lama Vano pergi, jadi dia memutuskan untuk menyusulnya. Dia akan memberitahu Vano jika dia baik-baik saja.


Tapi baru beberapa langkah, Anna di kejutkan dengan ucapan Vano yang tengah berbicara dengan seseorang.


"Halo James."


"James ?Apakah itu James asisten tuan Geovano?" batin Anna. Dia masih berdiri di sana dan mendengar samua yang Vano katakan pada seseorang yang dia panggil James.


"Good."


Vano memasukkan ponselnya kedalam saku. Tapi Anna semakin bingung, apa yang dia maksud itu adalah pernikahan Jayden dan Youra? Tapi kado apa yang dia maksud?


"Kalian boleh bersenang-senang. Tapi tidak lama lagi, kalian akan jatuh kembali di jurang yang kalian buat sendiri."


Gumaman Vano terdengar jelas di telinga Anna. Dia semakin yakin jika yang Vano maksud adalah Jayden dan Youra. Tapi sepertinya dia harus meminta penjelasan lebih lanjut. Tidak mungkin orang seperti Vano berani melakukan hal besar. Karena bagaimanapun juga uang lebih berkuasa. Dia takut Vano terlalu dalam terlibat dan berakhir di jeruji besi.


"A_anna!!" Vano terlihat terkejut dengan keberadaan Anna yang berdiri tidak jauh darinya. "Se_sejak kapan kau berada di sini?" tanya nya lagi

__ADS_1


"Sejak pertama kau menyebut nama James." Anna mendekati Vano dan berdiri tepat di depannya. Dia melihat gerak-gerik Vano yang tidak biasa. Berulang kali dia menggerakkan matanya dan terlihat gugup.


Hal seperti itu biasanya terjadi pada seseorang yang tertangkap basah karena berbohong. Dia akan mencari alasan dan enggan menatap lawan bicaranya.


"Kenapa kau gugup Van? Apa kau melakukan kesalahan?" tanya Anna


"A_apa? Ke_kesalahan? Tentu saja tidak." ucap Vano terbata.


"Lalu, siapa James? Apa dia asisten Tuan Geovano?" Anna menatap intens mata Vano. Sebenarnya dari awal dia curiga dengan pria di depannya ini.


Justin dan Javier adalah orang yang tidak mudah percaya dengan orang lain kecuali orang itu kenal baik dengan keduanya. Dan dengan santainya, Justin mempercayakan dirinya pada Vano yang merupakan bodyguard Justin.


Bagaimanapun juga, Vano adalah orang asing untuk nya. Dan Justin tahu bagaimana respon adiknya pada orang asing. Tapi Justin seolah tidak menganggap hal itu penting. Jadi, apakah mereka berteman dekat?


Apalagi Vano yang terlihat tidak takut dengan Justin dan Javier. Ditambah, pria itu terlihat akrab dengan asisten tuan Geovano.


Tunggu dulu!!! Geovano?


Anna melebarkan kedua matanya. Apa mungkin.....

__ADS_1


"Ann....


"Geovano?"


Deg


Anna menatap Vano dengan serius. Tidak ada bantahan sama sekali apa itu artinya yang dia pikirkan benar?


"A_apa kau, Geovano?" tanya Anna


Vano terdiam. Dia sudah tertangkap basah. Percuma mengelak. Mungkin sekarang waktu yang tepat mengatakan semuanya pada Anna.


Lagipula cepat atau lambat Anna akan tahu yang sebenarnya. Daripada Anna tahu dari orang lain, lebih baik dia sendiri yang jujur pada wanita itu.


"Van!!" panggil Anna


Pria itu menghela nafas panjang. "Iya, itu aku."


Deg

__ADS_1


__ADS_2