
"Pemirsa, masih ingatkah anda dengan video skandal dari CEO JN entertainment yang viral beberapa waktu lalu?"
"Di ketahui semalam pihak berwajib menangkap oknum yang tidak bertanggungjawab yang sudah memfitnah dan menyebarkan video tuan JN dan nona YI."
"Pelaku yang berinisial S mengatakan jika dirinya melakukan hal itu karena yang tidak menyukai jika JN menjalin hubungan dengan AL."
"Berikut liputannya."
BIP
Anna mematikan televisinya. Dia mengambil tas dan keluar dari kamarnya. Saat dia menuruni anak tangga, Aretha berdiri di sana dan menghentikan Anna.
"Kau mau kemana, Ai? Bukankah kau masih libur? Apa karena berita itu?" Tanya Aretha
Anna terdiam. Dia memang ingin keluar dan menemui orang yang mengaku telah menyebarkan video itu. Dia hanya ingin tahu apa yang mereka inginkan.
"Kenapa kau diam? Apa kau akan kembali pada Jayden?" Tanya Aretha lagi
Vano yang mendengar hal itu sedikit terkejut. Dia tidak bisa menyalahkan keluarga Anna Karena mereka tidak tahu faktanya. Tapi apakah Anna akan kembali pada Jayden jika ada desakan dari penggemarnya?
Bagaimanapun mereka hanya tahu jika Anna dan Jayden telah salah paham. Dan pasti mereka akan meminta Anna untuk meminta maaf pada Jayden dan kembali kepelukan pria itu.
"Jangan bicara sembarangan mom!! Aku tidak mungkin melakukannya." Jawab Anna
"Tapi bagaimanapun juga kalian.....
"Aku putri mommy, bukan? Harusnya mommy tahu aku seperti apa." Sela Anna. "Ayo Van!! Kita pergi."
Vano membungkuk hormat pada Aretha dan menyusul Anna yang sudah pergi lebih dulu.
"Kenapa kau berkata seperti itu, sayang? Kau tahu sendiri Ai itu seperti apa." Seru Jacob
"Iya, aku tahu. Aku hanya ingin memastikan saja. Lagipula, jika hubungan Ai dan Bodyguard itu renggang karena masalah ini, bukankah itu bagus? Kita bisa melanjutkan perjodohan yang kita buat dengan keluarga Vincent."
"Ya, walaupun Geovano adalah CEO GV corp. Tapi dia tidak sebanding dengan putra Jonathan Vincent, pemilik JV Company, bukan?" Lanjut Aretha
"Apa kau masih berfikir untuk meneruskan perjodohan ini? Apa kau tidak lihat putri kita sudah bahagia dengan pilihannya. Setidaknya, biarkan Ai memilih jalan hidupnya." Jacob menepuk pelan bahu Aretha dan pergi begitu saja.
Aretha menghela nafas panjang. Dia ingin ketiga anaknya memilih jalan hidupnya masing-masing dan mencari cinta mereka. Tapi sepertinya percintaan putrinya tidak berjalan mulus karena dia selalu di terpa gosip tidak sedap.
Tapi mau bagaimana lagi, itulah resiko jika menjadi seorang artis. Dan dia cukup senang, Putrinya bisa menghadapi semuanya dengan baik.
"Aku benci berada di situasi seperti ini. Tapi, aku akan mencoba sekali lagi percaya padamu, Ai. Jadi jangan kecewakan Mommy." Batin Aretha.
Di perjalanan, Anna hanya diam menatap keluar jendela. Sepertinya dia merasa kurang nyaman dengan pengakuan pelaku penyebar video itu.
Dan dia yakin, setelah ini akan banyak netizen yang memojokkannya dan meminta dirinya untuk kembali pada Jayden. Atau mungkin berita ini juga bisa merusak hubungannya dengan Vano. Padahal dia sudah sangat nyaman berada di samping bodyguard nya itu.
"Kau takut?" Tanya Vano memulai pembicaraan
__ADS_1
"Sedikit."
Vano menggenggam tangan Anna dan meyakinkan wanita itu, "Tidak perlu takut. Bukankah kau sendiri saksi kunci di sini. Aku yakin dia hanya di peralatan saja."
"Yang harus kita lakukan adalah mencari bukti jika mereka memanipulasi bukti dan saksi."
Anna menatap Vano. Ucapan pria itu seolah memberinya kekuatan.
Memang benar. Harusnya dia mencari bukti jika mereka memanipulasi bukti dan saksi. Dengan begitu, dia akan terlepas dari tekanan ini.
"Jadi?"
Anna membalas genggaman tangan Vano dan mengangguk tegas. "Iya, aku akan melakukannya." Ucapnya
"Lalu sekarang kita mau kemana?" Tanya Vano
"Kemana lagi? Tentu saja ke kantor polisi. Aku ingin tahu apa yang di berikan padanya sampai dia mau melakukan itu semua."
"Baiklah!!" Vano menambah kecepatan laju mobilnya. Dan tidak lama kemudian, mereka sampai di kantor polisi.
Anna memakai topi, masker dan kacamata hitamnya. Dia turun dari mobil setelah Vano membukakan pintu mobil untuknya.
"Siapa kalian? Dan ada perlu apa datang kemari?" Tanya polisi yang berjaga
"Aku Anna Lee. Aku datang untuk bertemu dengan pelaku yang menyebarkan video tuan J." Seru Anna
Polisi itu terdiam sejenak. Dia tahu siapa Anna Lee. Dan dia juga bisa menebak jika kedatangan Anna ke kantor polisi pasti ingin mengintrogasi pelaku.
Polisi itu menyeringai. Mungkin dia akan untung besar jika menjual berita ini pada stasiun televisi.
"Ekhm.. baiklah!!" Polisi itu meminta Anna menunggu di ruang tunggu. Sementara dia menjemput pelaku.
"Waktu kalian hanya 10 menit." Polisi meninggalkan Anna dan pelaku dan kembali di tempat duduknya.
"Si_siapa kau?" Tanya si pelaku
Anna melepaskan kacamata dan maskernya. "Aku Anna Lee."
Deg
"A_anna Lee?"
"Melihatmu terkejut sepertinya kau bukan penggemarku. Sayang sekali. Padahal polisi bilang, kau menyebarkan video itu karena kau tidak suka Jayden menjalin hubungan dengan ku."
"Sekarang katakan padaku!! Berapa mereka membayar mu?" Tanya Anna
"A_apa maksudmu? Aku tidak mengerti." Pelaku terlihat gugup. Beberapa kali dia menampakkan gerak-gerik yang mencurigakan. Sepertinya Jayden lupa memberinya skenario jika Anna menemuinya.
"Aku tahu kau berbohong. Karena aku sendiri yang menyebarkan video itu." Aku Anna
__ADS_1
Deg
"A_apa? Ja_jangan bercanda?" Teriak pelaku
"Apa wajahku ini terlihat sedang bercanda?"
"Sekarang katakan saja, berapa mereka membayar mu?" Lanjut Anna
Pria itu menunduk. Keringat dingin keluar dari pelipisnya. Dia merasa terpojok karena pengakuan Anna membuatnya ketahuan.
"Me_mereka menawarkan uang yang banyak padaku. Dan... Dan akan membiayai semua kebutuhan keluarga ku selama aku di penjara." Seru pria itu
"Dan kau percaya?"
Pria itu menatap nyalang Anna Lee, "apa maksudmu, nona? Tentu saja aku percaya pada mereka?" Teriaknya
"Dasar bodoh." Anna Lee berdiri dan meninggalkan pria itu dengan penuh ketakutan dan keraguan akan janji yang di berikan Jayden padanya. Bagaimana jika yang di katakan Anna Lee benar?
Anna Lee melihat beberapa polisi yang berjaga. Tapi sepertinya mereka tidak menyadari keberadaannya kecuali polisi yang mempertemukannya dengan pelaku.
"Bisakah kau merahasiakan kedatanganku ini dari wartawan, tuan?" Pintanya pada polisi
Polisi itu hanya diam. Tidak mungkin dia menyia-nyiakan kesempatan. Dan dengan menjual berita ini, dia akan mendapatkan keuntungan besar.
Melihat polisi yang diam saja, sepertinya hal itu sia-sia saja. Anna melanjutkan langkahnya keluar dari kantor polisi. Sedangkan Vano, dia masih berdiri di depan polisi itu.
"Lebih baik kau turuti permintaan Anna Lee, atau kau akan kehilangan kewibawaan mu sebagai polisi." Vano menyeringai dan pergi begitu saja
" Memangnya siapa kau? Berani-beraninya mengancam ku." Umpat polisi
Di perjalanan, lagi-lagi ana terdiam memejamkan matanya. Dia tidak habis pikir jika ada pria bodoh seperti pelaku. Dengan mudahnya dia percaya dengan ucapan Jayden yang akan memenuhi kebutuhan keluarganya selama dia berada di penjara. Sangat konyol.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Vano
Anna membuka matanya dan menghela nafas berat, " yeah. Aku baik-baik saja."
"Hanya saja aku risih jika di sangkut-pautkan dengan mereka lagi." Lanjutnya
"Kita pikirkan nanti, sekarang kita makan dulu. Kau melewatkan sarapan mu. Aku takut kau sakit."
Anna tersenyum dan mengangguk. Mereka memutuskan untuk ke restoran terdekat. Tapi lagi-lagi mereka di sambut oleh segerombolan pencari berita.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu, Jayden yang melihat berita pagi itu terlihat mematikan televisi nya. Dia dan Youra terlihat puas dengan berita pagi itu. Mereka merayakan keberhasilan mereka dengan bersenang-senang di apartemen Jayden.
"Aku tidak menyangka jika semua akan semudah ini. Dengan begini, semua orang akan menyerang Anna dan menyalahkan Anna karena tidak mempercayaiku dan lebih percaya dengan video itu." Seru Jayden yang di sambut tawa oleh Youra.
"Kau benar Jay. Sekarang Anna pasti kebingungan dengan serangan dari netizen. Baru saja kemarin dia mengakui jika dia mempunyai kekasih seorang preman dan itu sudah membuat pembencinya bertambah. Dan sekarang dengan berita ini, aku yakin dia akan down."
__ADS_1
"Yah, itu memang bener. Dan aku akan memanfaatkan keadaan Anna untuk kembali padaku." Batin Jayden