
Setelah memberi saran untuk menikah dengannya, Youra memilih untuk pulang dan memberikan Jayden waktu untuk berfikir. Dia berharap Jayden akan menyetujui rencananya, karena dia sangat ingin menikah dengan Jayden yang merupakan pemilik JN entertainment.
Jika dia bisa menjadi istri Jayden, dia tidak perlu bersusah payah bekerja dan berakting di depan kamera. Dia juga bisa membalas Anna sesuka hatinya. Ide yang sempurna.
Youra masuk kedalam mobilnya dan mulai menginjak pedal gas meninggalkan basemen apartemen milik Jayden. Tapi tanpa dia sadari, ada mobil yang mengikutinya. Dan saat mobil Youra melewati jalanan yang sepi, mobil tersebut menambah kecepatan dan berhenti tepat di depan mobil Youra.
"Ck.. Siapa mereka? Beraninya menghalangi jalanku." umpat Youra. Dia ingin turun dari mobil dan membuat perhitungan dengan mobil di depannya, tapi tiba-tiba dua pria bertubuh kekar turun dari mobil tersebut dan membuat Youra mengurungkan niatnya untuk turun dari mobil.
"Si_siapa mereka?"
"Keluar!!" Kedua Pria tersebut menggedor kaca mobil Youra.
Youra ketakutan. Dia meraih ponselnya dan bersiap menghubungi polisi. Tapi ucapan pria itu membuat Youra mengurungkan niatnya.
"Jika kau berani menghubungi polisi, maka kami tidak akan segan menghabisi mu." ancam kedua pria itu
Youra menelan ludahnya kasar. Dia berfikir jika kedua pria itu adalah perampok. Asalkan memberikan apa yang mereka inginkan, dia akan baik-baik saja.
Untuk itu, Youra memilih menuruti ucapan kedua pria itu dan turun dari mobil.
"A_apa mau kalian?" tanya Youra dengan tubuh gemetar ketakutan. "Ka_kalian mau mengambil mobilku? Ambil saja. Tapi lepaskan aku." ucapnya lagi
__ADS_1
Kedua pria itu saling pandang. Salah satu dari mereka membungkam Youra dari belakang menggunakan saputangan yang sudah di lumuri obat bius.
"Hmmpptt." Youra memberontak. Tapi tak lama kemudian, dia sudah tidak bergerak lagi karena pingsan.
Pria itu menggendong Youra masuk ke mobilnya. Sedangkan pria yang lain masuk kedalam mobil Youra dan membawanya pergi dari sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah kamar yang lumayan mewah, Youra terlihat tidak sadarkan diri. Dia menggerakkan jari tangannya dan mulai membuka matanya. "Ish.. Kepalaku pusing sekali." Youra memijat pelipisnya dan melihat ruangan yang nampak asing untuk nya. "Dimana aku?"
"Kau sudah sadar?"
Deg
"Tenang baby!! Kami akan memberimu kenikmatan yang tidak akan pernah kau lupakan."
"Tidak!!! Jangan mendekat!!" teriak Youra.
Tapi sayang, tenaga Youra tidak sebanding dengan ketiga pria itu. Dua diantaranya memegang kedua tangan Youra dan satu pria memaksa Youra menelan sesuatu.
"Hmmpptt.." Youra memberontak. Entah apa yang di masukkan kedalam mulutnya. Setelah Youra menelannya, Ketiganya melepaskan tangan Youra.
__ADS_1
"Uhuk uhuk uhuk..Apa yang kalian lakukan?"
"Memberimu sedikit obat cinta."
Deg
Tiba-tiba tubuh Youra terasa panas. Dia menatap ketiga pria yang tertawa di depannya. "Sial!! Mereka memberiku obat perangsang." umpat Youra dalam hati.
Karena tidak tahan dengan hawa panas di tubuhnya, Youra merobek bajunya sendiri sampai tidak tersisa sama sekali benang yang menempel di tubuh nya.
Perlahan ketiga pria itu mendekati Youra. "Jangan mendekat!!" pekik Youra tak berdaya. Mulut berkata tidak tapi tubuhnya berkata lain. Dia seolah haus akan sentuhan.
Saat ketiga pria itu membelainya. Tapi dengan agresif, Youra menarik salah satu dari mereka dan meminta untuk di sentuh lebih dalam.
Tentu saja mereka tidak menolak. Youra dengan lincah bermain dengan ketiga pria itu bergantian untuk mencari kenikmatan. Tanpa dia sadari jika kegiatan mereka terekam kamera yang terpasang di berbagai sudut kamar.
"Ah~" Youra mencapai puncak kenikmatan entah ke berapa. Tapi sebelum efek obat itu hilang, dia terus menggila untuk mendapatkan kenikmatan itu. Dia memimpin permainan dengan ketiganya sekaligus. Benar-benar terlihat sangat ahli.
Hingga tidak terasa, waktu sudah malam. Youra tergeletak tidak sadarkan diri dalam keadaan polos karena kelelahan.
Ketiga pria itu memakai kembali pakaiannya. Mereka mengambil kamera yang terpasang dan menghubungi seseorang. "Halo bos, semua sudah beres." ucapnya pada seseorang di seberang sana.
__ADS_1
"Bagus. Kirimkan Videonya padaku. Dan kalian akan mendapatkan bayaran kalian."
"Baik Bos." Pria itu memasukkan ponsel kedalam saku celananya. Dia mengajak kedua temannya untuk pergi dari sana karena tugas mereka sudah selesai.