
Anna terlihat gelisah di kamarnya. Dia berjalan kesana kemari mencari cara untuk kabur dari acara pertemuan itu. Jikapun gagal, dia harus merencanakan sesuatu agar pria yang akan dijodohkan dengannya juga menolak perjodohan ini.
"Aku harus bagaimana?" Anna membuka tirai jendelanya dan melihat bodyguard yang berjaga di depan mansion. "Ck...Ini pasti perbuatan mommy." gerutunya.
Anna merasa sangat sial. Semalam dia mendapat kabar jika Vano dijodohkan oleh keluarganya. Dan sekarang dia juga mengalami hal yang sama.
Seharusnya dia mengatakan jika dia ingin bersama dengan Vano lagi. Jadi mungkin semua ini tidak akan terjadi.
Tapi bukankah semua ini salah Vano? Pria itu membohonginya dan pergi begitu saja. Jadi wajar jika wartawan mengira jika mereka sudah tidak mempunyai hubungan karena Vano yang tidak ada di sampingnya.
Tapi jika dia mengklarifikasi dengan membantah jika mereka sudah putus, pasti semua juga tidak akan seperti ini. Tidak!!! Jika dia melakukan hal itu, Vano akan besar kepala. Tapi dia harus bagaimana sekarang?
"Aish...!!!" Anna duduk di tepi tempat tidur dan menatap gaun yang tergeletak di sampingnya. Gaun yang cantik tapi sayangnya dia tidak berminat memakainya.
Tok Tok Tok
"Ai!! Buka pintunya!!" pinta Aretha
Anna menghela nafas panjang dan dengan malas membuka pintu kamarnya.
"Astaga !! Kenapa kau belum siap-siap, hah? Kau tahu ini jam berapa? Kita sudah terlambat, Ai." seru Aretha
"Aku mendadak tidak enak badan mom. Sepertinya aku sakit." Anna duduk di tempat tidur dengan wajah yang lesu.
"Hilih, jangan membohongi mommy!! Mommy tahu ini hanya akal-akalan mu saja agar tidak datang kan?" seru Aretha
"Mommy juga tahu jika kau juga berencana untuk kabur, kan? Tapi mommy bergerak cepat dan meminta bodyguard untuk berjaga." Aretha menarik tangan Anna untuk berdiri, "Sekarang, cepat kau siap-siap!!!"
"Mom!!!"
"Jangan banyak alasan !! Cepat sana!!" Aretha mendorong Anna masuk ke kamar mandi. Dia kembali duduk di tepi tempat tidur untuk menunggu Anna. Jika dia pergi, yang ada Anna akan kembali menunda-nunda untuk bersiap.
"Dasar!!!" Umpat Aretha. Dia mengambil ponsel di dalam tasnya dan menghubungi seseorang. "Halo El, maaf ya. Sepertinya kami akan sedikit terlambat."
"............"
"Terimakasih banyak El." Aretha mematikan sambungan telepon dan memasukan ponselnya kedalam tas. Dia melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya. Sudah 10 menit tapi Anna belum juga selesai mandi.
"Tidak apa-apa Retha, wanita kalau mandi memang lama bukan?" Ucapnya bermonolog. Tapi mengingat Anna yang selalu menunda agar tidak ikut membuatnya tidak sabar. Dia mengetuk pintu kamar mandi dan meminta Anna untuk bergegas.
"Ai!!! Mau sampai kapan kau mandi, hah? Cepatlah sedikit!!" Seru Aretha
__ADS_1
"Ya mom, tunggu sebentar!!" Teriak Anna dari dalam kamar mandi.
Aretha kembali duduk dan menghela nafas panjang. Tidak berapa lama, Anna keluar dari kamar mandi dan Aretha membantu Anna untuk bersiap.
"Wah lihatlah dirimu di cermin!!! Kau terlihat sangat cantik. Mommy yakin nanti dia akan terpesona dengan kecantikanmu." Puji Aretha
Anna tersenyum kikuk. Biasanya dia akan senang jika dipuji, tapi sekarang rasanya dia sangat muak.
Rencana untuk kabur gagal. Jadi dia harus menjalankan rencana selanjutnya yaitu membuat pria yang akan dijodohkan dengannya menolak perjodohan malam ini juga.
"Jangan macam-macam!!" Seru Aretha yang membuat Anna terkejut menatapnya.
"Mommy tahu isi pikiran mu. Kau mau membuat dia membatalkan perjodohan ini kan?"
Anna menghela nafas lesu. Bahkan ibunya tahu apa yang dia pikirkan. Sepertinya semua akan sia-sia jika dia melakukannya.
"Percaya pada mommy, Ai. Kau tidak akan kecewa dengan pilihan mommy kali ini. Mommy jamin kau akan langsung menyukainya."
Anna mengangguk pasrah. Mungkin ini sudah jalan takdirnya. Mungkin juga pilihan ibunya memang yang terbaik untuknya. Jadi lebih baik, dia jalani saja.
"Ayo kita berangkat!!!" Ajak Aretha
"Iya mom."
"Ayo Ge!!! Nanti kita terlambat." Teriak Elyssa.
"Yes mom. Aku sudah siap." Geovano terlihat menuruni anak tangga.
"Wah... Anak mommy tampan sekali." Puji Elyssa
"Siapa dulu daddy nya." Sahut Jonathan
Elyssa melirik sinis suaminya. Sedangkan Geovano hanya bisa tersenyum. Dalam hati dia sangat enggan untuk ikut. Tapi mau bagaimana lagi, menolakpun percuma karena ibunya terus saja mengancamnya. Jadi dia tidak punya pilihan lain.
"Ayo kita berangkat!!" Ajak Elyssa yang dijawab anggukan oleh keduanya.
Selama perjalanan, Geo terlihat gelisah. Pasalnya dia mendapat pesan dari bodyguard yang mengawasi Anna. Dia mengatakan jika mansion itu tiba-tiba di jaga banyak bodyguard.
Hal itu membuat Geo khawatir. Apakah telah terjadi sesuatu? Dia ingin bodyguardnya mencari tahu, tapi sedari tadi dia tidak bisa dihubungi.
"Ge, kau kenapa?" Tanya Elyssa
__ADS_1
"Aku tidak apa-apa, mom." Jawab Geo
"Kau tidak perlu gugup sayang. Mommy jamin kau akan menyukai wanita pilihan mommy. "
Geo hanya tersenyum. Dia melihat keluar jendela dan memejamkan matanya sejenak. "Aku hanya menginginkan Anna, mom." Batin Geo
Drrtt drrtt
Elyssa melihat nama kontak yang menelponnya. Dia tersenyum dan mengangkat sambungan telepon tersebut.
"Halo!!"
"............."
"Tidak masalah. Kami akan menunggu." Elyssa menyimpan kembali ponselnya kedalam tas
"Ada apa?" Tanya Jonathan
"Mereka sedikit terlambat." Jawab Elyssa yang dijawab anggukan oleh suaminya
Tidak membutuhkan waktu yang lama, mereka sampai di restoran mewah di kota London. Mereka memesan ruang VIP yang akan mereka gunakan untuk pertemuan mereka malam ini.
"Kita tunggu mereka datang dulu baru kita pesan makanan." Seru Elyssa
"Iya mom." Geovano duduk membelakangi pintu. Dia terlihat tidak bergairah dengan acara malam itu. Hah.. dia ingin menolak perjodohan ini. Tapi dia tidak ingin membuat ibunya sedih. Jadi sepertinya dia harus membuat wanita pilihan ibunya menolak perjodohan mereka.
"Santai saja Ge. Tidak perlu tegang begitu." Sindir Jonathan
Geovano hanya tersenyum simpul. Sampai terdengar suara pintu terbuka, Geo hanya bisa menghela nafas panjang.
"Maaf kami terlambat."
Deg
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo.. Terimakasih untuk kalian yang sudah bersedia mampir. Jangan lupa untuk mampir juga di novel baru aku ya...
Teimakasih dan selamat membaca 🥰
__ADS_1