
Dan di sinilah Geovano sekarang berada. Di bangunan tua yang terlihat tidak terawat dari luar. Tapi nyatanya saat masuk kesana, begitu banyak ruangan dan juga lorong menuju ruang bawah tanah.
"Di mana dia berada?" tanya Geovano
"Di tempat biasa." jawab James
Mereka menuruni tangga menuju ruang bawah tanah. Hingga mereka sampai di ruang gelap dan berbau anyir. Disini, Geo biasa mengeksekusi korbannya. Lebih tepatnya, orang yang mengusik ketenangannya.
Langkah keduanya berhenti melihat seorang wanita yang tidak berdaya terikat kedua tangannya dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Bangunkan dia!!!" titah Geo
"Baik!!" bodyguard yang berjaga, mengambil air dingin dan menyiramkannya pada wanita itu.
Byuurr
Wanita itu tersentak kaget dan tersedak karena air masuk kedalam hidungnya. "Uhuk... uhuk... uhuk.." dia memfokuskan penglihatan nya dan terkejut melihat orang-orang yang berdiri di depannya. "Si_siapa kalian? Kenapa kalian menculik ku?" tanyanya terbata
"Apa kau mengingatku, Bi Ina?" Geovano jongkok di depan wanita yang bernama Ina. Wanita yang menyamar menjadi jasa kebersihan di mansion Anna Lee
"Tu_tuan Vano!! A_apa maksudnya ini? Kenapa kau melakukan hal ini padaku? Apa kesalahan ku?" tanya bi Ina dengan nada gemetar karena kedinginan.
"Apa kau yakin tidak tahu apa kesalahan mu, hm?"
Bi Ina menelan ludahnya kasar. Ini gawat!! Apa dirinya sudah ketahuan? Dia sangat yakin jika semuanya aman dan tidak ada yang tahu apa yang sudah ia lakukan karena saat itu tidak ada siapapun di mansion Anna.
__ADS_1
Tapi sepertinya dia tidak tahu jika di mansion Anna ada cctv. Jadi apapun yang di lakukan Bi Ina terekam jelas di sana. Di mana dia berniat meracuni Anna dengan menaburkan sesuatu di makanan dan minuman yang tersimpan di kulkas.
Cctv di mansion Anna sudah di retas oleh James. Jadi Saat Bi Ina melancarkan aksinya, James buru-buru membekuknya dan membuang semua isi kulkas dan menggantinya dengan yang baru.
"Katakan!!! Siapa yang menyuruhmu?" tanya Geovano
"A_apa maksud mu? A_aku benar-benar tidak tahu." sangkal bi Ina.
"Masih tidak mau mengaku? Baiklah!! James!!" panggilnya.
"Baik." James mengambil berbagai senjata tajam dan meletakkannya di meja.
Geovano berdiri dia mengambil salah satu senjata tajam tersebut dan memainkannya. " Kau tahu? Aku sudah lama tidak menguliti orang. Jadi...." Geo mendekat dan mengarahkan senjata itu di leher bi Ina, "Kau akan menjadi mangsaku yang kesekian kalinya."
Lagi-lagi bi Ina menelan ludahnya kasar. Keringat dingin menetes bercampur dengan air dingin di kepalanya. Tubuhnya gemetar tidak hanya kedinginan tapi kini dia merasa ketakutan yang teramat sangat.
Mengulitinya? Membayangkannya saja dia tidak berani. Tapi dia juga tidak mungkin mengatakan siapa yang menyuruhnya, karena nyawa keluarganya taruhannya.
"Jadi kau memilih untuk mati perlahan ya. Baiklah!! Aku akan mengabulkannya." Geo bersiap untuk menggoreskan senjatanya ke wajah bi Ina. Tapi tiba-tiba wanita itu berteriak ketakutan.
"Tidak!!! A_aku mohon ja_jangan lakukan!!" teriak bi Ina
"Jadi?"
"A_aku hanya di suruh. J_jika aku tidak melakukannya dia akan mencelakai keluarga ku. Apalagi suami ku sekarang di penjara karena tergiur penawaran yang mereka tawarkan pada kami." terang bi Ina.
__ADS_1
"Awalnya kami memang mendapatkan uang. Tapi setelahnya, dia tidak lagi memberi uang pada kami dan malah menyuruhku untuk mencelakai nona Anna." lanjut bi Ina. Dia terisak karena merasa tertipu oleh orang itu
"Katakan padaku!! Siapa orang itu?" tanya Geo.
Bi Ina menggelengkan kepalanya. Bukannya dia tidak mau mengatakannya tapi nyawa keluarganya lebih berharga.
"Tenang saja!! Aku jamin keluarga mu akan aman." Tahu apa yang di takutkan bi Ina, Geovano menawarkan perlindungan untuk keluarga bi Ina.
Tapi bi Ina terlihat was-was. Dia takut jika dia tertipu lagi. Melihat hal itu, Geovano memerintahkan anak buahnya untuk menjaga keluarga Bi ina. Dia juga meminta James memperlihatkan uang yang sudah dia siapkan untuk bi Ina.
"I_ini....
"Ini uang untukmu jika kau mau mengatakan siapa yang menyuruhmu mencelakai Anna. Dan aku juga akan berusaha membebaskan suamimu. kalaupun aku tidak bisa langsung membebaskannya, tapi setidaknya dia mendapat keringanan. Dan kau akan aku jebloskan ke penjara." seru Geo. Walaupun terpaksa, tapi bi Ina tetap harus di hukum karena berniat mencelakai orang lain. Dan Geovano akan menjebloskannya ke penjara dengan bukti rekaman cctv di mansion Anna.
Deg
Lidah Bi Ina terasa kelu. Dia tidak tahu harus berkata apa. Dia melakukan kejahatan tapi orang yang ingin dia celakai justru membantunya.
"Aku melakukan hal ini karena aku tahu jika kau terpaksa dan suamimu juga tidak bersalah. Jadi katakan sekarang, siapa yang menyuruhmu? Apa dia adalah Jayden?" tanya Geo
"Bu_bukan. Bukan pria itu pelakunya. Dia memang menawarkan uang untuk suami ku dan memintanya mengaku pada polisi jika suami ku adalah orang yang menyebarkan video syur miliknya. Tapi bukan dia yang menyuruhku untuk mencelakai nona Anna."
"Lalu siapa?"
"D_dia adalah....
__ADS_1