My Hot Bodyguard

My Hot Bodyguard
Liburan


__ADS_3

Hari yang telah ditentukan telah tiba. Anna dan Anthony sudah standby di lobby JN entertainment bersama dengan yang lain. Mereka terlihat begitu antusias untuk berpartisipasi merayakan pernikahan bos mereka yaitu Jayden dan Youra.


Begitu juga dengan Anna. Dia juga terlihat antusias. Dia bersikap seolah tidak sabar untuk cepat-cepat berangkat ketempat dimana mereka akan menghabiskan waktu untuk bersenang-senang.


"Wah... Aku kira kau akan memasang wajah cemberut karena tidak ingin ikut acara ini." seru Anthony


"Kau tahu alasannya Thon, tapi kenapa kau bersikap seolah-olah kau itu bodoh." ejek Anna


Anthony hanya berdecak pelan. Ya dia tahu jika Anna hanya berpura-pura menunjukkan senyumannya. Dia yakin dalam hati Anna tidak berhenti mengumpat karena dari awal dia sangat tidak ingin ikut dalam acara tersebut.


Tapi jika dia menunjukkan wajah yang tidak bersahabat, yang ada orang-orang akan mengira jika dia iri, atau mungkin tidak senang dengan kebahagiaan Jayden. Sangat menyusahkan, bukan?


"Selamat pagi semuanya!!" sapa Jayden dan Youra.


"Selamat pagi!!" jawab mereka serempak


"Terimakasih, kalian mau ikut berpartisipasi dalam merayakan hari kebahagiaan kami. Dan kami, secara khusus mengajak kalian berlibur ke tempat-tempat wisata terkenal di London. Dan kami juga sudah menyiapkan hotel untuk kita beristirahat. So, Let's have fun!!!" seru Jayden


Semua bersorak senang. Begitu juga dengan Anna dan Anthony. Mereka bersikap seolah merasa senang bahkan berlari terlebih dahulu menuju bus yang sudah di siapkan perusahaan.


"Hah .. Aku harap semua akan cepat berakhir." gumam Anna


"Kita berlibur selama tiga hari. Jadi, kau harus banyak-banyak bersabar." ledek Anthony


Anna melirik sinis Anthony dan memilih memejamkan mata selama perjalanan.


"Terimakasih Jay. Aku sangat bahagia sekali." seru Youra

__ADS_1


Anna membuka matanya kembali. Dia menoleh kebelakang yang ternyata di sana adalah tempat duduk dua insan yang sedang kasmaran.


"Ck...!!"


"Hai Anna, apa kabar? Aku senang kau bisa ikut liburan bersama kami." seru Youra


"Tidak perlu berterimakasih. Aku ikut karena merasa kasihan padamu. Jika aku memberitahu semua orang, pasti mereka tidak akan mau ikut liburan bersama kalian." bisik Anna mengintimidasi


"Apa maksudmu?" sentak Youra


Anna hanya tersenyum sinis dan kembali duduk. Dia memakai earphone dan memutar musik dari ponselnya. "Bangunkan aku jika sudah sampai." ucapnya pada Anthony


"Okay."


"Sudah Youra!! Jangan membuat masalah!!" cegah Jayden saat Youra ingin membuat perhitungan dengan Anna


"Ingat!! Kita sedang berlibur sekarang. Jadi, kau tidak boleh marah-marah. Kita harus have fun." Jayden menarik Youra kedalam pelukannya dan menenangkan wanita itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, akhirnya mereka sampai di hotel tempat mereka akan menginap. Mereka berkumpul di lobby hotel dan menunggu Jayden dan staff mengambil kunci kamar untuk mereka.


"Oke.. Kami akan membagikan kunci kamar untuk kalian. Kami menyiapkan satu kamar untuk dua orang yang akan kalian tempati bersama manager kalian masing-masing. Tapi karena Anna mempunyai manager laki-laki, maka aku memberikan dua kamar untuk mereka." seru Jayden


Tidak ada yang keberatan dengan keputusan itu. Mereka juga tidak menaruh curiga pada Jayden. Dan setelah mereka mendapatkan kunci kamar mereka masing-masing, mereka bergegas mencari kamar mereka untuk beristirahat sejenak.


"503C?" Anna mencari letak kamarnya yang berada di lantai 5. "Ng? Kenapa kamarku jauh dari yang lain?" gumam Anna Lee. Tapi dia tidak perduli. Dia masuk ke kamarnya untuk beristirahat. Mungkin dia akan menghabiskan waktu di kamar saja daripada jalan-jalan. Bukannya dia tidak ingin, tapi dia sangat malas harus bertemu dengan Jayden dan Youra.

__ADS_1


Sementara di kamar Jayden dan Youra, mereka tengah asyik bercengkerama. "Ah.. Jay..." lenguh Youra


"Kau menyukainya, hm?" Jayden memberikan sentuhan lembut pada Youra. Dia mengakses setiap lekuk tubuh wanita itu hingga erangan terdengar keluar dari mulutnya.


"Aku ingin lebih, sayang." pinta Youra


"Maaf sayang. Kita harus menundanya dulu. Kita baru sampai dan aku tidak ingin membuat mereka iri. Lagipula jika aku melakukannya sekarang, aku takut kau tidak bisa berjalan dengan normal." bisik Jayden


Youra hanya tersenyum. Dia merapikan kembali bajunya dan mencium mesra suaminya. "Lalu, apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya Youra


"Kau beristirahatlah. Aku akan mengecek ulang persiapan kita. Aku tidak ingin terjadi masalah nantinya. Lagipula semua ini adalah tanggungjawab kita. Jadi aku harus turun tangan sendiri." seru Jayden


"Baiklah !! Aku mengerti."


"Terimakasih sayang." Jayden mencium sekilas bibir Youra dan keluar dari kamarnya.


"Ingin mengecek ulang? Cih... Apa kau pikir aku tidak tahu rencanamu, Jayden?" Youra mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Kami sudah sampai. Dan aku ingin kalian segera melakukan tugas kalian. Ingat!! Jangan sampai gagal " Youra memutuskan sambungan telepon secara sepihak.


"Kau tidak bisa membodohi ku Jay. Dan sayangnya, aku mempunyai rencana sendiri. setelah ini aku yakin kau bisa melupakan Anna untuk selama-lamanya." seringai Youra


Ya, Youra tahu rencana Jayden yang memesan kamar di sebelah Anna Lee. Dia tahu Jayden tidak akan pernah melepaskan Anna begitu saja. Untuk itu Anna harus di lenyapkan. Dan dia sudah menyiapkan kejutan untuk Anna Lee.


Sedangkan Jayden, dia memang pergi ke kamar di sebelah Anna. Dia membuka laptopnya dan melihat rekaman cctv yang terpasang dikamar Anna Lee.


"Anna, kenapa makin hari kau semakin cantik saja." Jayden mengusap wajah Anna yang terekam di laptopnya. Wajah cantik Anna saat tertidur membuat hasrat untuk memilikinya semakin besar. Bahkan membayangkannya saja sudah membuat Jayden terangsang.

__ADS_1


"Aku sudah tidak sabar untuk memilikimu, Anna. Bersabarlah!! Sebentar lagi aku akan membuatmu melayang dan mengerang di bawah kendaliku." seringai Jayden


__ADS_2