My Hot Bodyguard

My Hot Bodyguard
Acara Pertunangan


__ADS_3

Jantung Geovano berdetak kencang saat pintu mulai di buka. Entah mengapa dia merasa jika ada Anna di sana. Begitu juga dengan Anna. Dia yang awalnya malas untuk ikut, tiba-tiba merasa jantungnya berdetak kencang. Dia bahkan melambatkan langkahnya dan melihat di sekelilingnya untuk memastikan jika orang yang dia inginkan ada di sana. Tapi sayangnya itu hanya perasaannya saja.


Dan saat pintu terbuka, seluruh tubuh Anna bergetar hebat. Dia sangat yakin jika Vano nya ada di sana.


"Maaf kami datang terlambat." seru Aretha


Deg


Geovano yang duduk membelakangi pintu merasa tidak asing dengan suara itu. Tapi dia berfikir jika itu tidak mungkin. Mungkin saja dia salah orang.


Berbeda dengan Anna yang terkejut melihat Elyssa di sana. Ingatannya kembali di saat Ibunya dan Ellyas membelanya saat terpojok karena pertanyaan dari wartawan. Dari sana dia baru tahu jika Elyssa adalah nyonya Vincent. Itu artinya.....


Anna menatap pria yang masih duduk membelakanginya. Dia berjalan perlahan mendekatinya dan...


"Van!!" panggil Anna


Deg


Kali ini Geovano merasa yakin jika pendengarannya tidak bermasalah. Dia berdiri dan menoleh, "Anna!!" lirihnya


Baik Geo maupun Anna terlihat bingung. Mereka menatap ibu mereka yang tertawa. "Mom!!" seru mereka bersamaan.


"Kalian ini terlihat lucu sekali jika bingung seperti itu." seru Aretha

__ADS_1


"Sudah-sudah. Lebih baik kita duduk dulu. Nanti kami jelaskan." timpal Elyssa


Mereka duduk di kursi yang sudah disiapkan. Baik Anna maupun Geo masih tidak percaya dengan apa yang terjadi pada mereka. Kenapa mereka bisa di pertemuan di acara makan malam itu? Orang Tua mereka bilang jika mereka akan di jodohkan dengan putra putri sahabat mereka. Apa itu artinya.....


Dalam hati, Geo merasa sangat senang. Begitu juga dengan Anna.


"Jadi begini, dari awal sebelum kalian saling mengenal. Kami pernah membuat perjanjian akan menjodohkan kalian. Tapi dengan syarat kalian belum mempunyai pasangan." seru Aretha memulai pembicaraan


"Tapi waktu itu, Ai menjalin hubungan dengan si brengsek itu. Dan mommy berniat membatalkan rencana ini. Tapi diluar dugaan si brengsek itu menunjukan belangnya. Dan Ai malah berpacaran dengan bodyguard nya."


"Untung saja Justin dan Javier menghalangi mommy saat ingin melabraknya." Aretha menatap Geo yang menahan senyum dan kembali berkata, "mereka memberitahu mommy siapa Vano sebenarnya." lanjutnya


"Dan apa kalian ingat saat kami membela kalian saat di restoran?" tanya Elyssa yang dijawab anggukan oleh keduanya


"Dari sana mommy baru tahu jika Anna adalah putri Aretha. Begitu juga sebaliknya. Itu sebabnya kami merasa sangat senang." lanjut Elyssa


Anna terlihat tersipu malu. Dia tahu jika Elyssa adalah penggemarnya. Tapi dia tidak tahu jika dia adalah sahabat mommy nya.


"Kami tahu jika hubungan kalian merenggang karena Geo yang membohongimu, Ann. Tapi percayalah!! Putra mommy ini sangat mencintaimu. Dia tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun. Bisa di bilang kau adalah wanita pertama untuk nya." seru Elyssa


"Ya, anggap saja kami membantu kalian memperbaiki hubungan kalian." timpal Aretha


Baik Geo maupun Anna hanya bisa menganggukkan kepala mereka dan mengucapkan terimakasih.

__ADS_1


"Kalian sempat menolak perjodohan ini, bukan. Bahkan kalian mempunyai rencana untuk kabur. Jadi bagaimana jika perjodohan ini......


"Jangan!!!!" seru Anna dan Geo serempak


"Wah... Kalian kompak sekali. Padahal Daddy cuma mau bilang jika perjodohan ini tidak bisa di batalkan." ledek Jacob yang membuat keduanya malu.


"Jadi bagaimana? Pilihan mommy bagus kan?" ucap Aretha dan Elyssa bersamaan


"Mantap mom. Aku menyukainya." jawab Geo


"Aku mana bisa menolak permintaan mommy." seru Anna


"Dasar kalian ini."


"Sudah-sudah, sekarang sambil menunggu makanan datang, lebih baik kau segera memasangkan cincin ini ke jari manis Anna." Elyssa memberikan cincin pada Geo. Begitu juga dengan Aretha yang memberikan cincin pada Anna.


"Harusnya kalian bilang padaku. Jadi aku bisa memilih sendiri cincin untuk Anna." gerutu Geo


"Hilih.. Menunggu mu memilih cincin untuk Anna bagaikan menunggu hujan di musim kemarau. Sudah cepat pasangkan!!" pinta Elyssa


Geovano tersenyum menatap Anna. Dia memakaikan cincin tersebut di jari Anna. Begitu juga sebaliknya.


"Yey... Akhirnya kita bisa besanan." celetuk Aretha

__ADS_1


"Iya.."


Tidak berapa lama, pesanan mereka datang. Dan mereka melanjutkan acara tersebut dengan menikmati hidangan malam itu.


__ADS_2