My life

My life
RASA TAKUT.


__ADS_3

Tolong...Tolong..jangan..jangan...


jangan kejar aku...pergi sana pergi,jangan kejar aku,.



teriak dinda dalam tidur nya,kevin yang menyadari hal itu segera membangun kan dinda yang seperti nya bermimpi buruk.



***Din..dinda bangun,bangun..teriak kevin memegangi kedua pipi dinda.



***Hahhh..hahhh..hahhh.. suara nafas dinda terdengar begitu berat,keringat bercucuran di dahi nya.



Dinda sontak memeluk kevin dengan erat,ia menangis di pelukan pria tamvan yang telah menyelamat kan nyawa nya beberapa bulan lalu.



***Tenang lah,aku disini aku akan melindungi kamu,bisik kevin dengan lembut sembari mengusap kepala dinda yang baru saja bermimpi buruk.



***Aku takut,ucap dinda singkat.



***Apa yang membuat mu takut,bilang pada ku,tanya kevin dengan menatap tajam mata dinda.



***Bayang bayang mereka membuat ku takut,aku takut mereka akan menemukan kita cepat atau lambat,ucap dinda dengan nafas yang sudah mulai teratur.



***tenang lah,aku tidak akan membiarkan mereka menyakiti mu,kevin mencoba menenangkan dinda.



Mereka kembali berpelukan dengan mesra seperti pasangan kekasih,mungkin sudah ada benih benih cinta yang tertanam di hati dua sejoli muda tersebut.



Dinda tersadar dan melepaskan pelukan nya dari tubuh kevin..



***maa maaf,..ucap dinda tersipu malu.



***Tidak apa apa,kevin tersenyum namun salah tingkah.



Dinda menepis perasaan yang menggerayangi hati nya tentang kevin,karna ia tersadar masih menjadi istri sah dari om fadli.



Termenung...


pikiran dinda menjelajah kesana kemari,rasa ketakutan yang menghantui nya,takut akan berpisah dari kevin,takut akan ditemukan oleh om fadli maupun tante nya,lalu ia akan disiksa bahkan akan dibunuh jika ditemukan.



walaupun ini adalah tengah hutan dan jauh dari jalan raya,bukan tidak mungkin om fadli untuk tidak menemukan mereka berdua,om fadli orang yang berpengaruh dan kaya raya tentu saja dia bisa menyewa 100 sampe 200 orang untuk mencari keberadaan dinda



Dinda berkata kepada kevin..



***vin seandai nya kita di temukan oleh om fadli maupun papa mu,. apa yang akan kita lakukan? tanya dinda.



***tentu berlari lagi yang jauh sampai mereka tidak bisa menemukan kita,jawab kevin tanpa ragu.



***lalu bagaimana denganku,tanya dinda kembali.



***akan ku bawa kamu kemanapun aku pergi,tegas kevin.



***kenapa???



***kamu terlalu crewet gadis kecil,ucap kevin mencubit pipi dinda dengan manja.



Rasa nyaman menjalar keseluruh tubuh dan hati dinda.


perasaan nyaman,tenang,dan merasa terlindungi yang selama ini tidak pernah ia rasakan,.



apakah begini rasanya di cintai...?

__ADS_1


hmm entahlah ucap dinda sembari tersenyum manis.



lika liku kehidupan lah yang memaksa dinda untuk dewasa,menghadapi segala hal,cacian hinaan,siksaan,selama ini dinda tidak akan pernah tidur dengan nyaman,dan terbangun dengan tenang.



bayang bayang rasa takut itu seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja,lalu meluluh lantah kan semua nya.



Dengan ada nya kevin disisi nya,dinda merasa seakan akan ia sedang dijaga dan dilindungi,rasanya sangat nyaman,sangat sangat nyaman,sampai tidak rela untuk melepaskan perasaan yang sesungguh nya terlarang ini..



Sore hari telah tiba..



kevin yang sedari tadi keluar entah kemana sedikit membuat dinda khawatir.



***kemana sih..gumam dinda yang sedang memasak makan malam untuk mereka berdua.



***heii ngelamunin apa tanya kevin yang entah sejak kapan berdiri dibelakang nya.



***ih ngagetin aja sih,ucap dinda



mereka tertawa bersama..



setelah makan malam,dinda dan kevin menonton tv bersama..



suara berbisik berbisik terdengar samar samar oleh dinda..



***vin aku seperti mendengar suara asing,ucap dinda ketakutan.



***tenang lah biar aku cek,kamu jangan kemana mana tunggu aku disini,ucap kevin meninggalkan dinda di ruang tamu sendirian.




***kevinnnnn...kevinnnnnn..teriak dinda berlari namun ditarik oleh seseorang dari belakang.



mulut nya ditutupi,dinda menangis,ketakutan terbesar nya akhirnya terjadi juga,mereka ditemukan,pasti akan dibunuh,pasti akan do habisi..


ia menoleh,trnyata yang membungkam mulut nya adalah kevin,,dinda menangis memeluk kevin dengan erat.



***tenanglah...itu memang anak buah nya fadli si tua bangka sialan itu,ucap kevin dengan lirih..



suara langkah kaki perlahan mendekat kearah dinda dan kevin bersembunyi,dengan sigap kevin mengangkat pistol nya.



***doorrr,...satu tembakan saja,orang yang berjalan mendekat ke arah mereka terkapar penuh darah di lantai itu.



***sekarang kita akan keluar melalui pintu belakang,ucap kevin.



***tunggu kita harus membawa sedikit perbekalan,jawab dinda.



***baiklah pergilah kedapur ambil apa saja yang ada disana,aku akan ke kamar mengambil uang dan senjata,ucap kevin.



Dinda berlari menuju dapur ia membawa apa saja yang memungkin kan untuk perbekalan selama melarikan diri bersama kevin..



setelah selesai mereka menyelinap dari belakang,kevin yang sudah tau hal ini pasti akan terjadi dari awal,sudah mempersiapkan satu mobil pribadi yang akan di bawa nya kabur bersama dinda..



Mobil kevin melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan villa yang berada di tengah hutan tersebut,setelah jauh dari tempat itu barulah mereka berdua bisa bernafas lega,mereka saling memandang dan tersenyum satu sama lain.



sebenarnya kevin telah jatuh cinta kepada dinda,dan dinda juga sebaliknya,tapi mereka hanya takut mengungkapkan satu sama lain,kevin tiba tiba menghentikan mobil nya ditengah jalan yang gelap tersebut.


__ADS_1


kevin memandang dinda,memegang wajah dinda dengan hangat..



mereka berciuman di dalam mobil dan di tengah jalanan yang sepi dan gelap tersebut.



***mmmhh...mmhh..deru nafas memburu mereka satu sama lain..



hangat nya perasaan mereka tidak bisa di sembunyikan lagi,kevin memandangi dinda,menggenggam tangan dinda dengan erat.



***ikutlah kemana pun aku pergi,mulai sekarang aku lah tempat mu bergantung,ucap kevin.



***dinda tersenyum,air mata haru menetes dari pelupuk mata nya,terimakasih ucap dinda dengan lirih.



sekali lagi bibir mereka berciuman dengan erat,pertanda tak ingin melepaskan satu sama lain..



setelah beberapa lama mereka melanjutkan perjalanan lagi,jam menujukkan pukul 12.00 malam,ada satu homestay kecil dipinggiran kota,kevin memesan 1 kamar untuk 1 malam setelah menyelesaikan chek in mereka berdua masuk ke dalam home stay sambil bergandengan.



***silahkan pakk,,ucap resepsionist hotel dengan senyum ramah.



***terimakasih,ucap kevin singkat lalu menggandeng tangan dinda masuk kedalam kamar yang mereka pesan.



rasa canggung dirasakan dua sejoli yang telah di mabuk cinta malam itu.



walaupun 3 bulan terakhir ini dinda selalu bersama kevin,tetapi tetap saja dia merasa canggung satu kamar dengan pria yang sudah berkali kali menyelamatkan nya tersebut.



***aku akan mandi,kamu tidur saja duluan,ucap kevin.



***baik,ucap dinda yang tanpa sadar wajah nya memerah melihat kevin bertelanjang dada.



ohh benar benar indah,batin dinda dalam hati.



***ihh kenapa aku bisa senakal ini,oh tidak tidak pikiran ku pasti sedang tidak beres,ucap dinda memukul kening nya dengan telapak tangan.



Dinda berbaring di ranjang itu menghadap kesisi kanan,ia menutup seluruh tubuh nya dengan selimut.


kevin yang sudah selesai mandi bersiap siap untuk tidur,..



***hmmm nyaman nyaa,ucap kevin ikut berbaring disamping dinda.



**kamu sudah tidur? tanya kevin



***belum,jawab dinda singkat.



***sini biarkan aku memelukmu,ucap kevin



Mereka berpelukan hingga tertidur pulas,..


dan akan melakukan perjalanan lagi keesokan harinya.




Happy reading❤


maaf jika ada kesalahan dalam penulisan atau kata kata nya..



salam author❤


A.DindaHerawati:*



__ADS_1



__ADS_2