
Di sinilah sekarang Meraka berada di salah Satu Restoran Milik David yang dekat dengan Tempat bermain Tadi.
Catline Memesan beberapa makanan untuk dirinya dan juga sang Putra, Tuan Jefry pun tidak jauh beda Ia memesan Makan Yang ia mau dengan Sang Ponakan.
" Mom, Es klim Mom " Kata Bara
" No, Boy " Kata Catline
Tuan Jefry Yang melihat Bara menjadi Lemas Ia berinisiatif Untuk Memesankan Es krim Untuk Bara
Makanan Sudah Datang Tuan Jefry melihat sisi Lain Dari Catline, Yang biasanya Berwibawa, Dingin Namun Kini Taun Jefry melihat Jika Catline sangatlah Hangat kepada Putranya Bahkan Gerak gerik Catline Tidak Luput dari Tatapan Tuan Jefry
" Bara, Bara Bisa kan Makan sendiri? " Tanya Catline
" Of course. Mom " Jawab Bara yang langsung mengambil Garpu Lalu memakan makanannya
" Di tiup dulu Boy, itu Panas " Kata Catline
" Gak Papa Mom, Bial kita cepat Pulang " Jawab Bara Cepat
Catline Tersenyum Ia sangat tau bagai Mana sikap Bara, Sikap Bara tidak jauh beda dengan Ansel yang selalu dingin dengan Orang Baru dan tidak Ingin Berlama-lama.
" Maaf ya Tuan, Putra saya memang Begini Anaknya " kata Catline yang merasa tidak enak Karena sedari tadi Bara selalu menjawab dengan ketus dan dingin
" Tidak Apa-apa, Nona Catline " Jawab Tuan Jefri
" Aunty, Apa Aunty Kekasih Uncle? " Tanya Ponakan Tuan Jefry
Catline melirik kearah Tuan Jefry Lalu tersenyum kepada Ponakan Tuan Jefry " No, sayang. Aunty hanya Rekan kerja Uncle Jefry " Jawab Catline lembut
Gadis cantik itu hanya ber oh ria " oh "
" Kamu tidak sopan Girl bertanya seperti itu " Tegur Tuan Jefry
" Sorry Uncle, Sorry Aunty " Kata Gadis cantik itu
Catline mengelus pipi Ponakan Tuan Jefry " Its Oke Girl " jawab Catline sambil tersenyum
" Mom " Tegur Bara yang tidak suka Jika Mommy nya pegang-pegang Ponakan Tuan Jefry
__ADS_1
Catline tersenyum " Sorry, Boy " Kata Catline, Bara sangat Mirip dengan Dengan Ansel Sang suami Sama-sama Posesif
" Bara, di sini dulu ya. Mom mau ke Toilet Kata Catline kepada sang Putra
" Oke Mom "
" Tuan, Saya Titip Putra saya " Ucap Catline kepada Tuan Jefry yang langsung di anggukan oleh Tuan Jefry
Setelah kepergian Catline, Tuan Jefry langsung memberikan Es krim yang tadi ia pesan " Hai Boy, Apa tadi Kamu menginginkan ini? " Tanya Tuan Jefry sambil menyodorkan Semangkuk es krim kepada Bara
Bara yang di sodorkan Langsung melirik ke Arah Tuan Jefry " Tidak Apa-apa, Uncle tidak Akan Bilang kepada Mommy mu " Kata Tuan Jefry
Bara langsung Menyuapkan satu sendok Es krim kedalam Mulutnya " Bagai Mana, enak? " Tanya Tuan Jefry yang langsung di balas Anggukan oleh Bara
Tuan Jefry tersenyum Ia senang karena Bara Mau menerima pemberiannya " Dah ncle " Kata Bara yang langsung membersihkan Mulutnya Pakai tisu
" Good Boy " Kata Tuan Jefry tersenyum
" Maaf lama, tadi Di Toilet Ngantri " Kata Catline yang kembali duduk Di kursi milinya " Bara, Kamu kenapa Nak? " Tanya Catline yang melihat wajah Bara Pucat
Bara Tidak menjawab ia Takut kepada Mommy nya " Tuan, Apa anda Memberikan Es kirim kepada Putra saya? " Tanya Catline yang melihat Mangkuk Es krim yang hampir Habis
Catline langsung memberikan Tatapan Tajam kepada Tuan Jefry " Kenapa Nona, Hanya semangkuk es krim " Kata Tuan Jefry yang merasa heran Karen Catline Yang Memberikan tatapan Tajam kepada dirinya
" Menurut Anda hanya satu Mangkuk, Namun Dalam satu suapan saja Bisa membunuh Putra Saya " Ucap Catline Dingin
" Nyonya " Kata Anak Buah David yang tiba-tiba saja datang
" Tolong Bawa Tuan Muda ke rumah sakit " kata Catline kepada Pengawal, Catline Langsung mengikuti Pengawal dan Masuk Kedalam Mobil Tanpa menghiraukan Tuan Jefry
Tuan Jefry yang terkejut Karena Ucapan Catline Ia Langsung berfikir " Apa Bara Ada Alergi? " Gunma Tuan Jefry
" Uncle " lirih Ponakan Tuan Jefry sambil Menggoyangkan Lengan Tuan Jefry
" Ah iya Girl " Lamunan Tuan Jefry langsung Kepada sang Ponakan
" Ayo kita Susul, Aunty. Uncle " Kata Ponakannya
Tuan Jefry langsung Mengendarai Mobil milinya Ke Rumah sakit terdekat Ia jadi merasa bersalah karen Gara-gara dirinya Memberikan Es Krim siapa Bara, Bara Langsung di bawa Ke Rumah sakit.
__ADS_1
Di rumah Sakit, Catline sudah menangis sesenggukan Ia benar-benar Khawatir dengan Keadaan Sang Putra Apa Lagi Ini yang ke dua kalinya Bara Masuk rumah sakit Karena Es krim
Bara memiliki Alergi susu Makanya Catline Melarang Bara Untuk Memakan Es Krim " Tuhan, Selamatkan Putra Saya, Aku mohon Hanya Bara yang Aku miliki " Catline Menjambak Rambutnya sendiri ia benar-benar Khawatir dengan keadaan Bara
" Nona Catline "
Catline Langsung melirik kearah Suara " Untuk Apa anda Datang ke sini? " Kata Catline dengan tatapan Tajam
" Maafkan saya, Saya... "
" Sudahlah Tuan, lebih Baik anda pulang sekarang. Saya tidak butuh Maaf Anda " Kata Catline Ketus
Tuan Jefry terdiam Ia Benar-benar merasa bersalah Andai saja Jika dirinya tidak memberikan Es krim Bara Mungkin Saat Ini dirinya Masih Duduk bersama dengan Catline
" Saya benar-benar Minta Maaf Nona Catline "
" Apa dengan Maaf, Anda Bisa menyembuhkan Putra saya? Ini alasan saya Tidak memberikan Es krim kepada Putra saya, Karen Bara Alergi Susu " Ucap Catline Dengan Nada sedikit tinggi
Tuan Jefry Membulatkan kedua matanya, Ia Pikir Bar Alergi dingin Atau semacamnya. Tuan Jefry tau betul Bagai mana bahaya susu untuk yang Memiliki Alergi terhadap susu.
" Cat " David berjalan cepat kearah Catline
Catline Langsung memeluk David ketika David Datang " Kak, Hiks... "
" Tenang Cat, Bara anak Yang kuat Pasti Bara Bisa melewatinya " Kata David yang memeluk Catline
" Hiks... Aku Sangat Takut kak, Aku takut Jika Bara akan meninggalkan Aku Hiks.. "
" Jangan Punya Pikiran Yang Aneh-aneh Cat, Kita harus yakin Jika Bara Bisa melewatinya. Kita Berdoa Ya Untuk kesembuhan Bara " Ucap David yang di balas Anggukan oleh Catline
David Tadi mendapatkan kabar dari anak Buahnya Jika Bara Di bawa ke rumah sakit yang tidak jauh Dari Restoran Miliknya.
David Masih memeluk Catline dan mengelus pundak Catline, Namun Ada pandangan Yang Tidak biasa Di sini " Siapa Anda? " Tanya David
" Saya Jefry " Kata Tuan Jefry langsung
" Sudah kak " Kata Catline " Tuan Jefry, Anda boleh Pergi sekarang " Lanjut Catline yang tidak ingin menatap Tuan Jefry
Tuan Jefry Yang tidak di tatap oleh Catline, Ia lebih memilih Untuk Pergi, Namun bukan Berarti dirinya Akan putus Asa untuk Mendapatkan Maaf Dari Catline
__ADS_1