
Pagi ini keluarga Ansel telah berkumpul kembali Bahkan Ansel Bisa merasakan Masakan yang di Buat Oleh Sang Istri. Di Meja Makan Sudah Ada Dean, Nova, Bara, Catline dan Juga Ansel. Mereka menikmati Sarapan Mereka dengan tenang setelah Semalam Mereka Harus Kerja keras Melumpuhkan David.
Ansel dan yang Lain Akan melupakan Kejadian Semalam ia tidak ingin terus Menerus memikirkan yang sudah terjadi Yang terpenting Saat ini Adalah ia Bisa berkumpul dengan keluarga Dan menikmati Hari-hari nya Dengan Istri Dan anak.
" Bagai Mana makanannya Enak? " tanya Catline Kepada sang suami
Ansel tersenyum " Ini lebih enak Dari dugaanku " jawab Ansel sambil tersenyum
" Masakan Mom Emang Enak " Jawab Bara sambil Mengacungkan jempolnya
Dean tersenyum Karena Ia merasa tidak Sia-sia merawat Ansel selagi Koma " Gue Turut Bahagia kepada Kalian " Ucap Dean
" Kita memang harus bahagia " Jawab nya
Acara Makan-makan Mereka Di selingi dengan Candaan dan Ocehan Bara yang cadel dan Bawal Membuat Meja Makan semakin Ramai oleh ocehannya.
Ansel Cukup Bangga kepada sang istri karena bisa Mendidik Putra Mereka dengan Baik bahkan lebih Baik dari perkiraan Dirinya.
Setelah usai sarapan Nova Ijin Pulang ia Akan Mencari Kos-kosan Dan mencari pekerjaan Baru " Cat, Aku pergi ya " Kata Nova mengelus lengan Catline
Catline tersenyum " Kamu tidak perlu Pergi, Kamu bisa Isi Apartemen Bekas Aku dulu, Walaupun Kecil Namun nyaman untuk Di tinggali " Kata Catline
" Tapi Cat "
" Gak usah Tapi-tapian. Kamu nurut saja lagian Kamu mau pergi kemana " kata Catline
Nova Tidak ingin tinggal di rumah David yang dulu ya walaupun dirinya masih berstatus seorang Istri dari David Namun Ia Lebih memilih Menyumbang Harta Milik David ke Yayasan toh ia juga tidak Memiliki keturunan Dari David jadi Lebih Baik di Sumbangkan Saja Dan mulai hidup baru.
Rencana Nova di Dukung oleh Ansel dan Dean Ya walaupun Mereka juga kasian kepada Nova Karen harus tinggal di Rumah sewaan dan Hidup pas-pasan kembali Namun Mereka juga tidak bisa memaksa Nova Untuk Menerima semua Itu.
" Terimakasih ya Cat "
" Sama-sama Nov " jawab Catline
" Oh iya Satu lagi "
__ADS_1
" Apa lagi Cat "
" Kata suamiku, Mulai besok kamu bisa kerja jadi Sekertaris Dean, Jadi Mulai besok kamu kerja untuk Dean " Kata Catline sambil tersenyum
Antara senang dan bingung Bagaimana Bisa dirinya bekerja sebagai Sekertaris Dean sedangkan dirinya hanya Lulusan Sekolah menengah atas
" Kamu tidak perlu Khawatir Dean Akan Mengajarimu nanti " Ucap Catline Lagi
" Baiklah, Terimakasih sebelum Nya ya Cat " jawab Nova Ia Merasa lega
Ansel menyuruh Dean untuk mengantarkan Nova ke Apartemen Bekas Catline, Awalnya tidak mau namun Karena Ini Perintah Dari Ansel langsung akhirnya Dean pun pergi mengantarkan Nova ke Apartemen Milik Catline
" Masuklah, Ini Apartemen yang Akan kamu tinggali " kata Dean
Nova Masuk kedalam lalu ia tersenyum " Luamyan Bagus " Puji Nova
" Mulai sekarang Kamu akan tinggal di sini, dan Jagan Lupa Besok kamu sudah mulai bekerja di Perusahaan " ucap Dean
" Baik Tuan " jawab Nova sambil tersenyum
" Hm.. " Ucap Dean Dingin.
" Kalo begitu, Saya Permisi " ucap Dean Yang langsung pergi meninggalkan Nova di Sana
Nova yang melihat kepergian Dean hanya bisa Mendengus Sebal " Is Sombongnya minta Ampun, Untung Calon Majikan kalo bukan Sudan aku getok pake sendal " Gumam Nova pelan lalu ia pergi melihat-lihat apartemen Yang Akan ia tinggali
Sedangkan Dean ia Ingin mengurus semua Hak Asuh Putranya, Ia tidak ingin Membiarkan Mika mengambil Putranya begitu saja " Kini Giliran Gue Yang harus mengurus Mika Dan mengambil Putra gue kembali " ucap Dean di dalam Mobil
Dean Langsung Membawa Mobilnya Ke salah satu Kota Yang di mana menjadi tempat tinggal Mika selama Ini
" Nangis terus, Ibu pusing dengar nya!!! "Bentak Mika
Sangat terdengar jelas bagai mana suara Mika yang sedang memarahi putra nya yang baru berusia Dua t Tahun Itu.
Brak...
__ADS_1
Dean mendobrak Pintu rumah Mika dengan kencang " Jadi begini Perlakuan mu kepada Putraku Hah!!! ". Bentak Dean
Mika yang melihat Kedatangan Dean langsung membulatkan Kedua mata Matanya " Kenapa bisa? " Ucap Mika yang terkejut karena kehadiran Dean yang tiba-tiba
" Kenapa, Apa kau sangat terkejut hah!!! " Dean tersenyum Sinis kearah Mika " Mulai saat Ini Ken Akan Aku bawa Dan Aku Akan pastikan Jika Hak Asuh Ken Akan jatuh ke tanganku " Ucap Dean Dengan Tegas
" Tidak, Tuan tidak Bisa Membawa Ken " Tolak Mika Yang langsung membawa Ken dengan kasar
" Kenapa? Apa karena Kau tidak bisa menyuruhnya untuk Mengemis lagi Atau Karena Kau tidak bisa Memanfaatkan Putraku untuk kau jadikan Alat pencari Uang!!! "
Dean merasa Geram Kepada Mika setelah ia Tau Jika mika menghilang Ken untuk mesin pencari Uang Bahkan Ken di suruh meminta-minta di pinggir jalan Sedangkan dirinya Malah asik dengan suami barunya.
" Tidak, Itu semua Bohong " Kata Mika Yang mencoba mencari Alasan Agar Dean tidak membawa Ken, Jika Ken di bawa Bisa-bisa dirinya tidak Akan mendapatkan lagi Uang sedangkan uang yang di berikan oleh Suaminya Tidak seberapa.
" Cih, kau mau ngeles Hah!! Berikan Bukti-bukti kejahatan Dia " pinta Dena kepada Anak buah nya
" Baik Tuan " Anak Buah Dean Memberikan Foto-foto Kejahatan Mika selama ini terhadap Putra nya
Mika lagi-lagi terkejut Karena Ada Foto yang membuktikan Bahwa dirinya selalu memperlakukan Ken dengan tidak baik
" Ken, Ayo kita pergi Dari Sini. Kau tidak pantas Memiliki Ibu seperti dia " ucap Dean yang langsung memangku Ken lalu membawanya pergi
Mika tidak bisa berbuat Apa-apa, Apa lagi Dean memiliki Bukti yang kuat " Sialan. kenapa dia bisa datang lagi, Bukanya dia sudah mati. Aaaahahhhhhh " Kelun Mika kesal
Kini Mika sudah tidak memiliki Apa-apa lagi Ia Hidup Di Ramah petakan kecil Sedangkan suaminya Yang pemabuk itu Malah jadi benalu untuk Mika, Uang yang Mika pinta kepada Catline saat itu Habis di pakai untuk Poya-poya.
Ken terus menatap Dean dengan lekat Mungkin Ken heran kepada dirinya di Bawa oleh Orang Asing " Apa Ken bingung Siapa Aku? " tanya Dean Pelan yang langsung di balas anggukan oleh Ken
Dean tersenyum " Aku adalah Ayah kamu, Maafkan ayah Karena Ayah Baru datang menjemput mu " Kata Dean
" Ayah? " Lirih Ken
" Iyah Sayang, Aku adalah Ayah kamu " jawab Dean
Bocah kecil Itu langsung menitihkan Air matanya Ia benar-benar Tidak menyangka Jika dirinya memiliki Ayah lain.
__ADS_1
" Kita Pulang ya, Namun Untuk sementara Kita Tinggal di Rumah Uncle Ansel dan Aunty Catline dulu ya " Ucap Dean
Dean sudah Membicarakan semuanya kepada Ansel ia Akan membawa Ken ke rumah Ansel karena ia Tidak memiliki pengalaman untuk mengurus anak sedangkan di Rumah Ansel Ada Catline yang sudah mahir dalam mengurus anak Dan itu semua tidak jadi Maslah Untuk Ansel lagian Bara pasti senang karena ia memiliki seorang teman.