
Hari ini Ansel di sibukkan dengan Meeting karena Dean sedang pergi mengurus misinya bahkan Ansel hari ini jarang sekali membuka handphone miliknya karena Klien yang agak rewel menyita Waktu Ansel
Drettttt......
Ansel masih Membiarkan telpon masuk kedalam handphone miliknya karena ia sedang Meeting namun Ansel mulai jengkel ketika dering Handphone milinya yang tidak kunjung mati
" Jika anda ingin mengangkat nya, angkat saja dulu Tuan siapa tau itu sangat penting " kata nya kepada Ansel
" Baiklah, saya permisi dulu " kata Ansel yang langsung permisi keluar ruangan lalu mengangkat Telpon
" Halo apa kau tidak tau jika aku sedang Meeting haha!!! "
.....
Tut..
Ansel langsung memeriksa CCTV Apartemen Milik kekasih nya, Kedua matanya langsung membulat ketiak melihat Catline yang di ikat Bakan di tampar sampai berkali-kali,
Ansel langsung pergi ke apartemen milik Catline ia juga menghubungi kedua sahabatnya untuk segera ke apartemen milik Catline siapa pun yang Samapi duluan Ansel harap mereka bisa menangani nya " Maafkan aku sayang, aku telah mengabaikan telpon dari mu Maafkan aku " Ansel terus menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga Catline dengan baik
Ansel membawa mobil dengan kecepatan tinggi ia ia tidak peduli jika dirinya Celaka di jalan yang penting ia celah sampai di Apartemen
Brak....
Seorang laki-laki Lari Ke arah kamar Catline lalu
Bugh...
Bugh..
" Berani kau menyakiti Adikku hah!!!! "
Bugh....
David tidak membiarkan Pria itu membalas pelukan yang ia belakang kepada Pria bajingan ini " Kau pantas mati Bang**** "
David terus memukul pria itu dengan membabi buta Bahkan Ia melupakan Catline yang sudah terlambat lemas bahkan ada goresan di pipinya
__ADS_1
" Catline.. sayang bangun.. " seru Ansel yang baru saja datang lalu ia menolong Catline, Ansel Menangis sesenggukan melihat Catline yang tidak berdaya " Yaaaaaaa!!!!!! " Teriak Ansel ia ingin memukul pria yang sudah tidak berdaya Itu namun Dean menahannya
" Jangan kotori tangan mu, lebih baik kamu bawa Catline ke rumah sakit " kata Dean " ini biar jadi urusan gue dan David "
" Gue mau dia mati " Kata Ansel dengan sorot mata yang sangat tajam " gue serahkan dia kepada kalian "
Ansel langsung membawa Catline ke rumah sakit, Ansel benar-benar merasa bersalah karena Telah mengabaikan Catline.
David dan Dean membawa Pria yang sudah terkulai lemas ke markas mereka bahkan Dean memberikan pelajaran kepada anak buah nya yang telah lalai menjaga Catline
" Kalian semua bodoh, bisa-bisa Kau tertipu oleh cucunguk ini hah!!!! " bentak Dean kepada anak buah nya
Tidak ada yang berani Menjawab karena mereka sangat takut dengan Dean " Kalian semua Bodoh, dan karena kalian telah lalai menjaga Catline makan gue akan memberikan hukuman kepada kalian semua "
Dor..
dor..
Namun tembakan itu tidak kena ke pada para bodyguard " Kalian semua gue kirim ke markas yang ada di kota xxx jangan kembali sebelum Ansel sendiri yang menyuruh kalian kembali " kata David
Di rumah sakit Catline langsung di tangani oleh Para ahli bedah. Ansel meminta mereka untuk memperbaiki wajah Catline yang terkena goresan pisau Tidak hanya satu Ada tiga goresan. Ansel tidak mau jika nanti Catline shock melihat wajahnya yang banyak goresan dan membuat Catline menjadi wanita yang tidak percaya diri.
" bagai mana, apa Catline sudah di tangani? " tanya David dan Dean yang baru saja sampai di rumah sakit
" Masih di rumah Operasi " jawab Ansel lemas
" Semoga Catline baik-baik saja " kata David sambil menepuk bahu Ansel
" Apa kalian sudah menghabisinya? "
" Lo tenang saja, Lo serahin semuanya kepada Kita " kata Dean yang di balas anggukan oleh Ansel
Ruang operasi terbuka Keluarlah Brankar yang berisi Catline yang Wajahnya di penuhi dengan perban " Dok bagai mana Keadaan kekasih saya? " tanya Ansel langsung
" Kami akan memindahkan Nona ke ruang rawat setelah itu saya tunggu anda di ruangan saya " kata Dokter yang di balas anggukan oleh Ansel
David, Dean dan Ansel langsung ke ruang rawat " gue titip Catline dulu "
__ADS_1
" Iya " jawab Dean
Setelah kepergian Ansel, David langsung mengintrogasi Dean. sebenarnya David heran dan penasaran kenapa tiba-tiba Catline di incar orang dan kenapa Ansel bilang Jika Catline adalah kekasih nya
" Lo jelasin sekarang juga " Kata David
Dean membayang napasnya pelan " Jadi gini.. " Mau tidak mau akhirnya Dean mejelaskan semuanya kepada David apa lagi David memaksa dirinya untuk jujur.
" Bang*** keluarga macam apa mereka " David merasa geram setelah mendengar penjelasan dari Dean
" Makanya sekarang gue sedang di beri tugas oleh Ansel untuk membasmi hama yang sudah membuat Catline sengsara " Ucap Dean " dan termasuk pria yang kau pukul dengan babi buta itu adalah salah satu sasaran kita karena dia dulu pernah Mau mencoba melecehkan Catline untuk Catline bisa kabur "
" sebelum di cari dia sudah menunjukan batang hidungnya " kata David " Ya gue dukung rencana Lo dan juga Ansel lagain Manusia seperti mereka memang harus di basmi tidak pantas mereka hidup senang di atas penderitaan orang lain " kata David
Dean tersenyum jika sudah membahas yang seperti ini David memang selalu semangat " sudah mending sekarang kita mikirin Catline dulu, ia saat ini sedang butuh dukungan dari kita " kata Dean
" Kamu benar " jawab David
Ansel datang dengan wajah yang tidak semangat apa lagi ketika ia melihat sang kekasih yang sedang terbaring di atas Brankar " Sel " ucap David menepuk bahu Ansel
" Gue baik-baik saja " jawab Ansel
" Bagai mana kata dokter tadi? " tanya Dean
" Catline harus di rawat di sini sampai sembuh, tidak ada yang serius bahkan luka di wajahnya sudah di atasi oleh Dokter bedah kulit namun " Ansel mengentalkan Ucapnya
" Namun apa? "
" Tidak apa-apa " jawab Ansel
" Jangan kau sembunyikan apa-apa di antara kita Sel, sudah cukup Lo bohongin gue tentang hubungan Lo dengan Catline sekarang gue gak mau Lo bohongin lagi "
Ansel tersenyum " Gue serius, Tidak ada apa-apa" jawab Ansel
" Heum.. baikan kalo begitu, Lo Ganti dulu pakaian mu, nanti Catline terkejut melihat pakaian mu yang ada noda darah " kata Dean " ini tadi gue sudah menyuruh anak buah kita untuk membawakan pakaian ganti untuk Lo " Dean memberikan paper bag kepada Ansel yang berisi pakaian ganti untuk Ansel
" Thank You " jawab Ansel yang langsung mengambil paper bag dari Dean lalu ia langsung ke kamar mandi intip membersihkan dirinya.
__ADS_1