My life

My life
MENUNGGU


__ADS_3

Di Apartemen Nova masih duduk di meja Makan ia Menunggu kepulangan David namun Batang Hidung David belum Juga terlihat " Apa Malam ini Lembur lagi ya " Gumam Nova Pelan. Nova melihat jam Yang Di gandung di Tembok Jam sudah menunjukan Jam Sepuluh Malam Namun David belum Juga pulang.


Ceklek...


Nova langsung berdiri dan menghampiri David yang baru masuk ke dalam Apartemen " Tuan, sudah pulang " Kata Nova sambil tersenyum


David Melihat Penampilan Nova Yang tidak Biasa lalu tersenyum Tipis sambil memalingkan Wajahnya Ke Arah lain " Kenapa, Apa kamu Menunggu Aku lagi? " Tanya David


Nova langsung menganggukkan kepalanya " Iyah Tuan, Tadi Aku sudah buatkan Makan malam, Aku pikir Tuan Akan Makan malam di sini " Ucap Nova Sambil menunduk


David melihat ke Meja Makan di sana Sudah ada Macam-macam Makanan " Sudah ku Bilang Jangan menungguku Karena Aku tidak akan Makan di sini " Kata David Yang Langsung Naik ke Kamar nya


Sedangkan Nova Ia meremas Ujung Bajunya Lalu ia membereskan Makana yang Ada di Meja " Kenapa Kamu bodoh Nova, Kenapa kamu selalu berusaha Menarik perhatian Tuan David Padahal Kamu tau sendiri jika kamu bukanlah wanita yang di Inginkan Oleh Tuan David " Lirih Nova yang menyandarkan Tubuhnya di Tembok Air Matanya Tiba-tiba Saja Menetes Lalu ia Mengusap Pipinya yang Basah Ketik mendengar suara Pintu kamar milik David terbuka


" Tuan " Ucap Nova Sambil menunduk


" Simpan lagi Makanannya Biar saya makan " Kata David Yang langsung duduk di Kursi meja makan


Nova Menatap David lalu ia tersenyum " Silahkan Tuan " Ucap Nova


" Duduklah Dan Kita Makan bersama " Kata David Yang di balas anggukan Oleh Nova


Pernikahan mereka sudah Memasuki Dua Minggu Bahkan Selama Dua Minggu Ini Sikap David tidak berubah Bahkan David Masih saja Cuek Dan Dingin, Tapi Malam Ini David berubah menjadi Lebih Hangat dan Sudah Mau memakan masakan Nova.


Nova tersenyum Ketika melihat David Yang makan dengan Lahap " Sepertinya Tuan David Menyukai Masakanku " Batin Nova. Nova Ikut Makan Karena Ia Juga belom Makan sedari siang.


Tidak ada suara di meja Makan hanya ada Dentingan Sendok dan Juga garpu, Mereka saling diam Bahkan Tidak ada Pembicaraan Yang Mereka bahas Di Meja makan sampai Makanan selesai


Nova Merapihkan meja Makana dan mencuci Piring Yang Kotor Bekas Makan tadi " Tuan, Apa Anda ingin Saya Buatkan sesuatu? " tanya Nova


" Tidak Perlu, Kalo sudah beres pergilah ke kamar mu " Kata David


" Eum.. Tuan "


" Ada apa lagi? " Tanya David


" Begini Tuan, Rencananya Aku besok ingin Melamar kerja. Apa Boleh? " Tanya Nova

__ADS_1


David Menghentikan Aktivitasnya Lalu melirik Ke Arah Nova " Apa aku Pernah melarang mu melakukan sesuatu? "


" Tidak Tuan "


" lalu? kenapa Kamu malah minta Ijin kepadaku "


Nova sedikit tersedak dengan Ucapan David " Karena Aku Adalah istri Tuan, Sudah sepantasnya Aku meminta Ijin kepada Tuan, Tapi Jika Tuan tidak Menyukai Apa yang kau lakukan Aku minta Maaf, Kalo begitu Aku permisi ke kamar dulu karena Hari sudah sangat Malam " Pamit Nova yang langsung Pergi ke Kamar Miliknya


sedangkan David Ia merasa tercekat mendengar Jawab Dari Nova " Apa aku salah? " Gumam David " Bukanya dari Awal juga aku sudah membiarkan Dia untuk melakukan hal yang dia suka " David menggelengkan kepalanya dan langsung masuk kedalam Kamar Miliknya.


Di dalam Kamar Nova memegang dada ia Merasa sesak di dadanya " Tuhan, Apa aku salah Jika aku Ingin mempertahankan Rumah tanggaku, Dan apa Aku salah Jika aku sekarang menginginkan tuan David Untuk menjadi Suami Ku? Apa Aku terlalu Tamak dan terlalu mengharapkan Hal Yang lebih " Gumam Nova Mengusap wajah nya yang Terkena Air mata.


~ KEESAAN HARI


Catline merapihkan Pakaian yang Akan di Bawa oleh Ansel " Yank, Ini sudah Aku siapkan semuanya termasuk Charger Untuk Handphone dan Juga Laptop Jadi Nanti tidak Ada alasan Habis Baterai atau lupa gak Bawa Charger " Kata Catline


Ansel memeluk Catline " Terimakasih sayang, Karena sudah Menyiapkan Semuanya Untukku " Kata Ansel mengecup Pundak Catline


Catline Memutarkan tubuhnya Agar Bisa saling berhadapan dengan Ansel " Itu semau sudah menjadi Tugas Aku Yank "


" Kamu memang Yang Terbaik Sayang " Ansel mel_t Bi_r Catline dengan lembut Ia juga menahan tengkuk leher Catline Agar ciu_n Mereka Semakin Dalam Namun...


" Eummm...Yank, Ada yang ketuk Pintu " Kata Catline yang melepaskan Ciu_nnya


" Hm.. siapa sih Ganggu Saja " keluh Ansel


" Aku lihat dulu ya " Kata Catline Sambil tersenyum lalu Pergi membuka pintu


Ceklek...


" Ada apa Mbak? " Tanya Catline


" Maaf Nyonya, Di bawah Tuan Dean sudah datang " Kata Pelayan Itu sambil menunduk


" Baiklah, Sebentar Lagi Aku dah suamiku Akan segera ke bawah " Kata Catline


" Baik Nyonya "

__ADS_1


Catline menutup Pintu kembali Ia melihat sang suami Yang sudah Siap untuk pergi " Ayo sayang " Ajak Catline


" Iyah Yank "


Ansel merangkul Catline, Mereka turun dari Tangga bersamaan " Maaf Lama kak " Kata Catline kepada Dean


" pasti Suamimu meminta Jatah dulu makanya Lama " Goda Dean


" Kalo sudah tau kenapa Nanya " Ucap Ansel kesal karena dia tadi Gagal Cas pisang nya


" Hahahah Gue tau Kenapa Lo Marah "


" Diam Lo, Ayo pergi " Kata Ansel kesal apa lagi Dean malah meledek dirinya


Ansel Mendekap Catline lalu mencium Kening Catline " Kamu baik-baik Di rumah ya, Terus kalo mau ke mana-mana Kabarin Aku " Kata Ansel


" Iyah yank, Kamu hati-hati di sana dan Jangan Macam-macam, jaga hati dan Mata kamu untuk aku "


" Ansel Ayo " Kata Dean yang sudah kesiangan


" Itu sudah Pasti sayang " Kata Ansel " Kalo begitu Aku pergi dulu ya " Lagi-lagi Ansel mencium Pipi dan Juga Bi_r Catline Lalu ia langsung Masuk kedalam Mobil


Catline Melambaikan Tangan Nya Sampai Mobil Mulai tidak terlihat lagi.


Sedangkan di Apartemen David. Nova sudah siap Untuk Pergi karena hari ini Rencananya Mau Pergi cari kerajaan


David yang melihat Penampilan Nova sudah Rapih ya hanya Menatap Nova dari kejauhan Namun ia Enggan untuk bertanya


" Tuan. Aku pamit dulu ya " Kata Nova


" Hm.. " Jawab David Dingin


Nova yang sudah Mendapatkan Jawaban dari David ia Langsung Pergi dengan Menggunakan Pakaian rapih.


David Melihat punggung Nova yang sudah menjauh Lalu ia meminta Anak Buah nya Untuk mengikuti kemana Nova Pergi


" Kenapa Gue, Lakukan ini? " Gumam David Sambil melemparkan Handphone Miliknya ke Sofa

__ADS_1


Nova Sangat Bersemangat Untuk mencari Kerjaan Bahkan senyuman Nova terus mengembang " Akhirnya.. Aku bisa Cari Kerjaan juga, Nanti kalo Aku sudah punya Uang sendiri " Gumam Nova dalam hatinya.


__ADS_2