My life

My life
DRAMA


__ADS_3

Catline Dan Bara Pulang ke Hotel yang mereka tempati, Catline Menuruti apa yang di perintahkan oleh Dean " Mom, Dad mam " Ucap Bara dengan wajah sendu nya


Catline berjongkok Lalu menatap sang Putra " Bara, Apa Bara Sayang kepada Daddy, Dan ingin Daddy kembali bersama kita? " Tanya Catline


Bara langsung menganggukkan kepalanya " Kalo Begitu, Bara jangan kasih tau Siapa-siapa Jika Bara Bertemu dengan Daddy, Termasuk Kepada Uncle David dan Juga Aunty Nova. Bisa? ini Adalah rahasia kita berdua " Kata Catline yang mengacungkan jari kelingkingnya


" Janji " Jawab Bara membalas Jadi kelingkingnya Miliknya


Catline tersenyum Lalu ia Membawa Bara Untuk Beristirahat di atas tempat tidur Karena Hari sudah mulai Malam


Bukan Catline ingin Mengajarkan Berbohong Namun Ini Juga demi kebaikan Bersama Sampai Nanti Ansel kembali Sehat.


Catline Melihat Handphone Miliknya yang di penuhi dengan Panggilan dan Pesan yang di kirim oleh David, Namun bukannya Ingin menjawab Namun Catline Malah membiarkannya.


~ PAGI HARI


Catline sudah siap Untuk membawa Jalan-jalan Bara Ia Juga sudah sarapan Dengan Bara


Ting... nong....


" Bara, Tunggu di sini dulu Ya, Biar Mom Lihat siapa yang Datang " Kata Catline yang langsung Membuka Pintu


Ceklek...


" Kak David " Ucap Catline terkejut karena Tiba-tiba Saja David Ada di depan Pintu Kamarnya


David langsung memeluk Catline " Kamu Dari Mana saja sih, Aku telpon Gak di angkat-angkat Bahkan Aku kirim pesan pun Gak kamu balas " Kata David yang sudah menerobos masuk kedalam Kamar Catline


Ingin Rasanya Catline Menampar dan Mencabik Mulut Manis David namun Ia Tahan Agar David tidak Curiga kepada dirinya " Iya Maaf kak, Kemarin Kita Jalan-jalan Terus lupa Handphone ketinggalan " Jawab Catline dengan suara yang sudah BIsa saja


" Kamu itu, kalo Pergi bilang dulu Jangan Asal pergi Saja, Bagai Mana jika Kamu kenapa-kenapa di sini Hm.. " David mendekap Wajah Catline


Catline yang merasa tidak nyaman Langsung Berjalan kearah Bara " aku baik-baik Saja, Lagian Aku ini sudah besar Bahkan dah Punya Anak " kata Catline sambil terkekeh


" Di mataku Kamu masih Anak kecil " Jawab David


" Hai Boy, Kamu kemarin Jalan-jalan kemana saja? " Tanya David kepada Bara


Bara yang sedang Bermain Ia Langsung menoleh kepada sang Mommy " Kami hanya Jalan-jalan di dekat sini aja " Jawab Catline


David melirik Bara lalu kepada Catline " Yakin? " Tanya David


" Iyah kak, kenapa sih. Lagian Aku hanya Ingin Jalan-jalan bersama Putraku Tanpa ada yang Ganggu " Kata Catline


David membuang Napasnya pelan Lalu ia menganggukkan kepalanya " Baiklah Aku percaya " jawab David


Catline bernapas lega Karena David Akhirnya dia percaya dengan Ucapannya " Oh iya, Kakak ngapain ke sini, Dan tau dari Mana kalo aku Menginap di sini? " Tanya Catline heran


" Kamu pergi ke Lobang semut pun, Aku pasti Akan menemui mu hehehe " Jawab David yang Duduk di sofa


Catline tersenyum Kecil " Cih, Mungkin Dulu aku akan senang karena di perhatikan oleh mu Kak, namun sekarang setelah Aku tau Jika kak David Adalah Dalang dari semuanya jangankan Aku senang yang Ada Aku merasa jijik " Batin Catline Yang langsung mengalihkan penglihatannya kearah Lain.


" Oh iya kak, Kakak Berapa hari di sini? " Tanya Catline


" Sampai kamu balik Lagi ke Negara kita, Karena Aku gak mau meninggalkan mu, Apa Lagi kejahatan di sini lebih Tinggi dari pada di Negara Kita " Kata David


" Kalo Kak David di sini sampai Aku pulang, Bagai Mana Bisa Aku menjenguk Suamiku " Gumam Hati Catline


" Memangnya Kakak Gak Ada kerjaan? lalu bagai Mana dengan Nova? " Tanya Catline


Pletak..


" Jangan Banyak Alasan, Aku di sini untuk menjaga Mu Jadi jangan Banyak Alasan lagi, Lagian Istriku Baik-baik saja " kata David Yang langsung Main handphone Miliknya


" Tapi Kakak, Gak akan Satu kamar denganku kan, Tidak mungkin Kita satu Kamar bagai Mana pun, kita Itu Bukan Kakak Adik Kandung " Kata Catline Yang tidak ingin Jika David akan tidur di kamar nya juga


David Melirik Carlin dengan Lekat " Kamu tenang Saja, Aku Sudah memesan Kamar pas di Depan kamar kamu, jadi kalo Ada Apa-apa Aku bisa langsung menghampiri mu " Jawab David


Catline mengangguk Mengerti Ia tidak ingin lama-lama ngobrol dengan David karena ia merasa jengah Bahkan ia merasa ingin Mencabik-cabik Wajah David karena sudah membuat dirinya kesulitan selama dua tahun Ini.

__ADS_1


" Oh iya kak, Aku Dan Bara Ingin Mencari Makan keluar " Kata Catline


" oke. Kakak temani " jawab David yang langsung menaruh Handphone Milinya kedalam saku celana lalu ia Berisi dan hendak Ikut bersama Catline dan juga Bara


" Kakak Mau kemana? " Tanya Catline


" Mau ikut berdansa kalian " Jawab David


Catline Mengerutkan keningnya " Tidak perlu Kak, Lagian Kakak Baru sampai Masa ia Kakak langsung menemaniku " Kata Catline sambil Tersenyum


" Bagiku tidak jadi Masalah, Lagian Kamu ini Adikku jadi Sudah sepantasnya Aku selalu ada di sampingmu " Ucap David yang langsung menarik tangan Catline Untuk keluar Dari Kamar hotel.


" Sebentar kak, Aku harus mengunci pintu kamar ku dulu " kata Catline


" Tidak perlu, Ada anak buahku " Ucap david yang langsung Menggendong Bara Dan tangannya menggandeng Tangan Catline


Mereka terlihat Seperti keluarga Kecil Yang sedang pergi berlibur " Kak, Jangan gini. Aku tidak enak di Lihat Orang " Protes Catline


" Kenapa, Apa kamu malu aku Gandeng? " Tanya David


" Bukan Begitu Kak, Aku hanya tidak ingin menimbulkan Gosip yang tidak-tidak "


" Kamu Baru di sini sehari saja sudah banyak Berubah, Makanya dari dulu Aku tidak mengijinkan Mu untuk pergi ke sini, Karena Aku tidak ingin Adikku jadi salah Jalan " Ucap David yang membuka Pintu Mobil " masuk " kata David tegas


Catline Masuk kedalam Mobil Ia duduk di pinggir Dan Bara di tengah-tengah Mereka. Catline benar-benar Sudah Tidak Tahan dengan Sikap so Baik David.


Di perjalanan Bara terus saja Berceloteh Tidak jelas Selayaknya Balit seusia Bara " Cat "


" Hm.. " Jawab Catline singkat


" Ada apa denganmu, Biasanya Kamu selalu ceria bahkan selalu senang Jika kita pergi Bertiga " Tanya David Heran


" Aku tidak Apa-apa kak, Hanya saja Aku merasa lelah " Jawab Catline


" Kalo begitu Kita cari Restoran Dekat-dekat sini Saja Ya "


Catline menganggukkan kepalanya " Iyah kak " jawab Catline Dengan senyum terpaksa


" Aku memesankan Makanan untuk kita sesuai dengan Lidah kita, Jangan Coba-coba Mencoba Makanan Yang Lain jika belum pernah mencoba Nanti nyesel " Jawab David


Catline Langsung memanyunkan Bibirnya, Catline Baru sadar Jika David benar-benar Egois Dan Mendengarkan Ucapnya


" Kamu mau minum Apa Cat? " Tanya Bara


" Terserah Kakak saja, Kalo Aku yang pesan Takut Gak cocok dengan lidahku " jawab Catline yang masih merasa sebal kepada David yang egois itu.


" Apa kamu sedang Marah? " Tanya David


" Aku tidak Marah hanya saja Aku Merasa Kesal " Ucap Catline


David meraih Tangan Catline " Maafkan kakak, Jika Kakak Melakukan hal yang tidak Kamu sukai, Kakak Pikir Kamu Akan Suka dengan Apa yang Kakak pesan karena Biasanya kan seperti itu "


" Iyah Kak " Jawab Catline Singkat


Makanan sudah datang " Bara Makan ya sayang " kata Catline kepada sang Putra


" Ok Mom " jawab Bara yang sedang memainkan Handphone Milik Mommy nya


" Good Job Boy " Ucap David kepada Bara yang langsung di balas dengan senyuman oleh Bara


~Sedangkan di Hotel Milik Dean. Dean terus Membawa ngobrol Ansel " Sel, Apa Lo gak Takut Jika Catline dan Bara di Rebut oleh David? Gue lihat David semakin gencar Mendekati Catline Dan Juga Bara Apa lagi Kata Anak Buah Kita David Telah mengurung Nova Istrinya Karena Nova Telah mengetahui Niat Busuk David " Ucap Dean


Dean tau semua tentang David Karena Ia Menaruh Anak Buahnya di sekitar David Dan Nova, Dean tidak Ingin kecolongan Lagi Apa lagi Saat Ini Ansel Masih saja belum Memberikan Tanda-tanda kesembuhan


" Cepet Bangun Ansel, Lo harus bisa sembuh Demi Anak dan Juga Istri Lo " Ucap Dean Mengusap wajahnya sendiri " Lo harus bisa memperjuangkan Anak dan istri Lo Ansel, Jangan seperti Gue yang kehilangan Putra gue karena Wanita ular itu "


Dean seperti Orang Bodoh Yang ngomong dan Ngomel sendiri " Ansel " Gumam Dean


" Tuan "

__ADS_1


Dean yang sedang menunduk langsung menoleh kearah Suara " Ada apa? "


" Nyonya Catline tidak bisa ke sini Karena Tiba-tiba saja Tuan David Datang ke Negera ini Dan memutuskan Untuk Tinggal di sini Samapi Nyonya pulang kembali " Kata Bayangan Dean


Dean langsung membuang Napas beratnya " Lo dengar Ansel, Istri dan anak Lo Bisa-bisa Di rebut oleh David " keluh Dean


" Lalu dimana mereka sekarang? "


" Nyonya dan Tuan Muda, Sedang Makan di Salah satu Restoran. Tadi Nyonya Sempat Marah kepada Tuan David Karena Tuan David yang sudah berani merangkul Nyonya "


" Lanjut " kata Dean


" Pas sampai Di Restoran juga Nyonya Marah Kemabli Karena Tuan David yang Tidak mendengarkan Apa yang di inginkan Oleh Nyonya dan Tuan Muda "


Dean Tersenyum sinis " Lo dengarkan Ansel, Lo Mau sampai Kapan Terbaring di sini sedangkan Istri dan Anak Lo Di Luar sana sedang Membutuhkan Lo "


Tiba-tiba Saja jari-jari Ansel bergerak Dan itu Membuta Dean dan Yang Lainnya Terkejut " Ansel " Ucap Dean Yang Langsung memanggil Dokter Untuk Memeriksa Ansel


Dean Tersenyum Ia sungguh Bahagia Karena Ansel Menunjukan Tanda-tanda ke sasaran " Bagai Man Dok? " Tanya Dean


Dokter Langsung tersenyum " Keadaan Tuan Ansel Sekarang sudah lebih Membaik Bahkan Tanda-tanda Tadi Alasan salah satu Tanda Bahwa Tuan Ansel Sedang Berusaha Untuk sehat kembali " Ucap Dokter


Dean tersenyum Bahagia Ia sungguh-sungguh Bersyukur Walaupun hanya sebuah Tanda-tanda Namun Ia Yakin Jika Ansel akan segera Sadar dan kembali bersama mereka


" Saran Saya, Teruslah Mengajak Tuan Ansel Berbicara Agar Tuan Ansel Cepat sadar dan Berkumpul dengan kita " Ucap Dokter


" Baik Dok, Saya Akan terus Mengajak Ansel Untuk Ngobrol " Jawab Dean


Setelah Kepaegain Dokter, Dean kembali duduk di Samping tempat Tidur Ansel " Gue benar-benar Senang Lo sudah mau Berusaha untuk Sembuh Sel, Gua benar-benar Berharap Jika Lo Cepat-cepat Sembuh Agar Lo bisa kumpul dengan anak dan istri Lo Lagi " Kata Dean " Gue yakin Lo bisa Kembali Bersama Kita " ucap Dean


~ MALAM HARI


Catline Dan Bara sudah berada di Kamar Hotel " Mom, Bala ingin Temu Daddy " Lirih Bara Dengan Wajah sendunya


" Sabar ya Nak, Nanti Bara Nanti Pasti akan ketemu Sama Daddy " jawab Catline yang mengusap Kepala Bara lembut


" Aku Lindu sekali Mom "


Catline tersenyum " Kalo Bara Rindu Daddy, Bara Boleh berdoa di dalam Hati Bara Agar Bara Bisa Bertemu dengan Daddy " Ucap Catline Lembut Yang langsung di Balas Anggukan Oleh Bara


Bara Langsung memejamkan Matanya Lalu ia Berdoa dia dalam Hati Agar sang Daddy Cepat di beri kesembuhan dan bisa Berkumpul Kemabli " Min " Ucap Bara Mengusap wajah nya Lalu ia membaringkan Tubuhnya


" Good night Boy, Semoga Kamu bisa bertemu dengan Daddy di dalam mimpi Ya Nak " Catline Mencium Kening Bara Lalu menyelimuti Tubuh Bara


Setelah Melihat Bara Terlelap Catline Mengambil Handphone Yang di berikan oleh Dean, Handphone itu hanya di Gunakan di saat Sedang sendiri Untuk Komunikasi Dengan Dean.


Kak Dean. : Cat, ada Kabar baik. Ansel Sudan menunjukan Tanda-tanda Kesadarannya, Mudah-mudahan Ansel segara sadar ya.


Catline meneteskan Air mata nya Ia benar-benar Bahagia Mendengar Ada kabar Baik dari Dean


Catline : Amin Kak, Aku akan terus berdoa Agar Suamiku Cepat sembuh. Terimakasih ya kak, sudah memberi kabar baik Ini


Catline. : Maaf ya kak, Hari ini Aku gak bisa jenguk Suamiku karena... Kak David Tiba-tiba Saja datang Dan ia Akan Pulang Jika Aku juga ikut Pulang.


Kak Dean. : Iyah Cat, Kamu gak usaha khawatir Dengan keadaan Ansel Saat ini, Gue janji. Gue Akan jaga Ansel sampai ia sembuh Total Dan Kemabli berkumpul dengan Kita


Catline : Terimakasih ya kak, Sudah menjaga Suamiku dengan baik. oh Iya satu lagi, Besok Aku Harus kemabli Karena Perusahaan Membutuhkan Aku. Aku titip Ansel kepada Kakak ya, Kalo Ada Apa-apa Kakak Kabarin Aku.


Kak Dean. :. Iyah Cat, Gak Apa-apa. Lo pulang saja dulu Nanti Kalo Ada Perkembangan Ansel gue Akan langsung Kabarin Lo


Catline : Iyah kak, Sekali Lagi Terimakasih Ya kak.


Catline Langsung Menghapus semua pesan yang Masuk Kedalam Handphone Milinya Lalu Ia menaruh kembali Handphone Miliknya Karena Hari juga sudah malam Kedua Mata Catline sudah mengantuk.


Catline Tidur dengan memeluk Bara.


Sedangkan di Kamar David, Ia Sedang gelisah Karena merasa Catline Berubah Kepada dirinya " Apa kau yakin Jika Catline Tidak bertemu dengan siapa-siapa? "


" Benar Tuan, Saya bisa jamin Karena Selama saya di sini Saya tidak pernah Melihat Nyonya Catline Bertemu dengan orang lain selain Jalan dengan Tuan muda "

__ADS_1


" Awas saja Jika kalian Salah " David Menatap Anak buahnya dengan Intens bahkan mereka Samapi menunduk karena takut Dengan Tatapan yang di berikan oleh David.


__ADS_2