My life

My life
DAVID DAN NOVA


__ADS_3

David Samapi di Apartemen Miliknya Ia menyuruh Nova Untuk Mengisi kamar yang Kosong Tidak mungkin David satu kamar dengan Nova Apa lagi Tanpa ikatan Cinta.


" Kamu bisa Tempati Kamar ini " Kata David


" Baik Tuan " jawab Nova


" Dan satu lagi, Kamu bebas melakukan Apapun yang kamu mau di sini Tapi Jangan pernah kamu masuk kedalam kamar ku Karena Aku tidak suka Kamar ku di masuki Oleh orang Asing " Kata David yang Langsung Di balas Anggukan oleh Nova " Pergilah Istirahat " ucap David


" Baik Tuan " Nova langsung Pergi ke kamar nya dengan Membawa Tas miliknya yang ia Bawa dari Pulau


Sedangkan David Ia pergi Keluar Dan mencari Angin segar Di luar sana Rasanya Pikiran dan Otak David sedang tidak Baik-baik Saja Kali ini


" Ngapain Lo ke sini? " Tanya Dean " Bukannya Lo Masih di Pulau bersama si Ansel "


David langsung mendaratkan Bojong nya di Sofa " Gue pusing Di sana Makanya Langsung Pulang " Jawab David Yang menyandarkan Tubuhnya ke sofa Lalu memejamkan kedua mata nya


Dean memberikan Minuman kepada David " Lo kenapa gak pulang ke Apartemen, Bukannya Lo sekarang dah Ada bini? " tanya Dean


David mengambil Minuman kaleng yang di berikan oleh Dean " Walaupun Gue sudah Nikah Tapi tetap saja Gue masih canggung dengan nya Apa lagi Di antara Kita Tidak ada perasaan Apa-apa " Jawab David " Gue kemarin Bilang Menikah dengan dia Karena Gue merasa bersalah Karena telah mengambil Hal yang paling berharga di hidup nya " lanjut David


Dean Cukup mengerti dengan Prasaan Sahabatnya Ini " Yang sabar ya bro, Gue juga sudah Menarik Saham Dari Perubahan Savitri. Ansel Tidak ingin Kerja sama lagi dengan perusahaan itu Bahkan Kini wanita Ular itu Sedang pusing Ternyata dia ingin menjebakmu karena Saat ini ia sedang hamil anak orang lain " Kata Dean


Bagi Dean Sangat mudah mencari Informasi tentang Savitri Karena Dean adalah Ahli dalam Bidang menggali latar belakang Orang.

__ADS_1


" Cih.. wanita itu, Rasanya Ingin gue kasih ke. Harimau milik si Ansel " Geram David


David benar-benar geram kepada wanita itu Bagai Mana tidak, Gara-gara Wanita itu David Haris menikahi Nova Yang jelas-jelas Tidak ada dalam Kamus David untuk Menikah Bahkan David tidak berencana untuk menikah dengan siapapun.


" Lo tenang saja, Semuanya Akan beres Pada waktunya Hehehe " Ucap Dean Sambil tersenyum


Senyum Dean bukan senyuman yang Manis melainkan Senyuman yang mengerikan, David sudah bisa membayangkan bagaimana nasib Orang-orang yang Telah Dean Eksekusi.


" Gue numpang tidur ya, Gue lelah " kata David yang di balas anggukan Oleh Dean


~ KEESOKAN HARINYA


Nova bangun dari tidur nya ia langsung Mengerjakan Pekerjaan Rumah Seperti Biasa dirinya akan membereskan rumah Dan Membuat sarapan untuk pemilik Rumah, Nova Tidak Ingin berharap Banyak dari David walaupun dirinya sudah menjadi Istri David tapi Hubungan mereka masih tidak jelas akan berakhir seperti apa nantinya.


" Sarapan sudah jadi, tinggal nunggu Tuan David " Gumam Nova Yang duduk di Kursi meja makan


Karena David tidak kunjung keluar ia Nova memutuskan Untuk sarapan Duluan ya walaupun dirinya Sebenarnya Ingin Menunggu David Namun apa Boleh Buat Jiak David Tidak kunjung Keluar kamar juga.


Setelah Sarapan Nova Membereskan Piring Kotor Miliknya Lalu Ia melihat kearah Kamar milik David Namun Masih belum ada pergerakan " Apa aku ketuk saja ya Pintunya, Tapi Gimana kalo Tuan David Marah " Gumam Nova Bingung


Ceklek....


David Masuk kedalam Rumah Dengan Jaket di tangannya " Tuan. Tuan dari Mana? Aku pikir Tuan Ada di kamar " Kata Nova

__ADS_1


" Apa urusan mu Ingin Tau Tentang gue, Sudah Sanah Minggir Gue harus Bersiap-siap buat Pergi kerja " kata David yang langsung Masuk ke dalam Kamar nya


Nova meremas ujung Pakaiannya Kenapa dirinya Bodoh, Kenapa Ia harus banyak tanya Segala Padahal Jelas-jelas pernikahan Ini tidak Di inginkan


" Nova Kamu pasti Bisa " Ucap Nova kepada dirinya sendiri


Nova Merapihkan meja Makan Ia Juga menyiapkan Makanan untuk David " Tuan, Makanan nya sudah siap " Kata Nova sambil tersenyum ketika Melihat David yang keluar dari kamar nya


David melirik makanan yang ada di meja makan " Gue gak bisa makan makanan Yang Seperti ini " Kata David " Lain Kali gak perlu Lo repot-repot Membuahkan Makanan untuk gue " Kata David


Nova langsung Menunduk " Maaf Tuan " lirih Nova


" Gue Pergi, dan ingat jangan Membuatkan Gue Makanan lagi " kata David yang langsung berangkat Kerja


Sedangkan Nova Ia menatap kepergian David Begitu Saja " Hm.. Mungkin, Tuan David memang tidak Suka dengan Makanan biasa " Gumam Nova


Nova duduk di Kursi dekat balkon Ia bingung Harus mengerjakan apa lagi Karena Semuanya sudah Beres " Sepertinya Aku harus cari kerjaan Agar Aku ada kegiatan Dan Penghasilan " Ucap Nova Sambil tersenyum " Eh tapi, Semua ijazah dan Pakaian Aku Kan masih Di rumah Nona Savitri, Gimana Cara Aku mengambil Nya ya "


" Ah.. Aku Coba Ijin saja Sama Tuan David siapa tau Ia mau izinin Aku untuk pergi ke rumah Nona Savitri " Ucap Nova.


Hari sudah mulai sore Kini Nova Sudah Beres Mandi Ia Berjalan ke Dapur untuk mencari Makanan Namun Nihil di sana Tidak ada apa-apa selain telor dan Mie Rebus " Sayang sekali kulkas mahal-mahal hanya di isi Telor dan Mie Rebus " Ucap Nova yang langsung Mengambil Mie Rebus untuk ia Makan " Sepertinya Aku memang harus kerja Biar kulkas ini terisi "


Nova membuat Mie Rebus Untuk ia santap, kali Ini Nova tidak Menunggu Kepulangan David karena David sudah bilang jika dirinya Tidak ingin di Masakin Lagian Kalo di Masakin juga percuma bisa-bisa Mie Rebus yang Nova masak sudah berubah membengkak.

__ADS_1


Jam Satu Malam David baru pulang ia menaruh Tas dan Sepatu di sembarang arah Lalu menjatuhkan Tubuhnya di Sofa lalu memejamkan Kedua matanya Karena Sudah lelah Apa lagi Hari ini Di Restoran Cukup Ramai membaut david tidak Ada Waktu Untuk istirahat.


Nova bangun dari tidur nya karena ia merasakan haus di tenggorokan nya " Astaga, Tuan David " Kaget Nova Yang melihat David sedang Tertidur di atas Sofa " Kenapa Tuan David Tidur di sini, Kenapa gak Pergi ke kamar nya " Gumam Nova heran


__ADS_2