
Tepat Di Hari ini..
Aku akan menikah dengan lelaki tua yang di pilihkan tante ku untuk ku..
Pagi yang mendung dan gerimis seolah olah mewakili perasaan ku yang benar benar sedang berduka atas takdir yang di berikan tuhan kepadaku..
Ku pandang keluar jendela dengan pandangan Nanar aku melamun dan berkhayal semua kesialan di hidup ku hanya lah sebuah mimpi yang ketika bangun semua nya kembali seperti dulu,seperti saat Aku,Mama,Papa,Kakek Dan Nenek masih menemani ku,mama papa ku yang kini sibuk dengan Keluarga bahagia mereka masing masing Mencampakkan ku Dan meninggal kan ku sendirian dalam kegelapan dan hidup seperti di neraka.
***Brakkk..suara pintu dibuka lalu di tutup dengan keras.
***Sini kamu tante akan mendandani mu dengan cantik,ingat ya kamu harus melayani om fadli dengan baik baik agar dia mau memberikan uang lebih banyak lagi untuk kita.ucap tante ku sembari tersenyum lebar.
***Tante..Dinda tidak ingin menikah,dinda mohon dinda ingin sekolah seperti dulu lagi dinda janji akan melakukan apapun untuk tante,dinda akan berkerja dan uang nya untuk tante,dinda mohon tante ucap ku memohon belas kasihan tante ku sambil menangis terisak.
***Haha,,bocah ingusan seperti kamu akan kerja apa hah??? sekarang ikuti saja mau ku kamu mau sekolah juga buat apa? kamu ini sudah di takdirkan menjadi babu buat apa sekolah tinggi tinggi.bentak tante ku
Aku tau, memang mustahil untuk memohon kepada iblis ini untuk melepaskan ku,aku tau itu mustahil tetapi tetap saja aku lakukan,aku memang sangat bodoh,mana mungkin aku bisa meluluhkan hati tante yang begitu membenci ku hanya dengan air mata dan permohonan!!
****
Suara Ramai tamu tamu yang datang untuk menjadi saksi pernikahan ku terdengar hingga kedalam kamar ku,badan ku semakin gemetar ketakutan!
jelas ku lihat gambaran diriku yang akan menjadi istri ke 9 seorang lelaki tua yang bernama fadli itu.
Badan Ku lemas,tidak mampu lagi untuk bergerak,langkah ku sempoyongan aku sudah tidak sanggup lagi menahan tubuh ku untuk tidak terjatuh,ingin sekali rasanya aku berteriak minta tolong kepada tamu tamu yang datang,,tetapi aku tidak punya keberanian yang cukup untuk itu,aku hanya bisa pasrah meratapi nasip yang benar benar tidak pernah memihak ku.
****
Di depan semua orang yang menjadi saksi pernikahan ini.
Air mata ku merembes membasahi pipi ku Semua nya sudah tidak dapat ku tampung lagi di dalam hati ku.
Seketika Pandangan mata ku buram Dan Gelap
__ADS_1
***Bruuukkkk...
Aku terjatuh dan pingsan di depan semua orang yang menyaksikan pernikahan ku dengan lelaki tua yang sekarang sudah sah menjadi suami ku.
Semua orang panik tentu nya,mungkin mereka berfikir jika aku terlalu bahagia hingga pingsan bisa menikah dengan lelaki kaya dan juragan tanah di kampung ini.
Ketika aku tersadar ku buka mata ku dengan pandangan yang masih belum jelas,aku tersentak seketika aku tersadar kalau aku sudah tidak berada dirumah tante ku lagi.
Rumah yang begitu besar dan mewah.
Hiasan kamar pengantin yang indah.
Aku sangat takut ketika suara langkah kaki perlahan lahan mendekat masuk ke dalam kamar ini..
***takk..takk. takk..bayangan lelaki tua nan gendut perlahan mengahampiri ku aku gemetar ketakutan.
***tenang sayang aku suami mu,ucap nya dengan wajah mesum yang menjijik kan
***tolong ampuni saya,jangan mendekat,,jangan mendekat.
aku terus memohon..
aku terus meminta belas kasihan yang pastinya tidak akan pernah ku dapat kan dari lelaki tua ini.
***sayang aku ini suami mu sudah seharus nya kita melakukan ini,ucap nya dengan nada yang benar benar membuat ku jijik.
Aku berlari ke sudut kamar,perasaan takut menyelimuti diriku,.
ingin rasanya aku melompat keluar jendela saat itu juga.
__ADS_1
***Sayang kamu jangan menguji kesabaran ku ucap Om fadli sambil menyeringai dengan senyuman Mesum nya.
***kemari lah selagi aku belum bertindak kasar dan menyakiti mu istri kecil ku,ucap nya.
***Aku masih tetap gemetaran tubuh ku menggigil,aku benar benar sangat takut om fadli mendekati ku lalu menyergap ku dengan cepat bagai serigala yang sedang lapar.
*** tolong jangan..teriak ku kencang,serangan demi serangan di tubuh mungil ku yang tidak bisa memberontak!!
***Perlahan ku rasakan benda aneh memasuki tubuh ku rasanya sangat perih,akau teringat pemerkosaan yang di lakukan paman ku sakit yang kurasakan waktu itu benar benar sama persis dengan yang ku rasakan malam ini.
Aku memberontak namun kalah dengan tenaga om fadli yang seakan akan mengepung tubuh ku dengan rapat nya.
***tenang sayang..tenang sedikit,ucap om fadli dengan lirih
Aku sudah menyerah untuk melawan,aku pasrah dengan diriku,
aku pasrah dengan tubuhku yang sekarang hanya bisa tergolek lemah di bawah tindihan lelaki tua yang sekarang adalah suamiku.
***Aaahhh..erangan panjang terdengar jelas di telinga ku,ketika semua nya selesai om fadli meninggal kan tubuh ku yang tergeletak tak berdaya,aku menangis..
hati ku rasanya seperti tercabik cabik.
aku tidak berani untuk memandang cermin,aku takut melihat diriku sendiri.
***Sayang kamu memang mantap,tidak salah aku memilih mu menjadi istri ke 9 ku, ucap om fadli dengan senyum kepuasan lalu meninggalkan ku pergi
Aku menangis lirih hingga tertidur
aku harap semua ini hanya mimpi buruk yang besok nya ketika aku bangun semua akan baik baik saja..
__ADS_1